Cara Memperbaiki Beton yang Rusak

Menggunakan beton sebagai bahan lantai atau bangunan adalah hal yang umum karena beton dianggap lebih kuat dibanding bahan dasar lain seperti kayu dan tanah. Meski begitu, bahan kuat sekalipun nyatanya seringkali mengalami kerusakan. Kerusakan ini bisa saja diakibatkan karena beban yang terlalu berat, pemasangan yang tidak maksimal dan lain sebagainya. Untuk itulah kali ini kita akan membahas cara memperbaiki lantai beton yang rusak. Sebelum itu ada baiknya kita mengetahui jenis-jenis kerusakan yang umumnya terjadi pada lantai beton.

Jenis Kerusakan Pada Lantai Beton

Beberapa jenis kerusakan yang terjadi pada lantai beton adalah pertama, retak yang terjadi pada bagian atas lantai. Kedua, Honeycom atau lubang yang ukurannya cukup besar yang disebabkan karena jarak antara tulangan terlalu dekat, tidak maksimal dalam pencampuran bahan, pengaplikasian yang tidak tepat dan lain sebagainya. Ketiga, pengeroposan dan keempat adalah pengelembungan pada permukaan beton.

Penyebab Kerusakan Pada Lantai beton

Kerusakan lantai beton bisa disebabkan leh berbagai faktor, baik itu karena faktor lingkungan, kualitas bahan dasar sampai faktor manusia yang membuat beton tersebut. Berikut ini adalah beberapa penyebab kerusakan yang umumnya terjadi:

  1. Sifat Beton

Pada dasarnya beton terdiri dari berbagai material seperti pasir, kerikil, semen air serta batu tulangan. Pada saat seluruh material ini disatukan jadi satu, maka bahan akan mengalami pengurangan volume. Hal ini disebabkan oleh air yang berada dalam campuran beton mengalami penguapan. Sehingga bila aplikasi beton benar ketika mengalami penyusutan dan tidak diberi beban hingga mengering, maka keretakan dan kerusakan lainnya bisa diminimalisir. Bahkan tidak akan pernah terjadi.

  1. Bahan

Bahan bisa jadi penentu dari kualitas sebuah lanyai beton. Bahan yang kurang baik bisa saja menimbulkan lubang dan retakan. Contohnya pasir yang digunakan kurang halus atau kurang bersih yang akhirnya membuat pasir tidak tercampur secara sempurna dengan material lain. Akibatnya keretakan tidak bisa dihindari.

  1. Suhu

Suhu disini artinya adalah suhu material beton yang secara terus menerus mengalami peningkatan seiring beton mengeras. Apabila suhu beton terlalu tinggi, maka retakanpun akan lebih sering terjadi.

  1. Pembuatan

Proses pembuatan adalah proses yang tentunya harus sangat diperhatikan. Alasannya karena dampaknya akan sangat berarti untuk hasilnya. Banyak sekali proses pembuatan beton yang kurang baik. Sebagai contoh, pada saat proses pengerasan dan penguapan air tidak terlalu banyak. Terlalu banyak penguapan air bisa saja membuat lantai beton jadi lebih mudah retak.

Metode Perbaikan Lantai Beton

Cara perbaikan sendiri tergantung pada jenis  kerusakannya. Dibawah ini adalah beberapa metode perbaikan lantai berbahan beton:

  1. Metode Honeycomb

Cara ini dilakukan untuk memperbaiki kerusakan pada ketebalan selimut beton. Perbaikan lantai beton dengan metode yang satu ini cukup sederhana yaitu dengan melakukan hacking. Hacking ini dilakukan dengan cara menghilangkan bagian beton yang keropos sampai menemukan titik beton yang padat lalu diberikan floor hardener atau penguat lapisan beton dan terakhir untuk proses finishingnya melakukan curing.

  1. Metode Peching or Sealing

Metode ini adalah metode perbaikan lantai beton yang mengalami kerusakan ringan seperti retak kecil sampai retak sedang atau yang mengalami keropos tanpa tampak tulang beton. Cara yang dilakukan cukup sederhana dan mudah, hanya dengan membersihkan bagian retakan setelah itu disiram air dan ditambal sampai permukaanya sama dengan bagian lantai yang lainnya.

  1. Metode Pressure Grounting atau Penyuntikkan

Metode yang satu ini juga merupakan metode perbaikan lantai beton yang mengalami keretakan ringan dan keropos dengan tulangan beton yang terlihat. Cara dari metode ini adalah dengan menyuntikan material pada bagian yang mengalami keretakan.

  1. Metode Trimming and Patching

Metode perbaikan ini dilakukan untuk lantai beton yang menggelembung dan tidak rata. Caranya adalah dengan melakukan hacking sebelumnya pada permukaan beton yang mengalami penggelembungan. Jika sudah, ratakan dan tambal lalu lakukanlah sering untuk proses finishingnya.

Semoga informasi di atas berm

 

Tips Menghitung Ukuran Kolom dan Balok yang Efektif

Kolom dan balok menjadi dua elemen penting dalam pembangunan. Sistem kolom dan balok sendiri sudah digunakan untuk konstruksi sejak zaman Mesir, Yunani dan Romawi kuno. Dalam konstruksi modern saat ini kita sudah mulai menggunakan column-beam-slab. Ini seiring dengan inovasi bahan bangunan dan teknologi yang baru. Jadi, beban akan disalurkan ke kolom melalui balok lalu turun ke bagian pondasi dan baru ke tanah pendukung yang ada di bawahnya.

Kolom dan Balok dalam Konstruksi

tips menghitung ukuran kolom dan balok

Kolom merupakan elemen struktur vertikal yang dirancang sedemikian rupa agar bisa menyalurkan beban tekan. Dari pengertian ini jelas bisa disimpulkan jika kesalahan perhitungan kolom bisa berakibat pada keruntuhan seluruh struktur bangunan.

Mayoritas kolom dibangun dengan beton, meski  ada juga yang menggunakan baja, kayu, polymer, cellular PVC, aluminium hingga fiber-reinforced. Pilihan material ini bisa disesuaikan dengan skala, biaya dan penerapan pembangunannya.

Kolom juga terdiri dari 14 jenis. Mereka diklasifikasikan berdasarkan rasio kelangsingan, bentuk, jenis pembebanan hingga pola tulangan lateralnya. Kolom beton bertulang menjadi salah satu yang populer digunakan karena memiliki kekuatan tekan dan tarik yang bagus.

Sebaliknya, balok merupakan elemen struktur horizontal yang berfungsi sebagai penopang dan pembawa beban. Balok bekerja pada sudut dan sepanjang balok. Jika dilihat, biasanya balok memiliki penampang yang lebih kecil dibandingkan dengan rentang. Ini juga berlaku pada ukuran lebar dan tingginya. Balok memiliki ukuran lebih kecil dibanding rentang sekitar 1/10 rentang balok.

Balok sendiri terdiri dari beberapa tipe seperti balok menggantung, balok pendukung,balok menerus, balok tetap dan balok kantilever. Tipe mana yang dipilih bisa disesuaikan dengan kebutuhan konstruksi itu sendiri. Kolom dan balok menjadi dua hal yang vital dalam konstruksi bangunan. Jika Anda salah dalam memilih materialnya bisa berakibat pada bangunan yang runtuh. Tentu ini bisa merugikan Anda secara finansial dan berbahaya untuk orang-orang yang beraktivitas di dalam bangunan kan?

Tips Menghitung Ukuran Kolom dan Balok

tips menghitung ukuran kolom dan balok

Perhitungan ukuran kolom dan balok ini akan sangat berpengaruh terhadap gambar denah. Dengan perhitungan ini Anda bisa memprediksi lebih awal sehingga bisa dijadikan langkah antisipasi posisi dan bentukan kolom serta balok yang mungkin berukuran besar dan mengganggu kelegaan ruang nantinya.

Mengingat pentingnya perhitungan ukuran kolom dan balok, tentunya membuat Anda tidak boleh melakukannya dengan asal. Yuk simak tipsnya berikut ini ya..

  • Gunakan Tenaga Ahli untuk Menghitung Ukuran Kolom dan Balok

Pertama-tama Anda pasti akan melihat bentangan terlebih dahulu. Setelah diketahui panjang bentangan antar kolom, maka bisa dihitung dimensi kolom. Dilanjutkan dengan menghitung dimensi balok induk dan balok anak. Baru setelahnya akan ditentukan tebal pelat lantai. Keempat hal ini saling terkait dan harus dihitung oleh tenaga ahli.

  • Siapkan Budget yang Dibutuhkan

Kenapa budget masuk dalam tips pehitungan kolom dan balok? Hal ini karena keduanya harus dihitung tenaga ahli yang pastinya butuh disewa kan? Intinya, saat Anda menyerahkan pekerjaan ini pada ahli maka Anda harus siap menyediakan budget yang dibutuhkan. Untuk anggaran ini, Anda bisa menyesuaikan dengan kebutuhan. Pilih saja tenaga ahli yang memiliki tarif sesuai dengan kantong.

  • Pilih Jenis dan Tipe Sesuai dengan Kebutuhan

Jenis dan tipe balok juga mempengaruhi perhitungan karena setiap tipe dan jenis memiliki fungsi dan ciri tersendiri. Anda bisa memahami jenis dan tipe balok serta kolom secara otodidak. Atau Anda juga bisa berkonsultasi dengan ahlinya.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda ya..

Pengertian dan Manfaat Roster Beton

manfaat roster beton

Meskipun bukan merupakan elemen baru dari dunia bangunan, namun ada saja orang yang belum mengenal roster beton. Berikut akan dijelaskan apa itu roster beton dan manfaat roster beton dalam dunia desain bangunan?

Saat ini roster beton tengah menjadi tren.  Karena roster merupakan salah satu elemen dari bangunan yang terbilang modern dan artistik. Selain dari modelnya artistik roster beton memiliki beragam bentuk dan manfaat untuk mempercantik hunian Anda.

Apa Sebenarnya Roster Beton itu?

Roster beton adalah salah satu elemen bangunan yang memiliki fungsi utama sebagai sirkulasi udara dan pencahayaan suatu ruangan pada siang hari. Ventilation block merupakan istilah yang dikenal oleh orang luar negeri untuk roster.

Kelebihan Roster Beton

Roster biasanya terbuat dari beragam material, ada yang terbuat dari beton, keramik, kayu, dan tanah liat. Material pembuatan roster beton terdiri dari pasir, kerikil, dan semem membuat roster beton lebih kuat dari roster dengan material lain.

Lebih kompleksnya material penyusun dari roster beton ini membuat roster beton lebih resisten terhadap pelapukan yang terjadi akibat perubahan cuaca. Meskipun demikian roster beton tidak disarankan digunakan untuk penahan struktur bangunan. Karena roster memiliki lubang bagian tengah yang tidak akan seimbang jika digunakan untuk menahan berat.

Manfaat Roster Beton

Seiring dengan perkembangan dalam dunia konstruksi roster kini tak lagi hanya digunakan untuk ventilasi udara dan penyekat ruangan saja. Namun roster juga sering kali digunakan untuk bagian interior dari suatu ruangan. Berikut manfaat roster beton yang bisa diaplikasikan untuk mempercantik hunian Anda.

  1. Sebagai Pagar Rumah

Sudah banyak orang yang memanfaatkan roster beton sebagai pagar rumah. Umumnya orang tidak ingin rumit dalam membuat pagar rumah. Penggunaan roster untuk pagar akan membuat pagar lebih kokoh karena bahannya yang solid.

Bentuk roster beton minimalis dengan lubang-lubang dapat memungkinkan Anda mengintip di luar rumah. Dengan begitu penampilan depan rumah Anda akan terlihat cantik dan artistik.

  1. Sebagai Filter Cahaya (Secondary Skin)

Tinggal pada daerah tropis memungkinkan untuk mendapat sinar matahari yang berlimpah. Namun melimpahnya sinar matahari terkadang terasa menyengat dan juga masuk melalui bukaan jendela. Penggunaan roster beton sebagai secondary skin bisa menjadi solusi.

Secondary skin merupakan penyaring sinar matahari sehingga sinar matahari tidak sepenuhnya masuk ke dalam rumah. Bentuk roster beton yang berlubang memungkinkan udara tetap masuk, sehingga rumah akan terasa sejuk.

  1. Furniture Rumah dan Dekorasi Taman

Penggunaan roster beton untuk furniture rumah terbilang cukup baru dalam dunia desain interior. Meskipun demikian saat ini banyak orang yang mengaplikasikan roster beton sebagai furniture rumah mereka.

Dengan berbagai modifikasi dan juga rencana yang matang roster beton dapat berubah menjadi aneka furnitur menarik. Biasanya furniture tersebut berupa kursi taman. Roster beton kotak dan berlubang memungkinkannya untuk dijadikan pot yang menarik.

  1. Membuat Fasad Bangunan

Penggunaan roster beton untuk fasad bangunan akan membuat hunian Anda terlihat lebih elegan. Variasi dari pola roster yang beragam akan menciptakan bangunan dengan nuansa yang berbeda. Cara pemasangan yang tidak rumit memungkinkan Anda berkreasi dengan berbagai pola.

  1. Sebagai Dinding Utama Rumah

Penggunaan roster beton sebagai dinding utama rumah membuat hunian Anda lebih hemat akan kebutuhan jendela. Bentuk roster beton yang artistik membuat rumah Anda akan tampak lebih elegan dan menyenangkan untuk dilihat.

Manfaat rosten beton diatas akan membuat terwujudnya hunian yang cantik, elegan, sejuk, serta nyaman. Tertarik mengaplikasikan roster beton untuk rumah Anda. Jangan khawatir saat ini harga roster beton cukup terjangkau  dengan beragam pilihan pola.

Berapa biaya membangun garasi?

Garasi adalah unsur yang sangat penting bagi Anda pemilik kendaraan. Sebab Anda tentu tidak ingin dimarahi pengguna jalan atau tetangga hanya gara-gara mobil Anda menghalangi jalan bukan? Bahkan di beberapa daerah sudah ada ketentuan agar sebelum memiliki mobil harus menyiapkan garasinya lebih dulu.

 

Hal yang Harus Dipersiapkan Saat Membuat Garasi

Ada beberapa hal yang perlu Anda siapkan dan perhitungkan sebelum membuat garasi mobil. Diantaranya:

 

  1. Ukuran Kendaraan Anda

Sebelum membuat garasi, Anda harus terlebih dahulu memperkirakan berapa besar ukuran kendaraan dibandingkan dengan ketersediaan lahan di rumah Anda.

Sebagai gambaran dasar, berikut adalah ukuran garasi yang perlu Anda siapkan untuk kendaraan roda empat yang umumnya ada di Indonesia:

  • Mobil LCGC kecil/city car/small MPV: 5,3 m x 2,7 m
  • Mobil family car: 5,5 m x 2,7 m
  • Mobil small SUV: 5,5 m x 2, 8 m
  • Mobil SUV: 5,6 m x 2,8 m

Ukuran di atas hanyalah perkiraan saja. Anda tetap harus memperhitungkan kondisi di lokasi Anda.

 

  1. Persiapkan Lantai Garasi

Lantai garasi juga harus dipertimbangkan. Karena jika pemilihan bahan kurang tepat dapat mengganggu mobilitas Anda saat memasukkan dan mengeluarkan kendaraan.

Jika Anda ingin menggunakan bahan batu koral misalnya, Anda harus mempersiapkan biaya untuk bahan sekitar 300 ribu sampai satu juta rupiah. Biaya dapat berubah tergantung pada desain, motif dan luas garasi Anda.

Jika Anda hanya ingin melapisi dengan semen saja, biaya bisa berkisar mulai dari Rp400 ribu/m persegi. Bila menggunakan semen cor biayanya mulai dari Rp650.000/m persegi.

Selain itu Anda juga dapat memilih bahan dari batu alam, paving block atau grass block. Untuk biaya per meter perseginya dapat Anda konsultasikan dengan penyedia material di tempat Anda.

