Manfaat Penggunaan Beton Instan dalam Proyek Konstruksi

Beton instan menjadi alternatif yang menarik bagi para pelaku konstruksi. Bahan bangunan ini merupakan semen siap pakai yang hanya perlu dicampur dengan air sebelum digunakan.

Beton adalah salah satu bahan bangunan yang paling sering digunakan dalam proyek konstruksi. Beton memiliki kekuatan dan ketahanan yang tinggi, serta dapat dibentuk sesuai dengan kebutuhan. Namun, proses pembuatan beton konvensional memerlukan banyak waktu, tenaga, dan biaya.

Beton instan memiliki berbagai manfaat yang dapat meningkatkan efisiensi dan kualitas dalam proyek konstruksi. Artikel ini akan membahas manfaat penggunaan beton instan dalam proyek konstruksi secara lebih detail.

1. Praktis dan Hemat Waktu

Berbeda dengan beton konvensional yang memerlukan proses pengukuran, pencampuran, dan pengecoran yang lebih rumit dan lama, beton instan sudah memiliki komposisi bahan yang tepat dan konsisten. Dengan begitu tidak perlu lagi melakukan takaran atau pengujian.

Kepraktisan juga akan dirasakan oleh pihak pemilik rumah maupun kontraktor karena tidak memerlukan alat transportasi besar seperti truk molen atau pompa beton. Kemudian dari segi penggunaan pun sangat mudah karena hanya perlu dicampur dengan air lalu diaduk.

2. Lebih Konsisten

Dibanding beton konvensional, material bangunan instan ini terbuat dari campuran material yang berkualitas tinggi dan diolah dengan mesin canggih. Artinya, didalamnya terdapat kandungan semen, pasir, agregat, dan aditif yang sesuai dengan standar dan spesifikasi yang ditentukan.

Konsistensi juga ditunjukkan sejak pada tahap produksi yang diawasi oleh tim ahli agar memastikan kualitas dan konsistensi produk dilengkapi dengan sertifikat dan label. Fungsi label untuk menunjukkan informasi penting. Diantaranya jenis, kekuatan, tanggal produksi, dan masa kadaluarsa.

3. Beton Instan Lebih Ramah Lingkungan

Beton yang hanya perlu dicampur dengan air mampu menghemat hingga 95% bahan dibandingkan jenis konvensional. Akibatnya, akan banyak polusi yang berkurang terutama di lokasi pengecoran. Karena hanya perlu sedikit air maka mampu menghemat cairan yang digunakan.

Pada tahap pasca produksi juga hanya menghasilkan sedikit limbah dalam bentuk sisa beton, kemasan, atau air bekas pencampuran dalam jumlah minim. Polusi udara pun akan tereduksi dengan baik karena tidak menimbulkan debu, asap, atau bau yang bisa mengganggu kenyamanan dan kesehatan pekerja dan masyarakat sekitar.

4. Hemat Biaya

Beton instan memiliki harga yang lebih tinggi daripada beton konvensional, tetapi kualitas dan mutunya sangat baik dan terjamin. Oleh karena itu,bahan bangunan ini dapat menjadi pilihan yang lebih hemat biaya jika digunakan untuk proyek konstruksi berskala besar.

Meskipun demikian, beton instan juga masih layak dipertimbangkan untuk proyek konstruksi berskala kecil meskipun harganya terasa mahal. Apabila dibandingkan dengan kemudahan, kepraktisan, dan kekuatannya, maka pilihan untuk menggunakan jenis instan adalah pilihan tepat untuk membangun berbagai proyek dalam skala berbeda.

5. Beton Instan dapat Dibuat Custom Sesuai Kebutuhan

Bahan bangunan ini dapat dimodifikasi dari segi kekentalan, kekuatan, warna, atau bahan tambahan sesuai dengan permintaan pelanggan. Bahan ini dapat disesuaikan dengan jenis bangunan yang akan dibuat, seperti rumah, gedung, jalan, jembatan, atau lainnya. Pengguna akan merasakan fleksibilitas dan variasi dalam pembangunan yang tidak dimiliki oleh beton konvensional.

Kemudahan kustomisasi ini membuat semen instan ini menjadi pilihan tepat karena setiap penanggung jawab proyek bisa mendapatkan bahan baku paling sesuai dengan kebutuhan. Tentu saja seluruh pencampuran material beton sudah dilakukan oleh produsen sehingga pengguna hanya perlu mengaplikasikannya saja.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.