Tempat-Tempat Dalam Rumah yang Mudah Berjamur dan Berlumut

Ada kalanya jamur dan lumut dapat hinggap di rumah Anda. Mana saja bagian rumah yang menjadi “favorit” jamur dan lumut?

 

Apa yang terjadi jika suatu hari Anda menemukan ternyata di beberapa sudut rumah Anda mulai tumbuh jamur dan lumut? Jangan biarkan mereka menginvasi rumah Anda!

Karena rumah yang berjamur dan berlumut dapat membawa resiko kesehatan bagi Anda dan keluarga.

Ketahui tempat-tempat berikut ini agar mereka tidak hinggap seenaknya di rumah Anda!

 

  1. Kamar Mandi

Karena jamur dan lumut paling senang tumbuh di tempat lembab maka kamar mandi adalah “tersangka” utamanya.

Karena kamar mandi menyediakan tempat yang hangat dan lembab.

Ditambah lagi biasanya kamar mandi tidak memiliki ventilasi yang cukup untuk sirkulasi udara.

Di tempat yang seperti ini lumut atau jamur tidak selalu hinggap di dinding. Karena bisa saja mereka hinggap di botol shampo, bungkus pasta gigi atau sikat gigi dan lain sebagainya.

 

  1. Dapur.

Tempat berikutnya yang cukup sering ditumbuhi jamur adalah dapur. Penyebabnya sama seperti kamar mandi. Namun terkadang dapur memiliki sudut yang lebih rumit dibanding kamar mandi.

Karena perabotan dan perkakas yang ada di dapur juga lebih variatif. Namun lokasi pertama yang patut Anda periksa adalah bagian tempat cuci piring.

Jika di permukaan tidak terlihat coba periksa bagian bawah dari tempat cuci piring Anda. Periksa sudut dan sambungan pipa, apakah ada kebocoran atau tidak.

Sebab jika ada kebocoran maka air yang merembes akan mudah mengundang tamu tak diundang untuk hinggap di permukaannya.

Jika dibiarkan maka dapur Anda akan menjadi tidak higienis dan membawa resiko kesehatan yang tidak bisa Anda anggap enteng.

 

  1. Langit-Langit

Langit-langit rumah adalah tempat berikutnya yang mudah berjamur dan berlumut. Karena bagian ini menjadi perantara antara atap dengan bagian rumah utama, maka sering terjadi ada rembesan air yang tertahan di langit-langit.

Rembesan tersebut tidak jatuh karena tertahan namun akibatnya dapat beresiko menjadi tempat bertumbuhnya jamur.

Untuk menghindarinya ada baiknya Anda memeriksa apakah ada kebocoran pada atap rumah Anda. Atau penyebab lainnya adalah hama seperti tikus.

Tikus yang berkeliaran di bagian atas rumah Anda dapat membawa kotoran sampai menjadi lembab. Jika dibiarkan maka lama kelamaan akan tumbuh jamur atau lumut.

 

  1. Penyejuk Udara

Kondisi cuaca Indonesia memang cenderung panas, karena itu banyak yang menggunakan penyejuk udara.

Tetapi jika Anda adalah salah satu penggunanya maka pastikan Anda memeriksanya secara berkala.

Sebab penyejuk udara menyedot udara dari luar dan “mengolahnya” menjadi udara segar ke dalam. Dari udara yang dihisap itu selalu ada kemungkinan mengandung jamur atau potensi lumut.

Untuk menghindarinya maka sebaiknya nyalakan setiap hari penyejuk udara Anda. Jika ruangan jarang dipakai maka setidaknya nyalakan selama 10 menit saja setiap hari.

 

  1. Karpet

Karpet memang menambah kenyamanan dan estetika. Namun pastikan Anda menjaga kebersihannya secara rutin.

Sebab karpet cenderung mudah menjadi tempat bersarangnya debu, kotoran dan cairan.

Kotoran yang dibiarkan begitu saja berpotensi menjadi tempat tumbuhnya jamur atau lumut.

Ditambah lagi jika ada kehadiran anak-anak atau hewan peliharaan, maka perhatian Anda akan kebersihan karpet harus dua kali lipat lebih banyak.

Karena mereka bisa saja menumpahkan cairan atau BAK sembarangan di atas karpet yang jika tidak dibersihkan akan menjadi sumber lembab baru.

Bersihkan karpet setiap hari adalah solusi paling tepat untuk mencegah jamur dan lumut.

***

Ada tempat-tempat dalam rumah yang mudah berjamur dan berlumut. Namun resep utama untuk terhindar dari jamur tak diundang adalah dengan rutin menjaga kebersihan rumah.

Bersihkan selalu sudut-sudut rumah Anda maka dijamin jamur dan lumut enggan untuk hinggap.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *