Jenis-Jenis Kayu untuk Konstruksi Bangunan

Jenis-Jenis Kayu Untuk Konstruksi Bangunan

Jenis-Jenis Kayu Untuk Konstruksi Bangunann – Kayu merupakan material bangunan yang berasal dari bilah-bilah pohon. Kayu banyak digunakan sebagai bahan bangunan karena memiliki sifat yang mudah dibentuk namun tetap kuat dan mudah didapatkan. Bahan bangunan tersebut sering digunakan untuk elemen-elemen struktur dan arsitektur pada rumah tinggal seperti kuda-kuda, reng, usuk, pintu kayu, jendela dan lainnya. Kendati mudah ditemukan, namun tidak semua kayu tentu baik digunakan sebagai material bangunan. Kayu harus memenuhi kriteria tertentu agar tidak berbahaya ketika nantinya bangunan digunakan.

Kendati saat ini sudah banyak bangunan yang terdiri dari material besi maupun semen, namun bangunan dengan material kayu tentu tidak sepenuhnya kehilangan peminatnya. Beberapa orang masih membuat rumah dengan kayu agar dapat mengusung tema klasik dari bangunan. Hal ini membuat permintaan pasar terhadap jenis-jenis kayu yang baik untuk bangunan semakin tinggi.

Selain digunakan sebagai material yang terpasang, kayu juga menjadi material pendukung pekerjaan struktur pada bangunan gedung seperti pada pembuatan bekisting balok, pelat dan kolom. Beberapa material yang digunakan sebagai pendukung pekerjaan struktur adalah Kayu Jati, Kayu Glugu, Kayu Merbau, Kayu Ulin, Kayu Gelam dan lainnya.

Jenis-Jenis Kayu untuk Konstruksi Bangunan

Jenis-Jenis Kayu Untuk Konstruksi Bangunan

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa tidak semua jenis pohon yang kayunya baik digunakan untuk material bangunan. Ada beberapa jenis kayu khusus yang baik untuk material bangunan. Berikut adalah beberapa jenis kayu yang baik untuk konstruksi.

  1. Jenis-Jenis Kayu untuk Konstruksi BangunanKayu Jati

Kayu Jati memiliki kelebihan pada kekuatannya yang tinggi dibandingkan kayu-kayu pada umumnya. Selain itu kayu ini juga memiliki serat dan tekstur yang indah, tahan terhadap serangan serangga dan jamur. Jenis kayu ini sering digunakan untuk bahan dasar furniture seperti pintu, jendela dan meja kursi. Masyarakat juga banyak yang menggunakan Kayu Jati sebagai keperluan mebel interior.

  1. Jenis-Jenis Kayu untuk Konstruksi BangunanKayu Kelapa (Glugu)

Indonesia yang merupakan negara dengan wilayah hutan tropis memang memiliki beragam jenis kayu yang cocok untuk dijadikan bahan konstruksi bangunan. Salah satunya adalah Kayu Kelapa atau Glugu. Kayu Glugu sering diaplikasikan dalam bangunan sebagai pembuat kanopi teras hingga rangkap atap. Jenis kayu ini sering digunakan untuk proyek gedung sebagai bekisting balok. Glugu memiliki serat yang berbeda dengan serat kayu pada umumnya. Ketika anda ingin menggunakan kayu Glugu sebagai rangka kanopi lebih dahulu lapisi dengan cat akrilik agar seratnya tetap terlihat.

  1. Jenis-Jenis Kayu untuk Konstruksi BangunanKayu Merbau

Kayu Merbau memiliki keunggulan dari ketahanannya terhadap serangan serangga. Corak kayu merbau berwarna coklat kemerahan dengan highlight kuning serta serat garis yang terputus-putus. Pohon Merbau termasuk pohon hutan hujan tropis. Kayu Merbau masuk dalam Kelas Awet I dan Kelas Kuat I. Kayu merbau biasanya difinishing dengan menggunakan melamin dengan warna gelap/tua. Hampir sama dengan Kayu Glugu, Kayu Merbau juga memiliki serat garis yang terputus-putus. Kayu jenis ini tumbuh subur di Pulau Irian.

  1. Jenis-Jenis Kayu untuk Konstruksi BangunanKayu Ulin

Kayu Ulin masuk dalam jajaran kayu yang kuat untuk konstruksi. Pulau Ulin tumbuh subur di Pulau Kalimantan. Material Alam ini banyak digunakan sebagai bahan bangunan rumah, kantor dan lainnya. Kayu Ulin juga tahan terhdap air laut sehingga kayu ini sering digunakan sebagai tiang pancang hingga jembatan.

  1. Jenis-Jenis Kayu untuk Konstruksi BangunanKayu Gelam

Kayu Gelam lebih terkenal sebagai kayu yang biasa digunakan sebagai kerangka sementara kosntruksi. Material ini sering duganakan sebagai stager atau perancah dalam proyek bangunan. Pada beberapa daerah kayu ini digunakan sebagai cerucuh pembangunan jembatan.

Itulah jenis-jenis kayu untuk konstruksi bangunan yang umum ditemukan di Indonesia. Walaupun saat ini sudah banyak inovasi-inovasi baru dalam bidang pembangunan namun perminataan pasar kayu masih sangat tinggi.

Tips Rumah Dijual untuk Rumah yang Sudah Tua

Properti menjadi salah satu kebutuhan  untuk tempat tinggal dan tempat berlindung dari panas dan hujan. Tak heran jika harga jual rumah selalu meningkat setiap tahunnya. Sayangnya ada beberapa rumah yang harus turun harga karena beberapa hal. Salah satu factor yang membuat harga dari rumah yang anda tawarkan turun bisa jadi karena akses yang sulit, lokasi  tidak strategis maupun bangunan yang sudah tua.  Bagi anda yang memiliki rumah yang tergolong bangunannya sudah lama tentunya membutuhkan beberapa tips berikut ini. Siapa tahu dengan mengikuti tips berikut ini rumah yang anda tawarkan bisa terjual dengan harga yang anda inginkan.

Renovasi Untuk Bagian Yang Perlu Diperbaiki

Bangunan tua tentu memiliki beberapa kekurangan yang membutuhkan perbaikan. Cobalah untuk mengecek bangunan rumah anda. Cek apakah ada bagian rumah anda yang bocor atau rusak. Jika memang perlu perbaikan maka segera undang ahlinya untuk segera merenovasi. Jangan lupa hitung biaya renovasi yang dibutuhkan.

Sumber : http://jaknews.co.id/

Bersihkan Rumah dan Bikin Packaging Wow

Selain memperbaiki bagian rumah yang bocor atau rusak tentu anda harus merawat rumah anda. Anda perlu membersihkannya agar terlihat lebih rapid an tampilannya juga menarik. Anda bisa memotong rumput di halaman. Akan lebih baik lagi jika anda mencat ulang dinding rumah anda agar kesan bangunan tua yang reyot tak terurus tersebut  tidak melekat pada calon pembeli.

Perhitungkan Nilai Jual Rumah Anda

Selanjutnya anda patut memperhitungkan nilai jual rumah anda.  Perhitungkan biaya renovasi dan pengurusan surat yang diperlukan. Barulah anda memperhitungkan keuntungan yang hendak anda dapatkan. Tentunya anda juga perlu mengecek harga pasar rumah tua yang anda tawarkan.

Cari Agen Properti

Jika anda merasa kesulitan memasarkan rumah tua anda maka cobalah untuk mencari agen property. Biarkan pihak ketiga yang membantu anda untuk menemukan calon pembeli. Tentunya anda harus rela membayar komisi untuk pihak ketiga tersebut.

Open House

Tips berikutnya ialah lakukan open house. Undang beberapa relasi bisnis dan teman yang potensial  untuk membeli rumah anda. Tunjukkan sekeliling rumah dan paparkan keunggulan rumah anda. Melalui open house ini siapa tahu ada yang tertarik untuk membeli rumah anda. Buatlah kesan pertama yang menarik dengan desain interior yang kece, rapid an terawatt.

Persiapkan Dokumen Lengkap

Tidak lupa persiapkan dokumen yang dibutuhkan sebelum anda melakukan jual beli. Pastikan rumah anda tidak dalam sengketa. Jika rumah ini termasuk dalam warisan maka pastikan ahli waris sudah setuju untuk menjual rumah yang anda tawarkan. Persiapkan dokumen sebaik-baiknya sehingga tidak menghambat proses jual beli di masa depan.

Gunakan Jalur Online

Tak hanya melakukan promosi secara offline namun juga butuh berpromosi secara online. Anda bisa mencari website khusus yang memang menawarkan rumah sebagai produk onlinenya.  Dengan melakukan promosi online maka informasi tentang rumah anda cepat tersebar dan lebih murah.

Tentunya ada jeda waktu yang timbul saat rumah yang anda tawarkan belum laku. Rekrutlah penjaga rumah jika rumah tersebut tidak anda tempati. Selain bertugas menjaga rumah tentunya penjaga ini bisa pula merawat rumah anda. Anda juga bisa menyewakannya secara harian maupun bulanan sambil menunggu calon pembeli. Dengan cara ini anda bisa mendulang rupiah untuk menambeli biaya perawatan rumah yang anda tanggung selama proses penjualan. Bagaimana sudah siap untuk menjual rumah tua anda setelah mengecek beberapa tips diatas.

 

Perbaikan pada Beton

Beton merupakan salah satu bahan bangunan yang kini banyak jadi pilihan untuk membangun rumah selain batu bara. Jenis beton paling dasar ialah beton portland yang terdiri dari semen, kerikil,air dan pasir. Beton ini ukurannya jauh lebih besar dari batu bata sehingga penggunaannya tak sebanyak saat anda memakai batu bata. Kelebihan dari beton ini ialah mudah didapatkan di lingkungan sekitar anda. Beton juga mudah dibentuk sesuai kebutuhan serta kuat untuk tekanan tinggi. Beton juga tahan akan suhu tinggi sehingga aman jika terjadi kebakaran atau bencana alam. Beton sangat direkomendasikan digunakan di daerah yang dingin karena mampu menyerap panas dengan baik. Biaya pemeliharaan ya juga lebih murah serta harganya jauh dibawah bahan baja.

Ciri Beton Yang Baik

Beton yang kuat dan tahan akan tekanan tentu baik untuk digunakan pada bangunan yang membutuhkan konstruksi kokoh. Untuk mengetahui beton yang anda gunakan merupakan beton kualitas unggul bisa pula dengan mengecek beberapa poin berikut ini :

Tidak Cacat

Beton yang baik ialah beton yang tidak memiliki rongga-rongga dan padat. Apabila terdapat rongga dikhawatirkan beton ini akan keropos dan membuat bangunan mudah hancur. Daya tahan sebuah beton bisa anda lihat dari tampilan padatnya beton. Semakin tidak ada rongga dan padat maka semakin kuat beton tersebut.

Kedap Air

Beton berkualitas unggul juga tidak kedap air . Air mampu meningkatkan korositas kerapatan dari beton itu sendiri. Alhasil beton yang anda gunakan akan mudah lembab dan hancur karena kelembapannya. Beton yang lembab tidak mampu menahan tekanan yang besar pula.

Padat dan Tidak Menggumpal

Beton yang baik harusnya tidak menggumpal dan cenderung padat. Beton yang digunakan haruslah keras dan tidak mengandung logam. Selain itu beton yang baik juga hanya memiliki maksimal kasar 2% untuk kandungan tanah liat, debu dan lumpur. Beton yang baik juga tidak mengandung garam,minyak dan bahan kimia lainnya.

Perbaikan Pada Beton

Jika anda hendak memperbaiki beton yang cacat sebenarnya bisa asal teliti dan sabar. Ada beberapa cara untuk melakukan perbaikan pada beton diantaranya ialah sebagai berikut :

  1. Perbaikan pada Beton – Patching Spaling

Patching atau sering merupakan metode perbaikan beton dengan cara penambalan. Metode ini hanya digunakan untuk retak yang kurang dari 0.3 mm. Beton yang retak dibersihkan dari debu kemudian ditambal dengan bahan group. Setelah anda tambal dengan bahan group kemudian lakukan proses curing. Metode ini cocok untuk beton yang retak di lantai.

  1. Perbaikan pada Beton – Shotcrete

Apabila keretakan yang terjadi begitu luas maka sebaiknya gunakan metode shotcrete. Ada dua jenis sistem pada shotcrete yakni dry mix dan wet mix. Seperti namanya dry mix merupakan campuran kering yang nantinya akan ditembakkan pada beton. Wet mix ialah campuran basah yang ditembakkan pada beton agar seragam.

  1. Perbaikan pada Beton – Injection

Keretakan yang terjadi pada struktur sebaiknya menggunakan metode injection. Metode injection ini memakai material epoxy dengan viskositas rendah. Dengan begitu bagian beton akan mampu melekat dengan kuat kembali. Anda bisa melakukan metode ini memakai mesin atau secara manual.

  1. Perbaikan pada Beton – Grouting

Cara perbaikan pada beton yang terakhir merupakan metode groutung. Metode ini ialah pengecoran dengan menggunakan bahan non shrink mortar. Dalam metode ini anda harus benar-benar yakin bahwa tidak ada kebocoran. Air yang mengundang keroposan. Anda bisa menggunakan pompa atau secara manual untuk memperbaiki beton dengan cara grouting.

Jenis-Jenis Kolom Pada Bangunan

Kolom merupakan sebuah tekan vertikal yang berasal dari rangka struktur dan berfungsi untuk memikul beban dari balok. Jadi Kolom adalah suatu elemen struktur tekan yang memiliki peranan yang sangat penting dari satu bangunan. Kolom ini sendiri memiliki banyak sekali jenisnya dengan fungsinya yang berbeda-beda seperti yang akan kita bahas berikut ini:

Jenis-Jenis Kolom Pada Bangunan

Untuk jenis kolom beton yang bertulang terdapat tiga jenis diantaranya seperti berikut ini:

  • Kolom Ikat (tie column)

Kolom ini merupakan kolom yang menggunakan sengkang lateral. Kolom ikat adalah kolom beton yang ditulangi dengan memanfaatkan sebuah batang tulangan pokok memanjang yang pada jarak spasi tertentu diikat dengan menggunakan pengikat sengkang kearah lateral. Tulangan ini sendiri berperan untuk memegang tulangan pokok memanjang supaya bisa tetap kuat atau kokoh pada tempatnya.

  • Kolom Spiral (spiral column)

Kolom spiral merupakan kolong yang memanfaatkan pengikat spiral. Bentuk dari kolom spiral ini sama dengan bentuk kolom yang pertama, perbedaannya sebagai pengikat tulangan pokok memanjang adalah tulangan spiral yang dililit keliling dan berbentuk heliks menerus di sepanjang kolom. Fungsi utama dari tulangan spiral ini sendiri adalah untuk memberi kemampuan kolom dalam menyerap deformasi cukup besar sebelum runtuh, sehingga bisa mencegah akan terjadinya kehancuran dari seluruh struktur sebelum proses redistribusi momen dan tengangan bisa terwujud

  • Kolom komposit (composite column)

Struktur kolom komposit adalah komponen struktur tekan yang biasanya diperkuat pada arah memanjang dengan menggunakan gelagar baja profil atau bisa juga pipa. Dilengkapi juga dengan batang tulangan pokok yang memanjang

Untuk kolom yang ada pada bangunan sederhana biasanya terdapat dua jenis bentuk kolom seperti berikut ini:

  1. Kolom Utama

Kolom utama merupakan sebuah kolom yang berfungsi untuk menyanggah beban utama yang ada diatasnya. Untuk rumah tinggal umumnya akan lebih baik jika jarak kolom utama adalah 3.5 m, supaya dimensi balok untuk menopang lantai tidak begitu besar dan jika jarak diantara kolom tersebut dibuat lebih dari 3.5 meter, maka anda harus menghitung struktur bangunan. Sedangkan pada bangunan untuk rumah tinggal yang berlantai dua maka dimensi kolom utama yang biasanya dipakai adalah ukuran 20/20, dengan tulangan okoknya 8 d 12 mm, dan begel d 8-10 cm (maksut dari 8d 12 adalah jumlah besi beton yang berdiameter 12 mm 8 buuah, 8-10 cm maksutnya adalah begel diameter 8 dengan jarak 10 cm)

  1. Kolom Praktis

Kolom praktis adalah sebuah kolom yang berfungsi untuk membantu kolom utama dan juga sebagai sebuah pengikat dinding supaya dinding menjadi lebih stabil, jarak kolom maksumum 3,5 meter atau pada pertemuan sudut-sudut. Sedangkan untuk dimensi kolom praktis umumnya 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel d 8-20.

Letak Kolom Dalam Konstruksi

Kolom portal haruslah dibuat secara terus menerus mulai dari lantai bawah sampai dengan lantai atas, artinya letak dari kolom-kolom portal tidak boleh sampai digeser pada setiap lantainya. Hal ini karena, jika digeser akan menghilangkan sifat kekakuan yang dimiliki dari struktur rangka portal. Jadi pastikan hal tersebut harus dihindari dengan kolom portal yang tidak sama dalam tiap-tiap lapis lantainya. Pada umumnya ukuran dari kolom semakin ke atas bisa semakin kecil, namun tetap saja harus disesuaikan dengan beban bangunan yang didukungnya makin keatas juga makin kecil.

Perubahan dari sebuah dimensi kolom juga harus dilakukan pada lapis lantai, supaya pada sebuah lajur kolom bisa memiliki kekakuan yang sama. Intinya prinsip penerusan gaya yang ada pada kolom pondasi merupakan balok portal yang merangkai kolom-kolom menjadi sebuah satu kesatuan. Jadi balok akan menerima dan menanggung semua beban dari plat lantai untuk kemudian diteruskan ke kolom-kolom pendukungnya. Hubungan balon dan kolom sendiri adalah sebuah jepit-jepit yang merupakan sebuah sistem dukungan yang bisa menaham momen, gaya vertical dan gaya horizontal, pada bagian pangkal di pertemuan dengan kolom, boleh ditambah tebalnya jika anda menginginkannya.

Tabel Kuat Tekan Beton

tabel kuat tekan beton

Setelah sebelumnya kita sudah mengulas tentang pengertian uji kuat tekan beton, maka kali ini kita akan membahas kelanjutannya yaitu tentang tabel kuat tekan beton. Tabel ini dibuat untuk mempermudah pihak-pihak yang membutuhkan informasi lebih cepat. Lalu seperti apa sih tabel kuat tekan beton ini?

Tabel Kuat Tekan Beton

Beton sendiri merupakan suatu massa padat yang terdiri dari campuran agregat, semen, air dan bahan tambahan lain jika diperlukan. Anda harus tahu bahwa dalam proses pembetonan sendiri ada banyak hal yang harus diperhatikan di mana salah satunya adalah kekuatan beton. Kekuatan beton ini bisa dilihat dari kuat tekan si beton yang sesuai dengan ketentuan dalam JMD.

Dalam pembahasan kuat tekan beton dan mutu beton, kita akan sering menemui istilah f’c dan K. Apa sih f’c dan K tersebut?

Mutu Beton f’c

Istilah f’c merujuk pada mutu beton f’c yang biasanya dinyatakan menggunakan satuan MPa. Jadi misalkan Anda melihat catatan bahwa suatu beton ditulis dengan mutu f’c 24 MPa maka ini berarti kuat tekan beton tersebut adalah 24 MPa pada umur 28 hari dengan benda uji berupa silinder ukuran diameter 15 cm x tinggi 30 cm. Rumusnya adalah 1 Mpa + 1 N/mm2 = 10,2 kg/cm2.

Mutu Beton K

Istilah K merujuk pada mutu beton K yang biasanya dinyatakan dengan satuan kg/cm2. Misalkan Anda melihat catatan beton dengan mutu K450 ini berarti kuat tekan beton tersebut adalah 450 kg/cm2 pada umur 28 hari dengan benda uji berupa kubus ukuran diameter 15 x 15 x 15 cm.

Jadi mutu beton f’c ini berlaku untuk benda uji berupa beton yang berukuran tinggi 30 cm dan diameter 15 cm. Sebaliknya, mutu beton K hanya berlaku untuk benda uji berupa beton berbentuk kubus dengan ukuran diameter 15 x 15 x 15 cm saja.

Nah, berikut ini adalah tabel kuat tekan beton yang bisa Anda gunakan untuk menghitung:

Mutu Beton Kuat Tekan
Kg/cm2 MPa
K-225 225 18
K-250 250 20
K-275 275 22
K-300 300 24
K-350 350 28
K-400 400 32
K-450 450 36
K-500 500 40

Mempersiapkan Beton untuk Diuji Kuat Tekan

Sebagai informasi tambahan berikut akan dijelaskan beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mempersiapkan beton yang diuji.

  • Siapkan campuran beton segar yang akan diuji. Isi ke dalam cetakan dengan adukan beton dalam 3 lapis. Anda bisa menggunakan cetakan silinder ataupun kubus.
  • Setiap lapisan adukan beton yang masuk, pastikan untuk memadatkannya dengan 25x tusukan merata. Pastikan tongkat pemadat menyentuh dasar cetakan saat lapisan pertama dibuat. Untuk lapisan kedua dan ketiga, cukup memasukkan tongkat pemadat hingga ¼ bagian lapisan sebelumnya.
  • Anda bisa mengetuk sisi-sisi cetakan sampai rongga tusukan tertutup sempurna saat pemadatan sudah selesai dilakukan. Ratakan permukaan dan tutup dengan bahan anti karat serta kedap air. Diamkan cetakan hingga 24 jam di tempat yang tidak ada getaran.
  • Bersihkan beton yang akan diuji dan catat berat serta ukurannya. Jangan lupa untuk memberi lapisan mortas belerang di bagian bawah dan atas beton ya.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda..

Apa Saja Fungsi dan Manfaat Teralis Jendela?

Beberapa orang memiliki kecenderungan untuk menyukai satu atau beberapa elemen rumah yang dihuni. Salah satu elemen rumah yang menarik untuk dibahas adalah teralis jendela. Jika jendela menjadi elemen yang harus ada dalam pembangunan rumah, maka ini tidak berlaku untuk teralis. Setiap orang berhak untuk menggunakan teralis ataupun tidak pada jendela rumahnya. Nah, sebenarnya apa sih fungsi dan manfaat teralis jendela hingga beberapa orang bahkan menyiapkan secara detail desain teralis yang diinginkan?

Meningkatkan Keamanan

Selain pintu, jendela menjadi akses alternatif bagi pencuri atau penjahat untuk masuk ke dalam rumah. Hal ini karena memecah kaca jendela atau membuka engsel jendela bisa dilakukan dari luar. Untuk itulah, beberapa orang memilih memasang teralis untuk meningkatkan keamanan rumahnya. Jadi meski jendela kaca pecah, orang dari luar akan tetap kesulitan untuk membuka teralis.

Nah, berkaitan dengan faktor keamanan ini sebenarnya teralis pada jendela bisa dipasang di bagian luar ataupun dalam. Pada dasarnya akan lebih aman jika teralis jendela di pasang di dalam karena orang luar tidak memiliki akses secara langsung. Selain itu, pastikan juga peletakan dan pemasangan baut dari teralis sulit untuk dibuka dari luar untuk meminimalisir tindak kejahatan ini.

Mempercantik Desain Rumah atau Jendela

Fungsi dan manfaat teralis jendela yang pertama adalah untuk mempercantik desain. Anda bisa melihat contoh beberapa hunian yang memiliki teralis jendela. Jika Anda melihat teralis dengan desain yang berbeda-beda maka ini lebih ditujukan untuk mempercantik desain. Faktanya teralis jendela memiliki desain seperti horizontal rapat, jendela vertikal hingga jendela ukiran. Dari ketiga jenis teralis ini Anda bisa menyesuaikan teralis mana yang cocok dengan desain rumah atau jendela Anda.

Ada beberapa pihak yang menyediakan jasa pembuatan teralis jendela custom di mana Anda bisa menentukan desain teralis sesuai dengan keinginan. Ini menjadi pilihan yang sangat cocok untuk Anda yang ingin menggunakan teralis jendela karena faktor mempercantik desain.

Melindungi Privasi

Jendela menjadi salah satu elemen rumah yang sering dibiarkan terbuka saat siang hari. Hal ini dilakukan agar udara atau hawa di dalam rumah berganti. Tentunya kondisi jendela yang terbuka bisa saja membuat privasi Anda terganggu. Apalagi jika jendela Anda tirainya dibuka  atau bahkan tidak dilengkapi tirai. Nah, keberadaan teralis jendela ini akan berfungsi sebagai elemen yang meminimalisir terganggunya privasi Anda saat jendela dibuka.

Tips Agar Lantai Beton Tidak Gampang Retak

Sama seperti bagian dinding di sebuah bangunan, permasalahan retak pada lantai beton juga sering kali terjadi. Hal ini, tentunya akan membuat lantai rumah anda jadi tidak cantik lagi. Untuk itulah, kali ini kita akan membahas beberapa tips supaya lantai beton tidak mudah retak.  Tapi sebelumnya, tentu akan lebih  baik jika anda mengetahui beberapa faktor penyebabnya terlebih dahulu.

  • Tekstur dan keadaan tanah yang kurang baik. Jadi, perubahan kepadatan tanah masih sering terjadi. Akibatnya, tektur pada lantai beton rumahpun juga mengalami perubahan dan terjadi keretakan
  • Beban pada lantai. Pada umumnya, beban yang terlalu berat pada lantai beton seringkali menjadi penyebab utama terjadinya keretakan pada lantai beton. Sebagai contoh anda meletakkan barang yang memiliki bobot yang sangat berat seperti kursi yang terbuat dari kayu atau pot bunga dengan ukuran yang sangat besar.

Tips Membuat Lantai Beton Tidak Mudah Retak

Dari faktor yang telah disebutkan di atas, berikut ini adalah beberapa tips yang bisa anda coba supaya lantai beton anda bisa lebih awet, kuat, mempunyai masa ketahanan lebih lama dan tidak mudah retak:

  1. Memilih Bahan Dasar yang Berkualitas untuk Lantai Beton

Dalam pembuatan lantai beton ditentukan dari bahan dasar pembuatannya. Bahan dasar tersebut diantaranya ada pasir, kerikil, dan yang tidak kalah penting adalah semen. Karena dipasaran terdapat banyak sekali merk semen yang menawarkan kualitas, maka pastikan anda tidak salah pilih dalam menggunakan semen yang telah terpercaya.

  1. Memperhatikan Tekstur dan Kondisi Tanah

Untuk anda yang sedang dalam proses membangun, sebaiknya perhatikanlah kondisi lahan bangunannya. Alasannya, karena hal tersebut sangat berpengaruh pada keadaan lantai beton yang dipasang. Apabila kontur tanah labil atau termasuk mudah bergerak serta tidak padat, secara otomastis lantai beton anda akan mudah retak, bahkan hancur.

  1. Buatlah dengan Proses yang Benar

Anda harus membuat lantai beton dengan proses yang benar, agar hasilnya bagus dan tidak mudah retak. Dimulai dari proses mencampurkan pasir, dan bahan lainnya dengan perbandingan yang pas hingga proses pencampuran harus dilakukan dengan benar. Selain itu, pastikan tempat yang akan anda buat lantai beton dibersihkan lebih dulu. Tujuannya  supaya bebas dari kerikil dan kotoran.

  1. Berikan Lapisan Epoxy ke Lantai Beton

Tentunya anda pernah menjumpai lantai yang kinclong tapi bukan keramik maupun jenis lantai marmer. Lantai seperti itu biasanya dilapisi dengan epoxy. Dengan begitu, lantai akan terlihat lebih kinclong seperti kaca. Pada umumnya, penggunaan ini banyak terdapat di lantai pabrik atau kantoran dengan tujuan memudahkan pergerakan. Nah untuk itulah, anda bisa mencoba jasa epoxy lantai untuk membuat lantai rumah anda terlihat kinclong. Selain itu, epoxy ini juga berfungsi untuk menguatkan pada kontur rumah anda.

  1. Menambal Lantai Beton

Saat anda mengetahui keadaan lantai yang terlihat retak, maka sangat disarankan untuk segera menambal lantai tersebut. Jangan sampai menunggu terlalu lama yang akhirnya bisa membuat retakan semakin melebar. Hal ini dilakukan supaya perbaikan jadi lebih mudah. Namun, apabila memang sudah terlanjur parah, sebaiknya tambahkan penyangga di beberapa titik sudut lantai beton anda. Tujuannya adalah untuk memperkuat pengecoran pada beton.

  1. Jaga Kondisi Lantai dengan Baik

Jika lantai beton anda sudah dibuat, maka anda harus merawatnya dengan baik. hindarilah meletakkan benda yang berat dengan bagian bawah lancip supaya tidak merusak permukaan lantai. Selain itu, jangan pernah membanting sesuatu yang berat di atas lantai beton anda.

 

Cara Mengurus Izin Mendirikan Bangunan

cara mengurus izin mendirikan bangunan

IMB atau Izin Mendirikan Bangunan menjadi salah satu sertifikat yang harus dipersiapkan bagi siapapun yang akan mendirikan bangunan. IMB biasanya ndikeluarkan oleh Kepala Daerah masing-masing Kota Kabupaten dengan persyaratan yang disesuaikan dengan kondisi administrative masing-masing wilayah.

Sama seperti sertifikat kepemilikan, kehadiran IMB bagi sebuah bangunan sangatlah penting. Ketika IMB sudah dikeluarkan, itu artinya kawasan tempat bangunan anda berada pada wilayah aman. Namun sayangnya, saat ini belum banyak orang yang paham tentang pentingnya IMB. Bagi sebagian besar orang, memiliki sertifikat tanah atau rumah saja sudah cukup. Padahal IMB dan sertifikat rumah memiliki fungsi yang berbeda. Sertifikat tanah atau rumah adalah bukti kepemilikan, sedangkan IMB adalah surat izin pendirian bangunan.

Bangunan Apa Saja yang Harus Memiliki IMB?

Tidak ada spesifikasi khusus bangunan seperti apa yang harus memiliki IMB. Itu artinya sebenarnya semua jenis bangunan, baik berbentuk rumah, pertokoan, ruko, perkantoran, atau apapun semua wajib memiliki IMB. Jikapun tidak, anda harus sudah bisa memastikan, jika kawasan yang akan dibangun masuk dalam zona aman atau berada diluar Garis Sepamdan (batas luar pengaman yang ditetapkan dalam mendirikan sebuah bangunan).

Cara Mengurus Izin Mendirikan Bangunan

Kepengurusan IMB sebenarnya sangat mudah. Namun sebelum memulai, ketahui bahwa IMB memiliki beberapa kategori bangunan:

IMB Rumah Tinggal

Untuk mengurus IMB tempat tinggal anda hanya perlu menyiapkan beberapa persyaratan seperti fotokopi KTP, Fotokopi SPPT, Bukti pembayaran pajak terakhir, fotokopi surat kepemilikan dan pernyataan kepemilikan tanah.

IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal, max 8 lantai)

Untuk IMB bangunan umum non rumah tinggal dengan tinggi maksimal 8 lantai ada beberapa persyaratan yang harus dipersiapkan,

  • Formulir permohonan IMB yang telah diisi secara lengkap
  • Surat pernyataan bermaterai bahwa tanah atau bangunan tidak dalam keadaan bersengketa.
  • Surat Kuasa (Apabila kepengurusan dikuasakan)
  • KTP dan NPWP (Baik Pemohon ataupun yang dikuasakan)
  • Surat pernyataan keabsahan seluruh dokumen
  • Bukti pembayaran PBB oleh pemilik
  • Akta pendirian (apabila pemohon atas nama perusahaan/badan/ataupun yayasan)
  • Sertifikat kepemilikan tanah
  • Ketetapan Rencana Kota (KRK) atau RTLB
  • Gambar rancangan arsitektur bangunanan (gambar situasi, denah, tampak, potongan, sumur resapan, ataupun tambahan lain jika ada)
  • Gambar kontruki lengkap dengan perhitungan kontruksi beserta laporan penyelidikan tanah.
  • Gambar instalasi secara lengkap (LAK/LAL/SDP/TDP/TUG)
  • IPTB atau Izin Pelaku Teknis Bangunan
  • IMB lama dan lampirannya (Khusus permohonan IMB perubahan atau renovasi)

IMB Bangunan Umum (Non Rumah Tinggal, lebih dari 9 lantai)

  • Formulir permohonan IMB yang telah diisi secara lengkap
  • KTP dan NPWP (Baik Pemohon ataupun yang dikuasakan)
  • Fotokopi sertifikat tanah yang telah dilegalisir oleh notaris.
  • Fotokopi pembayaran PBB tahun terakhir.
  • Surat pernyataan keabsahan seluruh dokumen
  • Bukti pembayaran PBB oleh pemilik
  • Ketetapan Rencana Kota (KRK) atau RTLB
  • Surat Izin Penunjukan Penggunaan Tanah (SIPPT) dari Gubernur, jika luas tanah mencapai 5000 meter persegi atau lebih.
  • Gambar rancangan arsitektur bangunanan (gambar situasi, denah, tampak, potongan, sumur resapan, ataupun tambahan lain jika ada). Rancangan harus dibuat oleh arsitektur yang memiliki IPTB.
  • Surat Rekomendasi hasil persetujuan Tim Penasehat Arsitektur Kota (TPAK), jika luas bangunan 9 lantai atau lebih.
  • Hasil penyelidikan tanah yang dibuat konsultan.
  • Persetujuan Hasil Sidang TPKB, jika tinggi bangunan 9 lantai atau lebih
  • Gambar instalasi secara lengkap (LAK/LAL/SDP/TDP/TUG)
  • Surat Rekomendasi UKL/UPL dari BPLHD, jika luas bangunan mencapai 2.000-000 meter persegi, serta rekomendasi Amdal jika luas bangunan lebih dari 10.000 meter persegi.

Apabila seluruh dokumen sudah siap, pemohon tinggal mendatangi loket Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) kota Administrasi dimana bangunan akan dibangun. Jika sudah, silahkan isi formulir yang diajukan secara lengkap, dan diserahkan bersama dengan persyaratan sesuai dengan jenis bangunan.

Berkas-berkas persyaratan kemudian akan diteliti dan di survey ke lokasi. Survey dilakukan untuk melihat kelayakan lokasi, dan menghitung jumlah retribusi. Jika tahap ini selesai, dan pemohon telah membayar retribusi, maka IMB akan diterbitkan.