Perbandingan Jalan Beton dan Jalan Aspal

Perbandingan Jalan Beton Dan Jalan Aspal

Jalan menjadi salah satu  lalu lintas kendaraan yang mampu mempermudah distribusi dalam rantai perusahaan. Jalan juga dibutuhkan untuk individu mencapai suatu lokasi diluar lingkungan mereka. Ada dua jenis jalan yag digunakan saat ini yakni jalan beton dan jalan aspal. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut perbandingan jalan beton dan jalan aspal yang wajib anda ketahui:

Perbandingan Jalan Beton dan Jalan Aspal – Kelebihan dan Kekurangan Jalan Beton

Perbandingan Jalan Beton Dan Jalan Aspal

Beton memiliki struktur yang kuat dan tahan akan suhu panas. Beton juga sering digunakan untuk membuat kontruksi sebuah bangunan. Bahan ini juga sangat mudah ditemukan dengan harga yang terjangkau. Ada beberapa keunggulan jalan beton diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Beton memiliki struktur yang rapat sehingga sangat kuat untuk menahan beban berat. Kendaraan berat yang melintasi jalan ini tak perlu takut karena jarang terjadi retakan.
  • Selain itu beton juga bisa diterapkan pada tanah yang lemah  tanpa harus dilakukan perbaikan struktur tanahnya terlebih dahulu. Tak hanya itu saja jalan beton juga tahan terhadap genangan atau banjir.
  • Selain bahannya mudah sekali didapat biaya perawatan jalan beton juga dinilai memakan biaya yang lebih terjangkau ketimbang jalan aspal.

Walaupun memiliki beberapa keunggulan namun jalan beton juga memiliki beberapa kelemahan. Kekurangan jalan beton sendiri diantaranya ialah :

  • Biaya Kontruksi Jalan Beton Lebih Mahal

Memang benar jika perawatan jalan beton lebih murah ketimbang jalan aspal. Sayangnya biaya kontruksi untuk pembangunan diawal-awal jauh lebih mahal apalagi jika jalan tersebut diperuntukkan untuk kendaraan dengan kapasitas berat.

  • Menimbulkan Efek

Warna beton juga membuat efek mata sehingga pengendara harus ekstra hati-hati saat melintasinya apalagi di malam hari.

  • Perlu Pengawasan Super Ketat

Untuk membangun jalan beton tidak bisa asal butuh pengawasan super ketat. Apalagi dalam proses pengecorannya karena kualitas kehalusan jalan beton tergantung pada proses ini. tidak hanya itu saja jika pengeringan terlalu cepat dilakukan maka jalan beton mudah sekali retak.

Perbandingan Jalan Beton dan Jalan Aspal – Kelebihan dan Kekurangan Jalan Aspal

Perbandingan Jalan Beton Dan Jalan Aspal

Selain jalan beton ada pula jalan aspal. Jalan aspal ini memiliki beberapa kelebihan misalnya saja jalan bisa lebih halus dan tak bergelombang. Pengendarapun jadi nyaman saat melintasinya dan warnanya juga teduh dan nyaman untuk pengendara. Untuk pembangunannya diawal-awal sangat murah dibandingkan dengan jalan beton. Tak heran jika jalan aspal sering digunakan untuk lalu lintas kendaraan ringan.  Sistem drainasenya juga sangat baik dan sangat disarankan untuk tanah dasar yang mantap.  Untuk perawatannya juga lebih mudah ketimbang jalan beton karena hanya mengubah lokasi jalan yang rusak saja.

Walau punya banyak kelebihan namun jalan aspal ini juga memiliki beberapa kekurangan. Kekurangan tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :

  • Tidak Tahan Air

Jalan aspal sayangnya tidak tahan akan genangan  apalagi kalau sudah banjir. Untuk itu anda perlu membangun sistem drainase yang baik agar air bisa dibuang dengan baik dan tak mengendap disatu titik saja.

  • Tidak Bisa Diterapkan pada Tanah dengan Struktur Buruk

Kelemahan kedua dari jalan aspal ini ialah tidak bisa anda terapkan pada struktur tanah yang lemah. Oleh karenanya anda perlu melakukan perbaikan terlebih dahulu .

Jadi bagaimana menurut anda apakah lebih baik memakai jalan beton atau malah jalan aspal? Semoga informasi tentang perbandingan jalan beton dan jalan aspal di atas bermanfaat untuk anda semua.

Tips Memilih Rangka Atap Rumah

Tips Memilih Rangka Atap Rumah Atap rumah menjadi bagian rumah yang amat penting selain pondasi. Jika pondasi memperkuat bagian bawah rumah agar mampu menompang berat di atasnya, maka atap berfungsi melindungi penghuni

Atap rumah menjadi bagian rumah yang amat penting selain pondasi. Jika pondasi memperkuat bagian bawah rumah agar mampu menompang berat di atasnya, maka atap berfungsi melindungi penghuni rumah dari panas dan hujan. Dalam pembuatan atap rumah, bagian yang perlu mendapat perhatian lebih adalah bagian rangkanya. Apabila rangka dibangun dengan apik maka pemasangan penutup atap akan mudah. Semakin berat material atap yang digunakan maka semakin besar atau tebal pula rangka atap yang dibutuhkan.

Jenis-Jenis Rangka Atap Rumah

Tips Memilih Rangka Atap Rumah Atap rumah menjadi bagian rumah yang amat penting selain pondasi. Jika pondasi memperkuat bagian bawah rumah agar mampu menompang berat di atasnya, maka atap berfungsi melindungi penghuni

Dahulu atap rumah hanya dibangun menggunakan bahan kayu namun kini atap rumah sangatlah banyak.  Yuk kenali dulu jenis atap rumah berdasarkan material yang digunakannya sebagai berikut :

  • Atap Beton Bertulang

Atap beton bertulang memiliki macam-macam bentuk mulai dari datar, miring bahkan kubah. Dalam mengerjakan atap ini membutuhkan cetakan tulang baja yang nantinya diisi dengan semen, pasir dan batuan split. Kerangka atap beton bertulang ini dikenal rumit dan berat namun untuk ketahanannya tak perlu anda ragukan lagi.

  • Atap Baja Ringan

Apabila atap beton dinilai lebih berat maka anda bisa menggunakan atap baja ringan sebagai pilihan. Rangka atap ini walau ringan namun sangat kuat untuk segala jenis genteng. Selain itu bebas akan rayap dan proses pemasangannya juga sangat cepat. Atap baja ini dibuat menggunakan zink, aluminium dan tentu saja baja yang dicetak dalam bentuk tertentu. Rangkanya tipis namun tidak tersusun dengan rapi sehingga tidak menarik untuk dipandang.

  • Atap Rangka Kayu

Seperti namanya atap ini memakai kayu sebagai rangka atap. Kelemahan rangka atap tentu saja mudah dimakan rayap. Rangka kayu tidak tahan akan jamur maupun api namun rangka kayu mudah sekali dibentuk ketimbang rangka atap jenis lainnya. Rangka atap drai kayu ini bisa dibentuk miring bahkan segitiga.

Tips Memilih Rangka Atap Rumah Yang Tepat

Tips Memilih Rangka Atap Rumah Atap rumah menjadi bagian rumah yang amat penting selain pondasi. Jika pondasi memperkuat bagian bawah rumah agar mampu menompang berat di atasnya, maka atap berfungsi melindungi penghuni

Untuk memilih atap rumah kualitas terbaik anda perlu beberapa langkah berikut ini !

Tips Memilih Rangka Atap Rumah – Pastikan Dahulu Dana Yang Anda Miliki

Tentu saja sebelum menentukan  rangka atap rumah pastikan dahulu dana yang anda butuhkan. Jangan hanya menyediakan dana pokoknya saja karena anda perlu menyediakan dana darurat. Dana darurat ini diperlukan jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan maka anda tidak kebingungan mencari sumber pendanaan.

Tips Memilih Rangka Atap Rumah – Tentukan Bahan Materialnya

Kemudian tentukan bahan material yang ingin anda gunakan. Anda bisa memilih satu dari tiga jenis rangka atap diatas. Setiap rangka tentu memiliki kelemahan dan keunggulannya masing-masing. Tidak lupa untuk melapisi  lapisan anti karat untuk material baja ringan. Untuk lapisan anti karatnya terdapat beberapa jenis seperti Galvalume, MAZ, Zinc maupun zincalume.

Tips Memilih Rangka Atap Rumah – Perhatikan Ukuran Rangka

Rangka atap rumah harus memiliki ukuran atau dimensi yang tepat.  Apabila beban yang ditanggung sangatlah berat tentu ukuran rangka atap harus disesuaikan. Berat rangka atap akan berbanding lurus dengan beban yang harus ditanggung oleh rangka tersebut.

Tips Memilih Rangka Atap Rumah – Pilih Toko Bangunan Terpercaya

Tak hanya itu saja anda juga harus selektif dalam membeli bahan bangunan. Pilih yang memiliki reputasi baik. Tak hanya pihak toko bangunan saja yang perlu anda perhatikan namun juga supervisor untuk para tukang yang membantu membangun rangka atap rumah anda. Harus ada supervisor yang siap sedia mengawasi pekerjaan para tukang dan mintalah rekomendasi ahli jika anda kebingungan mencari solusi untuk pemilihan rangka atap yang sesuai dengan desain rumah anda.

Jadi bagaimana menurut anda? Sudah siapkah anda untuk membangun rumah mulai saat ini?

Jenis-Jenis Kolom Pada Bangunan

Kolom merupakan sebuah tekan vertikal yang berasal dari rangka struktur dan berfungsi untuk memikul beban dari balok. Jadi Kolom adalah suatu elemen struktur tekan yang memiliki peranan yang sangat penting dari satu bangunan. Kolom ini sendiri memiliki banyak sekali jenisnya dengan fungsinya yang berbeda-beda seperti yang akan kita bahas berikut ini:

Jenis-Jenis Kolom Pada Bangunan

Untuk jenis kolom beton yang bertulang terdapat tiga jenis diantaranya seperti berikut ini:

  • Kolom Ikat (tie column)

Kolom ini merupakan kolom yang menggunakan sengkang lateral. Kolom ikat adalah kolom beton yang ditulangi dengan memanfaatkan sebuah batang tulangan pokok memanjang yang pada jarak spasi tertentu diikat dengan menggunakan pengikat sengkang kearah lateral. Tulangan ini sendiri berperan untuk memegang tulangan pokok memanjang supaya bisa tetap kuat atau kokoh pada tempatnya.

  • Kolom Spiral (spiral column)

Kolom spiral merupakan kolong yang memanfaatkan pengikat spiral. Bentuk dari kolom spiral ini sama dengan bentuk kolom yang pertama, perbedaannya sebagai pengikat tulangan pokok memanjang adalah tulangan spiral yang dililit keliling dan berbentuk heliks menerus di sepanjang kolom. Fungsi utama dari tulangan spiral ini sendiri adalah untuk memberi kemampuan kolom dalam menyerap deformasi cukup besar sebelum runtuh, sehingga bisa mencegah akan terjadinya kehancuran dari seluruh struktur sebelum proses redistribusi momen dan tengangan bisa terwujud

  • Kolom komposit (composite column)

Struktur kolom komposit adalah komponen struktur tekan yang biasanya diperkuat pada arah memanjang dengan menggunakan gelagar baja profil atau bisa juga pipa. Dilengkapi juga dengan batang tulangan pokok yang memanjang

Untuk kolom yang ada pada bangunan sederhana biasanya terdapat dua jenis bentuk kolom seperti berikut ini:

  1. Kolom Utama

Kolom utama merupakan sebuah kolom yang berfungsi untuk menyanggah beban utama yang ada diatasnya. Untuk rumah tinggal umumnya akan lebih baik jika jarak kolom utama adalah 3.5 m, supaya dimensi balok untuk menopang lantai tidak begitu besar dan jika jarak diantara kolom tersebut dibuat lebih dari 3.5 meter, maka anda harus menghitung struktur bangunan. Sedangkan pada bangunan untuk rumah tinggal yang berlantai dua maka dimensi kolom utama yang biasanya dipakai adalah ukuran 20/20, dengan tulangan okoknya 8 d 12 mm, dan begel d 8-10 cm (maksut dari 8d 12 adalah jumlah besi beton yang berdiameter 12 mm 8 buuah, 8-10 cm maksutnya adalah begel diameter 8 dengan jarak 10 cm)

  1. Kolom Praktis

Kolom praktis adalah sebuah kolom yang berfungsi untuk membantu kolom utama dan juga sebagai sebuah pengikat dinding supaya dinding menjadi lebih stabil, jarak kolom maksumum 3,5 meter atau pada pertemuan sudut-sudut. Sedangkan untuk dimensi kolom praktis umumnya 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel d 8-20.

Letak Kolom Dalam Konstruksi

Kolom portal haruslah dibuat secara terus menerus mulai dari lantai bawah sampai dengan lantai atas, artinya letak dari kolom-kolom portal tidak boleh sampai digeser pada setiap lantainya. Hal ini karena, jika digeser akan menghilangkan sifat kekakuan yang dimiliki dari struktur rangka portal. Jadi pastikan hal tersebut harus dihindari dengan kolom portal yang tidak sama dalam tiap-tiap lapis lantainya. Pada umumnya ukuran dari kolom semakin ke atas bisa semakin kecil, namun tetap saja harus disesuaikan dengan beban bangunan yang didukungnya makin keatas juga makin kecil.

Perubahan dari sebuah dimensi kolom juga harus dilakukan pada lapis lantai, supaya pada sebuah lajur kolom bisa memiliki kekakuan yang sama. Intinya prinsip penerusan gaya yang ada pada kolom pondasi merupakan balok portal yang merangkai kolom-kolom menjadi sebuah satu kesatuan. Jadi balok akan menerima dan menanggung semua beban dari plat lantai untuk kemudian diteruskan ke kolom-kolom pendukungnya. Hubungan balon dan kolom sendiri adalah sebuah jepit-jepit yang merupakan sebuah sistem dukungan yang bisa menaham momen, gaya vertical dan gaya horizontal, pada bagian pangkal di pertemuan dengan kolom, boleh ditambah tebalnya jika anda menginginkannya.

Cara Memperbaiki Kebocoran Pada Kolam

Kolam yang ada di rumah kita bisa membuat taman rumah menjadi lebih indah. Tapi keindahan tersebut tentunya akan sirna apabila satu sisi baknya mengalami kebocoran. Bocor tersebut kemudian akan membuat airnya merembes dan cepat habis. Masalah kebocoran ini sendiri sebenarnya dapat diatasi dengan cara menambal kebocoran tersebut. Dalam menambal kolam, tentunya ada caranya sendiri. Untuk itulah kali ini kita akan membahas tentang cara memperbaiki kebocoran pada kolam. Namun sebelum memberbaiki kebocoran, tentunya anda harus menyiapkan bahan dan alatnya terlebih dahulu.

Bahan dan Alat

  • Semen kering (apabila kondisinya masih bagus maka masih berupa bubuk dan ngebul
  • Lap kering/Kanebo
  • Gergaji besi (tanpa gagang)
  • Karet yang berukuran sekitar 5 cm x 5-6 cm, senyamanya saja sebagai pengganti kape dapat menggunakan potongan sandal karet atau jepit

Cara Menambal Kebocoran Kolam

Untuk bisa memperbaiki kebocoran yang terjadi pada kolam, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pertama-tama kuraslah kolam sampai retakan tidak tergenang oleh air (apabila kolam tersebut ada ikannya, maka anda harus memindahkan ikan tersebut ke kolam yang lainnya telebih dahulu). Paling tidak jarak minimal antara retakan yang akan anda tambal dengan genangan air adalah 10 cm. bila retakan ada di bagian paling dasar air maka terpaksa and aharus menguras airnya sampai habis terlebih dahulu
  2. Perbesarlah retakan yang ada di kolam dengan menggunakan gergaji besi. Paling tidak dengan kedalaman minimal lebih dari 5 mm
  3. Selanjutnya serap air yang ada disekitar retakan dan dalam radius 5 cm dengan menggunakan lap yang masih kering atau kanebo. Pastikan jangan sampai airnya terlalu kering
  4. Lalu taburilah retakan tersebut dengan semen yang masih kering, sisa air yang ada dalam retakan secara otomatis biasanya akan terserap oleh semen menjadi adukan atau acian. Kemudian sambil lakukanlah urut supaya retakan pada kolam tersebut tertutup dan terisi penuh. Pengurutan tersebut dapat anda lakukan dengan menggunakan potongan sandal jepit
  5. Keraskanlah atau keringkan acian dengan menambahkan semen yang masih kering, anda dapat menaburkannya atau menempelkannya dengan menggunakan potongan sandal jepit. Sambil diurut atau ditekan seperti pengacian dingin tembok dan pastikan anda melakukannya secara berulang-ulang sampai dengan tambalan tersebut benar-benar kering.
  6. Angkat dan bersihkanlah semua sisa dari adukan semen yang tercecer pada sekitar tambalan semen, pastikan jangan sampai jatuh di tambalan yang telah kering. Lalu anda bisa mengangkat semua peralatan ke luar kolam
  7. Setelah itu anda harus menunggu sekitar 10 menit supaya matang, anda bisa mengetes tambalan dengan mengusap tambalan dengan menggunakan jari anda. Apabila tambalannya terasa masih basah dan masih ada semen yang menempel di jari anda maka artinya tembelan tersebut belum matang. Jika hal tersebut terjadi, maka anda bisa memberikan tambahan waktu sekitar 10 menit lagi
  8. Nah setelah tambalan anda sudah matang, maka langsung saj anda bisa menambahkan air kolam seperti biasanya. Pastikan anda memperhatikan selama proses pengisian air tersebut, bila tidak terjadi penguraian tambalan, maka bila ketinggian telah cukup ikan dapat langsung dimasukan ke dalam kolam dan pemeliharaan ikan bisa berlangsung normal seperti biasanya. Untuk proses pematangan tambalan tersebut, anda harus memastikan jika saat itu tidak dalam kondisi hujan atau gerimis, malam atau dini hari karena proses pematangan akan jadi lebih lama.

Apabila keadaan terpaksa misalnya saja kilam pompa yang sedang ditambal dan sirkulasi air sudah harus dijalankan, maka akan lebih baik jika anda menutup tambalan tersebut supaya tidak terkena arus air. Anda bisa menutup tambalan dengan menggunakan plastik, plakban, potongan karung dan lain sebagainya. Selanjutnya anda harus memberi pemberat supaya penutupnya tidak bergerak dan tambalan terbuka terhadap arus air.

Semoga informasi mengenai cara mengatasi kebocoran pada kolam di atas bermanfaat untuk Anda..

Cara Menghitung Luas Bangunan dengan Benar

cara menghitung luas bangunan

Setiap akan melakukan pembangunan sebuah rumah atau bangunan, pastinya anda harus mengetahui berapa luas bangunan yang akan dibangunan tersebut. Tujuannya supaya anda bisa menyiapkan bahan dan juga desain yang sesuai. Menghitung luas bangunan ini sendiri bisa dibilang tidak terlalu sulit asalkan tahu caranya.

  1. Cara Menghitung Luas Bangunan Menggunakan Rumus Matematika

Cara pertama yang bisa anda gunakan adalah rumus matematika, dimana cara ini bisa anda lihat dari denah rumahnya apakah berbentuk persegi panjang, trapesium dan lain sebagainya. Sebagai contoh, missal jika rumah tersebut berbentuk persegi panjang dengan ukuran lebar depannya seluas 5 meter dan panjang kebelakang 6 meter, maka luas tanahnya dapat kita hitung dengan cara menggunakan rumus L=P x l, Luas Rumah= 5m x 6 m= 30 m2

  1. Cara Menghitung Luas Bangunan Menggunakan Software AUTOCAD

Cara kedua yang bisa anda gunakan untuk menghitung luas bangunan adalah dengan menggunakan software autocad, dimana cara ini bisa dibilang lebih cepat dan lebih akurat. Dengan satu catatan, bentuk rumah atau bangunanya tidak terlalu banyak tekukan pada designnya. Untuk lebih jelasnya, kita dapat melihat cara menghitung luas bangunan dengan cara menggunakan software autocad ini.

Pasalnya cara yang satu ini dapat anda lakukan dengan perintah “poly line” atau biasa disingkat dengan “PL” pada command lalu enter dan dilanjutkan dengan cara membuat garis mengelilingi bidang yang mau anda hitung dengan luasnya. Jika sudah, kemudian klik garis poly line yang ada dan ketikan perintah “LIST” atau yang biasnya disingkat dengan “LI” kemudian enter, maka sudah pasti nantinya akan muncul sebuah jendela baru yang akan menampilkan keterangan luas, keliling dan koordinat tanah atau bangunan tersebut. Contoh menghitung luas bangunan dengan Autocad:

  • PLINE
  • Specify Start Point
  • Current line-width is 0.0000
  • Specify next point or (Arc/Halfwidth/Undo?Width): *Cancel*
  • Command:
  • Command: LI
  • List 1 found
  • LWPOLYLINE Layer: “0”
  • Space: Model space
  • Handle=224e
  • Close
  • Constant width 0.0000
  • Area 30000000.0000
  • Parimeter 22000.0000
  • At point x= -45829.8649 Y= 6642.9370 Z = 0.0000
  • At point X= – 40829.8649 Y= 6642.9370 Z = 0.0000
  • At point X= – 40829.8649 Y= 6642.9370 Z = 0.0000
  • At point X= – 40829.8649 Y= 6642.9370 Z = 0.0000

Dari contoh diatas, kita bisa melihat keterangan areanya 3000000, dimana area tersebut merupakan luas tanahnya. Selain itu dari hasil tersebut, kita diharuskan untuk mengurangi 6 digit nol yang ada dibelakangnya, sehingga akan ketemu 0, dimana hal tersebut berarti luas tanah atau bangunan tersebut adalah 30M2.

Nah dengan kedua cara tersebut anda bisa memilih cara mana yang menurut anda lebih mudah dan lebih cepat. Selanjutnya kita akan membahas mengenai informasi dalam menghitung panjang bow plank.

Ketentuan Struktur dan Ukuran Bangunan

Hal yang perlu kita tahu jika sebuah rumah atau bangunan pasti memiliki batas-batas fisik yang mudah dikenali sebagai batas luas. Namun perlu juga anda pahami jika seluruh bagian ruangan yang mempunyai perkerasan lantai itu tidak sama cara perhitungan luasnya. Contohnya sebuah bangunan kamar tidur yang memiliki ukuran 3 x 4 m2 , maka tidak dapat anda hitung sama persis dengan luas dari teras, meskipun keduanya mempunyai ukuran yang sama.

Selain itu, jika anda mempunyai ruangan yang sejenis dengan teras rumah tadi seperti balkon, selaras atau mungkin mesanin, maka perhitungannya juga berbeda. Untuk lebih jelasnya maka kita bisa ambil contoh di beberapa kota besar seperti Surabaya, Bandung, Jakarta dan kota lain, di mana kota ini mempunyai ketentuan tersendiri mengenai cara menghitung luas bangunan. Selain itu terdapat beberapa hal yang juga wajib anda ketahui sebagai seorang pemilik bangunan, seperti berikut ini:

  1. Dalam menghitung jumlah luas lantai sebuah ruangan, maka perhitungannya biasanya akan dilakukan sampai batas dinding keluar. Dimana bila terdapat ruangan lebih yang berhimpitan dan dibatasi oleh dinding, maka perhitungannya adalah dari tengah-tengah dinding satu sampai dengan dinding berikutnya
  2. Sebuah ruangan yang tertutup atap dengan keadaan dindingnya lebih tinggi dari 1,20 m2 dari lantai bagian atasnya maka harus dihitung penuh (100%). Contohnya saja sebuah ruangan yang berukuran sebesar 3 x4 m2 , maka luasnya adalah 12 m .Akan tetapi jika dinding pembatas dari ruangan tadi mempunyai tinggi kurang dari 1,20 m2, maka luas dari ruangan itu hanya diperhitungkan sepenuhnya saja. Semua itu biasanya diperkenankan dari KBD yang telah ditentukan oleh daerah tersebut
  3. Oversteak seperti balkon dengan sebuah dinding pagar yang tidak terlalu tinggi, lebih dari 1,20 m2, maka tidak akan diperhitungkan luasnya.
  4. Untuk sebuah teras beratap dengan sebagian dindingnya mempunyai ketinggian lebih dari 1,20 m2 maka perhitungannya adalah 60% ruangan bawah tanah dengan luas tanahnya dihitung 100%

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.

Bagaimana Teknik Merobohkan Gedung dengan Aman dan Benar?

Gedung adalah konstruksi bangunan bertingkat yang kokoh dan dibuat oleh manusia. Gedung ini umumnya digunakan  sebagai tempat tinggal, kantor dan lain sebagainya. Seiring dengan waktu yang terus berjalan, gedung ini lama kelamaan akan semakin tua dan rapuh. 

Akhirnya gedung tersebut ditinggalkan oleh penghuninya dan menjadi terabaikan. Gedung yang telah terabaikan biasanya dirobohkan. Proses perobohan sebuah gedung ini tentu tak bisa dilakukan secara sembarangan dan harus menggunakan teknik merobohkan gedung agar prosesnya aman dan lancar. 

Teknik-Teknik Merobohkan Gedung yang Aman dan Benar

Seperti yang telah disinggung di atas, perobohan gedung tak dapat dilakukan sembarangan karena harus mempertimbangkan masalah keamanan. Untuk itulah diperlukan sebuah teknik. Berikut ini adalah beberapa teknik merobohkan gedung yang aman dan benar

Teknik Implosing

Implosing merupakan teknik pembongkaran gedung dengan meledakkan. Para pekerja akan memasang sejumlah peledak di beberapa titik inti dari struktur gedung yang akan dirobohkan atau dibongkar. Namun penggunaan teknik ini harus dapat memperhitungkan bahan peledak yang akan digunakan. 

Perhitungan yang tepat dan matang memungkinkan sisa material bangunan jatuh di area aman yang telah ditentukan. Dengan begitu proses perobohan tidak akan membahayakan lingkungan disekitarnya. Teknik ini lebih sering digunakan untuk merobohkan gedung di area perkotaan.

Teknik High Reach Arm

Teknik ini adalah teknik tradisional dimana prosesnya memerlukan bantuan alat berat seperti eskavator. Cara kerjanya, alat perusak dipasang di ujung ekskavator saat membongkar struktur bangunan. Selanjutnya pekerja bisa mulai membersihkan material bangunan. 

Tujuannya agar manuver alat berat bisa lancar tanpa gangguan. Masalahnya tak semua orang mampu menggunakan eskavator dengan baik. Apalagi menggunakan ekskavator untuk merobohkan gedung bertingkat yang tinggi. 

Dalam menjalankan ekskavator ini dibutuhkan kemampuan yang baik. Selain itu selama proses perobohan orang tersebut juga harus mempunyai perhitungan yang teliti. Tujuannya supaya perobohan gedung berjalan lancar dan aman.

Teknik Crane dan Bola Besi

Teknik perobohan gedung dengan Crane dan bola besi ini adalah teknik yang cukup sederhana. Dalam prosesnya teknik ini hanya memerlukan Crane dan bola besi saja. Crane berfungsi sebagai pengayun. Di sisi lain bola besi berfungsi sebagai beban. 

Beban tersebut nantinya dihantamkan ke gedung yang ingin dirobohkan. Berat bola besi atau bola penghancur gedung yang digunakan umumnya sekitar lebih dari 3 ton. Jadi bola tersebut dapat menghancurkan struktur bangunan dengan cepat. 

Untuk mengoperasikan ini sang operator Crane harus orang yang sudah berpengalaman. Hal ini karena waktu dan kualitas pembongkaran harus menjadi perhatian utama selama proses perobohan gedung. Dengan begitu proses pembongkaran dapat berjalan lancar dan sesuai rencana.

Teknik Menghancurkan dari Dalam

Teknik ini umumnya digunakan oleh orang Jepang. Teknik penghancuran gedung yang satu ini adalah cara yang ramah pada lingkungan. Cara kerjanya adalah menggunakan dukungan dari Jack hidrolic dan teknologi maju lainnya. Secara otomatis perobohan gedung bisa menyusut dengan sendirinya.

Teknik ini merupakan cara yang mampu membantu mengurangi polusi debu hingga 90%. Jadi dampak bagi lingkungan disekitarnya pun terbilang cukup kecil. Disamping itu sampah dari perobohan gedung itupun juga dapat didaur ulang. Hasilnya nanti bisa dijadikan sebagai energi listrik. 

Sistem Hidrolik

Teknik perobohan gedung ini adalah teknik perobohan yang dikendalikan dengan sebuah komputer khusus. Prosedur pembongkaran gedung dengan teknik ini umumnya diawali dengan pemasangan tiang-tiang hidrolik. Tiang hidrolik biasanya dipasang pada lantai dasar gedung yang akan dirobohkan. 

Tiang tersebut berfungsi untuk menyangga gedung. Apabila sudah, kemudian lantai pada bagian bawah gedung akan dihancurkan. Meski lantai bawah sudah roboh gedung masih tetap berdiri karena ditopang oleh tiang hidrolik. 

Apabila sudah selesai, pekerja akan membersihkan sisa reruntuhan bangunan. Lalu mereka akan menurunkan lantai gedung atas untuk dihancurkan dan dibersihkan. Seterusnya akan seperti itu sampai gedung habis tidak tersisa.

Demikianlah informasi tentang berbagai teknik merobohkan gedung, semoga bermanfaat.