Membuat Batu Alam Sintetis pada Bangunan

membuat batu alam sintetis

Ada banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk membuat bangunan terlihat lebih indah, bernilai dan memiliki kesan tertentu. Salah satunya adalah dengan bermain pada pilihan materialnya. Kita  mengenal penggunaan batu bata, beton, batako, batu alam asli, batu alam sintetis dan material lain untuk mendirikan suatu bangunan.

Penggunaan Batu Alam Sintetis untuk Bangunan

Batu alam menjadi salah satu material yang populer digunakan saat ini. Selain mampu menampilkan kesan alami , batu alam juga bisa membuat bangunan terasa lebih dingin dan teduh. Selain itu, batu alam bisa digunakan hampir di seluruh bagian rumah. Anda bisa mengaplikasikannya di bagian lantai, dinding, taman, kolam dan lain sebagainya.

Beberapa orang bahkan memilih untuk menggunakan batu alam di kamar mandi mereka untuk memberikan kesan lebih sejuk dan alami. Tentunya pemilihan material batu alam ini mengharuskan Anda untuk mengeluarkan biaya lebih karena batu alam yang asli memiliki harga yang mahal.

Lalu bagaimana jika Anda ingin menggunakan batu alam tetapi budget yang tersedia tidak terlalu banyak?

Mungkin Anda bisa memilih menggunakan batu alam sintetis. Batu alam yang satu ini dibuat dari material seperti semen, beton dan lain sebagainya yang kemudian dibentuk secara visual seperti batu alam. Jadi, Anda tetap mendapatkan visual batu alam namun dengan harga yang lebih murah. Batu alam sintetis juga terdiri dari berbagai jenis pilihan yang pastinya bisa Anda sesuaikan dengan selera dan kebutuhan.

Cara Membuat Batu Alam Sintetis

Untuk membuat batu alam sintetis, pertama Anda harus memutuskan bahan apa yang akan dipakai. Idealnya, Anda bisa mengggunakan semen ataupun beton untuk membuat batu alam sintetis yang Anda inginkan.

Kemudian, Anda juga harus memiliki cetakan. Cetakan pembuat batu alam sintetis ini bisa Anda beli di pasaran ataupun Anda bisa membuatnya sendiri menggunakan kayu. Untuk ukuran, rata-rata cetakan batu alam sintetis memiliki ukuran 30×30 cm.

Selanjutnya, Anda bisa membuat adukan dengan menggunakan campuan semen dan pasir. Perbandingannya adalah 1:3 dan pastikan tidak lebih atau kurang dari ini ya. Material pasir yang digunakan untuk adukan adalah pasir pantai atau pasir elod. Karena kebutuhan pasir untuk membuat batu alam sintetis adalah pasir yang sangat halus, maka jika Anda menggunakan pasir pantai maka harus disaring terlebih dahulu dengan kawat kasa nyamuk.

Jika diperlukan, Anda bisa menambahkan zat aditif untuk membantu mengeraskan beton dengan lebih cepat. Penambahan bahan aditif ini juga untuk mencegah terjadinya kerusakan saat adukan mengering. Anda juga bisa memanfaatkan kertas koran agar beton lebih mudah mengeras dan mudah diangkat saat proses pengeringan serta penjemuran berlangsung.

Setelah adukan siap, maka Anda bisa menuangnya ke dalam cetakan. Saat kondisinya setengah kering, maka lepaskan cetakan dan Anda bisa melepas penjepit buku. Ulangi proses ini untuk mendapatkan batu alam sintetis sebanyak yang Anda inginkan.

Mengingat, batu ini memang terbuat dari beton maka Anda harus memastikannya benar-benar kering sebelum dipakai. Jemur semua cetakan yang dihasilkan di bawah sinar matahari. Standarnya Anda akan membutuhkan waktu sekitar 5 hari untuk mengeringkan batu alam sintetis ini.

Bagaimana? Ternyata membuat batu alam sintetis tidak sesulit yang dibayangkan bukan?

Anda bisa membeli berbagai kebutuhan untuk membuat si batu alam sintetis dengan mudah. Atau, Anda juga bisa langsung membeli batu alam sintetis yang sudah dicetak oleh pengrajin. Apapun pilihan Anda, pastikan untuk selalu memilih penjual yang menggunakan bahan-bahan berkualitas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *