Konstruksi Pada Jembatan Beton Bertulang

Jembatan dibutuhkan untuk menghubungkan satu daerah dengan daerah yang lainnya yang mungkin terpisah karena rintangan. Rintangan ini bisa karena sungai, lembah, jurang dan lain sebagainya. Fungsi jembatan sendiri diantaranya ialah  memperpendek jarak, mempermudah distribusi dan transportasi di lain pulau maupun daerah. Dalam perencanaan konstruksi jembatan terdapat dua bagian yang menjadi titik fokus yakni bangunan bawah atau dikenal dengan sub struktur dan bangunan atas atau super struktur. Salah satu jenis jembatan yang banyak digunakan ialah jembatan beton bertulang.

Apa Itu Jembatan Beton Bertulang ?

Jembatan beton bertulang merupakan jembatan yang kontruksinya menggunakan material beton dan  biasa digunakan untuk kontruksi jalan raya. Jembatan beton bertulang biasa memiliki bentang 15-25 meter. Bagian struktur jembatan bertulang sendiri terdiri dari bangunan atas, landasan, bangunan bawah, pondasi, oprit dan bangunan pengaman jembatan.  Struktur pondasi beton umumnya bertulang tebal hingga 25 cm.  Beton bertulang sendiri merupakan beton yang ditulangi dengan luas dan jumlah tulangan tidak kurang dari nilai minimumnya. Selain beton bertulang ada pula beton prategang yang banyak digunakan saat ini.

Sifat Beton Bertulang

Pemilihan bahan beton juga dilatarbelakangi beberapa alasan selain mudah ditemukan di berbagai daerah. Beton sendiri terdiri dari campuran agregat alam yakni kerikil, pasir dan perekat yang mana dibuat dari air dan semen. Bahan beton memiliki keunggulan diantaranya ialah sebagai berikut :

  • Daya Tekan Kuat

Keunggulan pertama dari bahan beton ini ialah memiliki daya tekan yang cukup tinggi dibandingkan bahan lainnya.  Daya tekan untuk jembatan beton bertulang pada umur 28 hari bisa mencapai ? 20 MPa. Untuk jembatan beton prategang bisa mencapai 30 Mpa.

  • Lentur

Beton juga dikenal memiliki daya tarik lentur. Kekuatan kelenturannya saja bisa  membuatnya kuat untuk dilewati walau masih berumur 28 hari.

  • Awet

Kelebihan lainnya dari beton bertulang ialah awet digunakan karena tidak mudah sekali lapuk. Berbeda dengan jembatan yang menggunakan kayu mudah sekali lapuk dan dimakan rayap.

  • Murah Meriah

Kelebihan lainnya dari beton bertulang ialah murah meriah. Walaupun murah namun umur pakainya bisa sangat lama sehingga nyaman sekali digunakan untuk lalu lintas.

Walau keliatannya memiliki banyak manfaat namun jembatan beton bertulang juga memiliki beberapa kelemahan. Kelemahan itu diantaranya ialah konstruksinya lebih rumit sehingga butuh pengawasan lebih dalam kualitas dan pembangunnanya. Ketika rusak maka biaya perawatannya juga tinggi dan sulit untuk diperbaiki apalagi jika anda melakukan kesalahan dalam pengecoran.

Beban Yang Dihitung Dalam Perencanaan Jembatan

Dalam merencanakan jembatan anda juga perlu memperhitungkan beberapa beban. Beban tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :

  • Beban Primer

Beban ini ialah muatan utama dalam perhitungan tegangan dalam jembatan yang mana mencakup  beban hidup dan beban kejut serta beban mati.

  • Beban Mati

Ialah berat jembatan itu sendiri yang mana menggunakan nilai berat volume untuk bahan-bahan bangunan.

  • Berat Hidup

Berat hidup merupakan kendaraan atau muatan yang hilir mudik pada jembatan ini. tak hanya kendaraan saja namun juga beban orang yang melewatinya.

  • Beban Kejut

Beban kejut adalah perhitungan pengaruh getaran, tegangan  yang dikalikan koefisien kejut.

  • Beban Sekunder

Beban sekunder merupakan muatan sementara  yang mengakibatkan tegangan-tegangan. Beban sekunder bisa berupa angina, gaya rem hingga perbedaan suhu dapat mempengaruhi daya tahan dari jembatan itu sendiri. Bagaimana sekarang anda mulai paham kan tentang jembatan beton bertulang setelah membaca ulasan diatas ? Semoga membantu

Keuntungan Memakai Lantai Beton

keuntungan memakai lantai beton

Rumah atau bangunan tidak akan bisa berdiri sendiri. banyak elemen yang mempengaruhi fungsi dan estetika dari suatu bangunan. Sebut saja, atap, pondasi, dinding, lantai, pintu, jendela dan lain sebagainya. Semua elemen ini saling terkait dan sama-sama penting dalam proses pembangunan. Dari sekian banyak elemen bangunan tadi, lantai menjadi salah satu yang sangat penting untuk diperhatikan. Hal ini karena lantai akan selalu mendapat kontak langsung dengan penghuni atau siapapun yang menginjakkan kaki di bangunan tersebut.

keuntungan memakai lantai beton

Pada dasarnya, ada  Ada banyak jenis material yang bisa Anda gunakan untuk lantai bangunan seperti beton, batu alam, kayu, keramik dan lain sebagainya. Dari material-material tersebut, akhir-akhir ini beton cukup difavoritkan lho. Ada banyak alasan yang mendasari kenapa beton difavoritkan.  Nah, apa sih keuntungan memakai lantai beton in ini? Simak ulasannya berikut..

Perawatan yang Mudah

Lantai menjadi salah satu bagian rumah yang paling sering mendapat kontak dengan penghuninya. Hal ini membuat lantai menjadi lebih mudah kotor. Tentunya membersihkan lantai setiap hari sudah menjadi rutinitas bagi penghuni rumah. Namun, Anda harus tahu bahwa lantai beton tidak mudah menyerap noda dan kotoran. Jadi, dengan menggunakan lantai beton, Anda tidak perlu mengepel lantai setiap hari. Perawatan minimal setiap hari dan perawatan ekstra seminggu sekali sudah sangat cukup untuk lantai beton. Jadi Anda lebih hemat biaya perawatan dan waktu juga kan?

Lebih Awet

Beton menjadi satu material yang dikenal awet karena usianya bisa mencapai ratusan tahun jika perawatannya tepat. Fakta ini, tentu membuat Anda tidak perlu repot-repot mengganti material lantai secara berkala. Apalagi permukaan beton juga tidak akan mengalami perubahan yang berarti ataupun mudah rusak selama dirawat dengan baik.

Pemilihan Gaya Lebih Banyak

Material beton yang digunakan untuk lantai bangunan memiliki pemilihan gaya yang lebih banyak dibandingkan dengan material lain. Hal ini karena faktor beton sendiri yang dibuat berdasarkan campuran beberapa material dan dipasang atau diaplikasikan saat beton masih lumer. Nah, selain mudah disesuaikan dengan gaya banguan, Anda juga bisa memberikan sentuhan-sentuhan tersendiri pada lantai beton. Misalkan Anda bisa mengganti warna hingga menyesuaikannya dengan gaya rumah untuk rumah minimalis, klasik, rustic ataupun eropa modern.

Agar lantai terlihat lebih modern, Anda bisa menambahkan finishing berupa sealer akrilik sehingga permukaan lantai mengkilap. Kemudian, untuk gaya rustic, Anda bisa memberikan finishing matte pada lantai.

Tidak hanya itu, material beton juga bisa diaplikasikan pada interior dan eksterior. Jadi kreasi lantai beton tidak melulu hanya untuk di dalam rumah. Bagian teras dan garasi juga bisa menggunakan beton sebagai material lantainya. Namun, Anda harus memperhatikan ketahanan lantai beton terhadap cuaca. Untuk bagian bangunan atau rumah yang terkena cahaya matahari secara langsung, akan lebih baik jika lantai beton dilapisi dengan finishing berbasis silicon.

Proses Pengerjaan Lebih Mudah

Anda tentu tahu bahwa ada beberapa jenis beton yang bisa ditemukan di pasaran saat ini. Pembuatan beton secara manual memang memakan waktu dan biaya yang tidak sedikit, namun dengan adanya beton ready mix maka masalah ini bisa diatasi dengan sangat mudah. Penggunaan beton ready mix untuk lantai beton tentunya membuat proses pengerjaan lebih mudah dan hasilnya pun lebih bagus. Pastikan Anda memilih beton ready mix dengan takaran pas agar hasil lantai beton Anda tidak mengecewakan ya.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda semua..

Pilih Mana? Atap Dak Beton atau Atap Genteng

Mempunyai rumah yang nyaman, pastinya adalah impian semua orang. Nah salah satu faktor penting yang bisa menjadi penentu kenyamanan dari rumah adalah atap yang ada pada rumah tersebut. Pada umumnya terdapat banyak sekali jenis atap yang bisa anda jadikan pilihan. Dua diantaranya seperti atap dak beton dan atap genteng yang akan kita bahas berikut ini .

Atap Dak Beton

Dak beton adalah sebuah konstruksi beton cor yang letaknya tidak langsung ada di atas tanah. Dak beton dapat digunakan sebagai konstruksi lantai di bangunan bertingkat, dapat juga sebagai konstruksi atap datar serta digunakan sebagai aksen kantilever yang banyak digunakan pada rumah-rumah minimalis.

Kelebihan Atap Dak Beton

Untuk lebih memahami tentang dak beton, maka berikut ini akan dibahas secara singkat beberapa kelebihan dari dak beton:

  • Mempunyai Banyak Fungsi

Kelebihan pertama yang dimiliki oleh atap yang terbuat dari dak beton adalah mempunyai banyak sekali fungsi. Anda bisa dengan mudah menempatkan banyak hal di atap jenis ini. Contohnya, anda bisa meletakkan pot, jemuran pakaian atau benda-benda yang lainnya.

  • Kuat dan Tidak Mudah Rusak

Atap yang terbuat dari dak beton adalah jenis atap yang sangat kuat jadi tidak mudah rusak. Bahkan meski ditiup angin kencang sekalipun atau tertimpa sesuatu yang berat  atap dak beton ini tetap kokoh. Selain itu, atap jenis ini juga tahan pada berbagai jenis cuaca seperti hujan dan panas. Hebatnya lagi kemungkinan bocor pada atap inipun juga sangatlah kecil, panas matahari juga tidak akan mampu menembus atap dak beton.

  • Mudah Dirawat

Dalam hal perawatan, atap dari dak beton ini juga sangat mudah. Jadi anda bisa berdiri diatasnya dengan aman sehingga akan sangat mudah bagi anda untuk membersihkan, melakukan perbaikan sampai melakukan pengecatan pada atap dak beton.

Kekurangan Atap Dak Beton

Tentunya selain memiliki kelebihan, dak beton juga memiliki kekurangan yang harus diperhatikan seperti berikut:

  • Harganya Mahal

Salah satu kekurangan yag dimiliki oleh atap dak beton adalah masalah harganya yang mahal, jadi akan memerlukan biaya yang cukup banyak bila anda memilih jenis atap ini. Dibandingkan dengan atap genteng, biaya yang harus anda keluarkan untuk memiliki atap dak beton jauh lebih mahal. Meski begitu, tetap saja hal ini sesuai dengan kualitas yang diberikan oleh atap dak beton yaitu kokoh dan kuat

  • Pengerjaanya yang Rumit

Dibandingkan dengan jenis atap yang lainnya, pengerjaan atap dak beton ini jauh lebih rumit. Selain itu, para pekerja juga harus teliti supaya atap dak beton bisa menjadi benar-benar sempurna. Hal ini karena, pengerjaan yang kurang sempurna dapat menyebabkan terjadinya kebocoran pada atap dak beton.

  • Menyebabkan Ruangan Menjadi Lembap

Genteng jenis dak beton tidak mempunyai pori-pori, akibatnya ruangan dengan jenis atap ini cenderung akan lebih lembab. Untuk itulah, atap dak beton ini kurang cocok jika digunakan untuk ruangan yang mempunyai ukuran kecil

Atap Genteng

Atap genteng adalah jenis atap yang menggunakan genteng untuk menutupi bagian atas dari rumah. Atap genteng ini banyak sekali digunakan karena mempunyai harga yang sangat terjangkau.

Kelebihan Atap Genteng

Apa saja kelebihan dari penggunaan atap genteng dalam konstruksi atau bangunan?

  • Cocok untuk Semua Jenis Rumah

Pada umumnya jenis atap ini sangat cocok untuk setiap jenis rumah. Jadi anda tidak harus mempunyai rumah dengan pondasi, dinding dan rangka atap yang kuat. Jadi meski menggunakan rangka atap dari kayu, anda tetap dapat menggunakan genteng ini. Hal inilah yang membuat jenis genteng ini bisa menjadi pilihan atap untuk semua pemilik rumah.

  • Harganya Terjangkau

Jika dibandingkan dengan jenis atap lainnya seperti dak beton, genteng mempunyai harga yang lebih murah. Dengan harga yang murah ini, maka anda tidak perlu khawatir akan mengeluarkan biaya besar untuk bisa mempunyai atap jenis ini.

  • Mampu Menahan Panas

Kelebihan lain dari atap jenis ini adalah bisa menahan panas sinar matahari dengan baik. Dengan begitu, pada siang hari anda tidak akan merasa kepanasan.

  • Udara Tetap Dapat Masuk

Genteng mempunyai pori-pori, jadi udara tetap bisa masuk dan ruangan tidak akan menjadi pengap dan lembab.

Kekurangan Atap Genteng

Sebelum Anda memutuskan untuk menggunakan atap genteng untuk bangunan, sebaiknya Anda ketahui beberapa kekurangan dari material ini:

  • Mudah Rusak

Apabila dibandingkan dengan atap jenis dak beton, atap genteng jauh lebih mudah rusak. Selain itu atap ini tidak mempunyai ketahanan pada cuaca tertentu, jadi bila ada angin yang sangat kencang, maka atap genteng mempunyai kemungkinan bergeser dan menyebabkan terjadinya kebocoran.

  • Mudah Berubah Warna

Selain kurang kokoh, atap jenis ini juga sangat mudah berubah warna, terutama saat terlalu sering terkena hujan dan panas.

  • Jika Ingin Meninggikan Bangunan Harus Dibongkar

Tidak seperti atap dak beton, bila anda ingin meninggikan bangunan, maka anda harus membongkar atap genteng ini.

Atap Dak Beton atau Atap Genteng, Sebaiknya Pilih Mana?

Dari penjelasan diatas, tentunya anda telah mengetahui perbedaan antara atap genteng dan dak beton. Kesimpulannya dari segi kualitas atap dak beton lebih baik dibandingkan dengan atap genteng. Jadi untuk anda yang memiliki uang yang cukup dan sangat mementingkan kualitas, maka atap dak beton bisa menjadi pilihan terbaik. Sebaliknya apabila anda memiliki modal atau biaya yang minim, maka jenis atap genteng bisa anda jadikan pilihan terbaik.

 

Cara Membersihkan Lantai Beton

Penggunaan lantai di rumah, tentunya harus sesuai dengan kebutuhan. Lantai beton banyak dipilih karena bagus untuk bagian garasi atau halaman depan rumah. Selain karena biayanya lebih murah, lantai beton juga dikenal tangguh, tahan lama dan lebih sejuk.

Namun seiring dengan perkembangannya, lantai beton tidak hanya digunakan untuk garasi atau halaman saja, tapi juga untuk lantai dalam rumah. Nah untuk anda yang memiliki lantai beton dirumah anda, tentunya harus tahu bagaimana cara membersihkannya. Berikut ini adalah cara dan langkah-langkah membersihkan lantai beton dengan aman.

  1. Siapkan Peralatan Kebersihan

Langkah pertama untuk melakukan pembersihan lantai beton adalah dengan menyiapkan peralatan pembersih utama, mencakup:

  • Sapu dan pembersih debu atau kemoceng
  • Sikat berbulu nilon yang berfungsi untuk mengosok noda
  • Pembersih dan lain sebagainya
  1. Membersihkan Debu

Jika semua peralatan kebersihan yang diperlukan telah siap, maka anda bisa mulai dengan membersihkan debu yang ada di permukaan lantai. Anda bisa menggunakan sapu, namun untuk yang ingin lebih cepat, bisa juga menggunakan alat penyedot debu.

  1. Menyiapkan Produk Pembersih Lantai

Ambilah pembersih lantai yang telah anda siapkan. Selanjutnya campurkanlah 3 sampai dengan 8 tutup botol dengan air secukupnya. Untuk jenis pembersih lantai yang digunakan, pastikan anda menggunakan yang khusus untuk lantai beton. Hal ini karena, tidak semua jenis pembersih lantai bisa membersihkan lantai beton

  1. Pel Secara Merata

Apabila anda sudah selesai mencampurkan pembersih lantai dengan air di dalam ember, selanjutnya pel lantai secara merata. Pastikan anda mengepel mulai dari pojok sampai di pintu akhir dalam ruangan. Supaya lebih mudah, sebelum dipel anda bisa mengkosongkan lantai yang ingin anda bersihkan. Lakukanlah secara merata dan teliti supaya tidak ada daerah yang terlewatkan.

  1. Keringkan Lantai

Jika semua lantai sudah selesai dipel, maka anda harus mengeringkannya. Gunakanlah lap kering untuk mengeringkan lantai atau untuk mempercepat pengeringan lantai anda juga bisa menggunakan kipas anda. Selain itu anda juga bisa membiakannya saja dengan menunggu pengeringan secara alami terjadi.

Selain dibersihkan, lantai yang terbuat dari beton tentunya perlu dipoles dengan menggunakan mesin khusus. Tujuannya adalah untuk mempertahankan kilauannya. Anda bisa menghubungi jasa penyedia layanan pemoles lantai terdekat untuk mengerjakan hal ini. Selain itu anda juga bisa menyewa mesin pemoles lantai beton dari toko-toko bangunan dan mengerjakannya sendiri, jadi lebih terjangkau. Pemolesan lantai ini sendiri harus dilakukan secara berkala dan teratur. Tujuannya agar lantai beton anda tidak berubah warna menjadi kusam.

Cara Melindungi Lantai Beton

Jika lantai beton selesai dibersihkan, ada baiknya anda melindungi lantai beton anda supaya tetap bersih dan tahan lama dengan cara berikut ini:

  • Bersihkan Tumpahan Apa Saja Secepatnya

Tindakan yang satu ini akan membantu anda dalam mengantisipasi tergelincir dan lantai menjadi kotor. Bersihkan tumpahan dengan menggunakan handuk atau lap bersih secepat mungkin

  • Melapisi Lantai dengan Sealant

Sealant merupakan bahan perekat pengisi celah sekaligus pelapis yang berfungsi untuk melindungi lantai supaya air, debu maupun kotoran tidak bisa merembes kedalam. Sealant yang kualitasnya tinggi akan bertahan selama beberapa tahun, jadi anda hanya perlu mengulang pelapisan lantai setiap tiga hingga empat tahun sekali saja. Pemberian lapisan sealant ini berguna untuk melindungi lantai beton dari lecet atau goresan dan noda.

  • Melapisi Lantai dengan Wax

Wax atau pelapis akhir yang berbahan dasar lilin tidak hanya mampu melindungi lantai beton dari debu, noda dan abrasi saja namun juga melindungi lapisan sealant yang ada dibawahnya, supaya bisa bertahan lebih lama.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda semua..

 

Tips Merancang Beton Kantilever Pada Rumah Modern

kantilever

Salah satu ciri khas dari rumah modern adalah penggunaan struktur kantilever di dalamnya. Kantilever di sini merujuk pada bentuk dari fisik struktur bangunan yang dibuat keluar dari bangunan utama dengan menggunakan dukungan penyangga pada satu sisi saja.

Anda pasti sudah sering melihat rumah-rumah modern dengan tangga yang terlihat melayang kan? Nah, ini adalah salah satu contoh dari struktur kantilever. Penggunaan struktur ini akan membuat rumah Anda terlihat lebih unik dan menarik.

Selain tangga, segala macam bangunan yang terlihat menonjol atau keluar dari bangunan utama dan seakan melayang sudah pasti menggunakan struktur kantilver ini. Beberapa contoh struktur kantilever lain ini adalah kanopi akses masuk bangunan, carport rumah, interior meja, rak penyimpanan unik dan tempat tidur.

Nah, Anda mungkin tertarik untuk mengaplikasikan struktur ini di rumah? Keputusan ini sepenuhnya ada di tangan Anda, tapi pastikan penggunaan struktur kantilever ini dilakukan dengan benar. Untuk membantu Anda, berikut ini adalah beberapa tips merancang beton kantilever pada rumah modern:

  1. Pahami Karakter Lahan dan Jenis Tanah di Hunian

kantilever

Untuk membangun rumah, standarnya Anda harus memahami karakter lahan dan jenis tanah yang akan digunakan. Pemahaman ini harus memiliki porsi ekstra saat Anda memutuskan untuk menggunakan struktur kantilver.

Apalagi jika struktur kantilever yang akan dibuat berada di area luar bangunan misalkan carport dan kanopi. Anda harus mempertimbangkan beban tambahan yang harus diterima oleh sisi yang akan menyangga bangunan berstruktur kantilever tadi.

Jika karakter tanah tidak kuat, maka bangunan bisa saja ambruk saat dalam proses pembangunan atau saat Anda dan keluarga sudah menempatinya. Jangan sampai, hanya karena keinginan untuk menggunakan kantilever lalu Anda harus membahayakan diri dan keluarga ya.

  1. Pilih Material Bangunan Khusus yang Akan Digunakan

Mengingat struktur kantilever akan membuat bangunan terlihat melayang, maka material yang dipilih harus ringan, kokoh dan berkualitas. Pemilihan material yang ringan ini bisa membantu mengurangi beban yang harus ditahan oleh sisi penyangga. Kemudian, material yang kokoh akan membuat bangunan terlihat lebih solid meskipun secara visual terlihat melayang. Ini akan memberikan rasa aman bagi orang yang berada di atasnya.

Misalkan untuk membuat tangga melayang, Anda bisa memilih material kaca, kayu dan bilah baja tipis untuk bagian anak tangganya. Sedangkan bagian rangka tangga bisa dipilih dengan menggunakan baja ataupun beton bertulang. Pilihan untuk struktur kantilever ini memang terbilang lebih terbatas.

  1. Gunakan Tenaga Ahli

Rancangan desain kantilever tidak boleh dibuat dengan asal karena semuanya perlu diperhitungkan dengan sangat akurat. Perhitungan yang tidak tepat bisa berpotensi pada ambruknya bangunan. Karena itu, melakukan perhitungan sendiri bukanlah pilihan yang baik.

Anda harus rela mengeluarkan biaya ekstra untuk menyewa tenaga ahli. Pada dasarnya, biaya mahal yang Anda keluarkan akan terbayar saat rumah modern dengan desain kantilever sudah selesai dibuat dan aman untuk ditinggali.

  1. Siapkan Dana Ekstra

Meskipun pada dasarnya struktur kantilever bisa memangkas anggaran menjadi lebih murah karena hanya memanfaatkan satu sisi penyangga saja. Namun, ketika memutuskan untuk menggunakan struktur kantilever, maka sudah bisa dipastikan Anda harus menyediakan biaya ekstra lain. Menyewa tenaga ahli dan membeli material khusus sudah memunculkan pos biaya lebih besar dalam anggaran Anda.

Semoga tips di atas bermanfaat untuk Anda semua ya..

Pentingnya Saluran Drainase di Kawasan Perumahan

saluran drainase perumahan

Berkenaan dengan pembangunan untuk kawasan perumahan pihak kontraktor hendaknya tidak melupakan keberadaan saluran drainase. Terlupanya perencanaan atas cetak biru item ini bisa berakibat sangat fatal. Apalagi jika kondisi dari kontur tanah tidak begitu bagus. 

Pengertian Saluran Drainase

Drainase seringkali disebut-sebut saat berkenaan dengan sebuah pembangunan di perumahan. Lalu apa itu drainase? Secara pengertian saluran drainase merupakan prasarana jalan yang berfungsi mengalirkan kelebihan air. 

Jumlah air yang berlebih akan dialirkan menuju sungai, laut, atau bisa juga waduk. Jenis prasarana ini wajib dibuat dan dijaga oleh masyarakat karena manfaatnya yang sangat krusial. Jika saluran ini tidak lancar bisa dipastikan banyak orang terimbas karenanya. 

Fungsi Saluran Drainase

Banyak sekali ditemui berita yang mengabarkan bahwa perumahan tenggelam karena banjir. Jika ditelaah ini diakibatkan oleh sistem drainase yang dipergunakan dengan maksimal. 

Padahal fungsi saluran drainase sangatlah krusial. Berikut disajikan fungsi-fungsi yang melekat pada saluran drainase di perumahan:

Mengalirkan Curah Air Hujan yang Berlebih

Indonesia sebagai negara tropis memiliki curah hujan yang intensitasnya lumayan tinggi. Hal ini berpengaruh pada jumlah air yang jatuh ke tanah. Perumahan yang tidak memiliki saluran drainase sudah bisa dipastikan akan banyak menemui genangan-genangan air di jalanan. Akibat yang paling buruk adalah banjir yang mulai mengenai kawasan perumahan tersebut bila curah hujan lebih tinggi dari biasanya.

Melindungi Aspal

Tidak jarang ditemui kawasan perumahan yang menggunakan aspal sebagai material pilihan untuk membuat jalan. Material ini dipilih karena kenyamanan saat berkendara yang diberikan oleh aspal. 

Sayangnya jenis material ini sangat rentan terhadap air terutama genangan. Jika genangan tersebut bertahan cukup lama maka umur pakai dari aspal itu tidak akan panjang. 

Untuk itulah saluran drainase harus dibuat dengan teliti. Mengalirkan kelebihan air menuju sungai atau laut bisa memaksimalkan umur dari jalan aspal. Tentu saja ini akan sangat berguna agar tingkat penjualan atas harga perumahan semakin meningkat. Selain itu penghuni dari perumahan juga merasa nyaman untuk bertempat tinggal pada wilayah tersebut.

Mengendalikan Erosi Tanah

Erosi dapat terjadi dimana saja dan tidak terkecuali pada wilayah perumahan. Tanah tersebut tergerus karena ada debit air yang sangat banyak mengalir. Aliran tersebut akhirnya tidak hanya membawa air saja tapi juga tanah. 

Tanpa ada drainase pada kawasan perumahan resiko dari erosi akan semakin tinggi. Berbanding terbalik jika kawasan perumahan dibuatkan saluran drainase, maka air akan mengalir pada area yang telah disediakan. Resiko dari erosi akan menurun sehingga kestabilan bangunan akan meningkat.

Dipergunakan untuk Mengatur Air Muka Tanah

Merupakan rahasia umum bahwa ketika air menggenangi suatu wilayah akan menyebabkan tanah menjadi lembek. Hal ini akan membuat kesulitan tersendiri untuk para developer perumahan. Perumahan yang dijual akan kehilangan daya tariknya sehingga penjualan tidak bisa dilakukan secara maksimal.

Pada saat inilah drainase diperlukan. Bentuk saluran drainase yang dipergunakan disesuaikan juga dengan kebutuhan. Ini dikarenakan air tanah yang rendah akan menyebabkan rusaknya bangunan karena air dapat meresap di tembok bangunan.

Saluran drainase adalah salah satu item dalam perumahan yang harus diperhatikan ketika mulai melakukan pembuatan kawasan perumahan. Kesalahan dalam pembuatan saluran drainase dapat menyebabkan kawasan perumahan tersebut dapat terendam oleh air. Bentuk drainase juga perlu disesuaikan dengan kebutuhan agar manfaatnya bisa dirasakan secara maksimal.

Penyebab Lantai Keramik Terangkat (Menggelembung)

Pernahkah Anda suatu hari tiba-tiba melihat lantai di rumah Anda menggelembung? Apa kira-kira penyebabnya?

 

Lantai menggelembung adalah masalah yang tidak Anda inginkan. Selain merusak estetika, lantai keramik yang terangkat juga berpotensi bahaya. Sebab keramik yang terangkat akan ada kemungkinan pecah. Bila pecah tentu berbahaya bagi Anda dan keluarga.

Agar Anda bisa mencegah lebih awal, maka Anda perlu mengetahui apa saja penyebab lantai keramik terangkat.

Berikut penjelasannya:

 

Penyebab Lantai Keramik Terangkat

Ada beberapa penyebab umum yang membuat lantai keramik menggelembung dan terangkat. Diantaranya:

 

  1. Air

Air yang merembes ke dalam keramik akan menyebabkan memasuki bagian bawah ubin keramik. Hal ini sering terjadi apabila lantai rumah Anda sering terendam banjir.

Air akhirnya mengembang di bawah keramik. Jika terus mengembang, keramik tersebut akhirnya terangkat karena bertabrakan antara satu bagian dengan bagian lain.

Selain itu bisa juga disebabkan semen sambungan antar keramik yang sudah tipis. Jika dibiarkan maka perlahan air akan masuk ke lapisan keramik.

 

  1. Turunnya Permukaan Tanah

Karena keramik menempel langsung dengan lantai maka faktor permukaan tanah menjadi sangat penting. Apabila struktur tanah tidak stabil, maka dapat mengancam kestabilan lantai di atasnya.

Tanah tidak stabil bisa disebabkan oleh berbagai hal. Mulai dari kelembaban tanah, jenis tanah yang menyerap air ketika musim hujan namun menyusut ketika kemarau, sampai dengan pernah terjadinya goncangan. Misalnya saja pernah terjadi gempa bumi di area properti Anda berdiri.

 

  1. Beban yang Terlalu Berat

Lantai keramik jika diberi beban yang terlalu berat bisa menjadi retak dan terangkat. Misalnya Anda meletakkan benda-benda berukuran besar dan berat. Mulai dari lemari, genset, kotak perkakas yang berisi besi dan sebagainya.

Apabila Anda ingin menaruh benda berat pastikan struktur keramik di bawahnya kuat. Hal ini bisa dicegah dengan pemasangan yang baik dan kuat sejak awal keramik diaplikasikan.

 

  1. Sering Terpapar Getaran

Pernahkah Anda berada di dalam rumah lalu ketika truk lewat di depan rumah kemudian getarannya terasa sampai ke dalam? Jika ya, maka sebaiknya Anda memperhatikan lantai keramik Anda.

Sebab getaran yang sering timbul akan mempengaruhi kekuatan dan struktur keramik. Hal ini terjadi terutama jika rumah Anda terletak di dekat jalan raya, rel kereta api atau dekat dengan kawasan industri.

Terlebih lagi jika jalan raya di dekat properti Anda sering dilewati truk-truk, bus dan kendaraan lain yang berukuran masif.

  1. Cuaca Berubah-Ubah

Keramik yang terpapar perubahan cuaca dari dingin ke panas secara mendadak menjadi rawan terangkat. Terutama jika Anda mengaplikasikan keramik untuk lantai di luar rumah seperti teras, garasi, dan lain sebagainya.

Untuk mencegahnya Anda hanya perlu memilih keramik dengan kualitas baik. Niscaya perubahan cuaca tidak akan mempengaruhi kualitas lantai Anda.

  1. Pemasangan yang Buruk

Pemasangan lantai keramik adalah bagian paling vital. Jika pemasangan berlangsung tidak baik maka resiko lantai pecah dan terangkat akan menjadi besar.

Pemasangan lantai keramik harus diperhatikan mulai dari kualitas keramik, kualitas adukan semen, dan yang terpenting adalah SDM.

Pastikan saat Anda akan memasang keramik, SDM yang Anda rekrut sudah handal dan memahami bagaimana cara pemasangan lantai keramik. Dengan kombinasi material berkualitas dan SDM yang baik maka lantai Anda akan terjamin keawetannya.

 

Itulah beberapa penyebab lantai keramik terangkat atau menggelembung. Perhatikan selalu bagian lantai di rumah Anda agar Anda dan keluarga tetap aman di dalamnya.

Untuk menjaga kualitas keramik tetap baik dan awet, pastikan Anda hanya menggunakan produk terbaik dari Aneka Bangunan.

MACAM-MACAM TRUK MOLEN DAN KEGUNAANNYA

Seiring dengan kemajuan zaman dan pesatnya perkembangan infrastruktur di Indonesia, membuat kita semakin terbiasa melihat proses pembangunan dengan segala sektor pendukungnya.

Salah satu objek pendukung dalam proses pembangunan infrastruktur yang sangat vital adalah angkutan transportasi yang membawa segala macam material yang sering kita temui di jalan.

Dari sekian banyak angkutan transportasi yang terlibat dalam proses pembangunan, salah satunya adalah Mixer Truck atau yang lebih dikenal dengan sebutan Truk Molen.

Truk molen biasa dilibatkan dalam proyek-proyek berskala besar. Tugas utama dari truk molen ini adalah sebagai pengaduk material konstruksi yaitu beton. Adapun mesin yang menjalankan pengaduk betonnya sendiri merupakan mesin full mobile atau semi mobile dengan mesin yang bergerak statis.

 

Jenis-jenis Truk Molen

Di Indonesia terdapat beberapa jenis truk molen. Setiap jenis tersebut membedakan fungsi dari truk molen itu sendiri, serta memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing.

 

Truk molen ukuran standar

Biasa disebut dengan Ready Mix Concrete. Truk molen jenis ini difokuskan  sebagai pengangkut bahan material beton cor dari Batching Plant atau pabrik beton yang kemudian dibawa ke lokasi pengecoran.

Truk molen jenis ini memiliki kubikasi yang cukup besar, dimana dalam sekali perjalanan truk molen ini mampu mengangkut bahan material sebanyak 7m3.

Mixer Truck ini memiliki fungsi khusus yaitu mampu mengubah mineral alam serta bebatuan ke ukuran yang diperlukan. Material seperti semen, beton, aspal dan juga bebatuan bergradasi merupakan hasil proses yang bisa didapatkan dengan menggunakan truk semen jenis ini.

Dengan kemampuannya yang bisa mencampur material alam tersebut, sehingga truk molen ini masuk kedalam kategori kendaraan atau alat pemroses. Truk ini memproses berbagai material seperti concrete batch plant ataupun asphalt mixing plant.

Namun kelemahan dari truk molen jenis ini adalah dengan ukurannya yang besar, maka kendaraan ini tidak mampu masuk atau melewati jalur yang sempit.

 

Truk molen ukuran mini

Sesuai namanya jenis kendaraan ini memiliki dimensi dan daya angkut yang lebih kecil dibandingkan truk molen ukuran standar. Truk jenis ini hanya memiliki daya angkut sebesar 3m3 dalam sekali perjalanan.

Namun hal yang dianggap salah satu kekurangan dari truk molen mini itu justru menjadi kelebihan dari kendaraan ini. Dimana dengan ukuran yang tidak terlalu besar otomatis truk molen ini mampu bergerak lebih fleksibel dan memiliki daya jelajah yang tinggi.

Ia mampu melewati jalanan dengan kondisi yang sempit serta tidak masalah saat menempuh jalur menanjak maupun kondisi jalan yang rusak.

Kelebihan lain dari truk molen mini ini adalah kecepatan pemutarannya yang mencapai 8 sampai 12 putaran per menit. Sehingga mampu mencegah beton cor mengeras diperjalanan.

 

Cara Kerja Truk Molen

Tahap awal cara kerja dari truk molen adalah dengan cara memasukkan bahan material kering terlebih dahulu ke dalam tangki molen. Kemudian para pekerja akan mengisi tangki molen tersebut dengan air.

Setelah kedua bahan masuk maka selanjutnya proses pencampuran bisa dilakukan. Di dalam tangki molen tersebut terdapat pisau ulir besar yang diletakan memanjang pada titik poros tangki. Fungsi pisau tersebut adalah membelah “adonan” material agar tercampur sempurna.

 

Agar pencampuran bahan material tetap merata dan stabil tingkat kekentalannya, maka diperlukan proses agitasi yaitu berputarnya tangki molen secara statis.

Maksudnya adalah tangki molen akan berputar sebanyak 8 sampai 12 kali per menit selama perjalanan menuju lokasi pengecoran. Jarak waktu maksimal dari truk molen adalah tidak boleh lebih dari 2 jam perjalanan.

Jika lebih dari waktu tersebut dikhawatirkan campuran beton akan mengeras meskipun tangki molen tetap berputar.

***

Penggunaan truk molen dalam suatu proyek memang sangat membantu, baik itu dari sisi efisiensi waktu dan tenaga, namun dalam pengerjaannya banyak sekali tahap-tahap yang harus diperhitungkan agar proses pengecoran mampu sesuai target karena jika meleset maka bukan tidak mungkin hal ini justru membuat kerugian yang sangat besar.