 

  1. Pilih Kanopi

Garasi tanpa kanopi sebetulnya sudah cukup. Akan tetapi demi menjaga kualitas cat dan material kendaraan ada baiknya Anda menggunakan kanopi. Kanopi berfungsi untuk melindungi panas dan hujan. Juga dapat menjaga kebersihan kendaraan Anda.

Ada beberapa pilihan kanopi. Mulai dari bahan spandek, polikarbonat, sampai dengan atap permanen.

Kanopi polikarbonat memiliki kisaran biaya mulai dari 500 ribu rupiah per meternya.

Sedangkan kanopi dari bahan spandek berkisaran 900 ribu rupiah per meter. Namun jika Anda ingin membuat atap permanen dengan cor, bisa berkisar mulai dari Rp 1,8 juta untuk harga per meter.

 

  1. Biaya SDM

Komponen biaya penting lainnya adalah biaya pekerja. Tidak mungkin Anda mengerjakan garasi sendirian bukan?

Untuk setiap daerah bisa saja terdapat perbedaan. Namun jika mengacu pada tarif di daerah Jabodetabek, biasanya jasa pekerja adalah Rp 150 ribu rupiah per hari.

Namun ada beberapa komponen lain yang perlu Anda perhatikan. Misalnya apakah biaya tersebut sudah termasuk biaya makan atau tidak. Jika belum, maka bisa Anda tambahkan Rp30.000 atau Rp50.000 per harinya.

Jika memungkinkan lebih baik Anda membayar biaya lebih mahal namun dengan hasil yang memuaskan. Pastikan jasa pekerja yang Anda sewa sudah teruji dan terbukti reputasinya. Hal ini demi menghemat material dan waktu kerja.

 

Garasi adalah bagian utama yang harus tersedia bagi Anda pemilik kendaraan roda empat. Sebelum membangun garasi pastikan Anda sudah memperhitungkan dimensi kendaraan dengan lahan, material dan model garasi yang ingin dipasang serta biaya pekerja.

Dengan adanya garasi, mobil Anda akan aman dan tentunya lebih terlindungi dari cuaca, kotoran dan tidak menghalangi akses jalan di depan rumah Anda.

CARA PEMASANGAN MEMBRAN BAKAR

Membran bakar merupakan metode waterproofing menggunakan bahan material berbentuk lembaran. Lembaran ini terbuat dari bahan modified bitumen. Serta diperkuat dengan serat tulang dari non-woven polyester.

Waterproofing jenis ini umum digunakan pada bagian teras, balkon, retaining wall, roof deck, kolam renang hingga kamar mandi.

Ada alasan mengapa membran bakar menjadi salah satu metode yang paling banyak digunakan dalam aplikasi waterproofing. Selain dianggap sebagai metode terbaik dalam mencegah kebocoran ternyata berdasarkan teori, pemasangan membran bakar bisa dikatakan cukup mudah dan sederhana.

Meskipun dalam prakteknya tetap saja ada beberapa hal yang perlu sangat diperhatikan. Agar hasil pemasangannya bisa sempurna dan tidak menyulitkan di kemudian hari jika ternyata ada kebocoran.

Dalam pelaksanaannya pekerjaan waterproofing, kita perlu menyiapkan beberapa alat bantu. Seperti sikat, sapu dan kape. Sedangkan bahan dan proses yang perlu disiapkan dalam pemasangan waterproofing membran ini antara lain,

–       Bahan primer coating

Merupakan bahan lapisan awal dalam proses tahap pemasangan.

–       Waterproofing membrane bakar

Adalah material utama yang digunakan untuk menahan kebocoran.

–       Screed beton

Lapisan pada permukaan beton atau plester sebagai pedoman yang ingin dibuat pada area tertentu.

–       Acian halus

Tahap penutupan dinding yang sudah di plester, dimana fungsinya adalah untuk menutup pori – pori yang terdapat pada dinding yang baru diplester agar terlihat lebih rapat dan halus.

–       Kawat ayam

Mempunyai nama lain welded wire mesh atau welded mesh adalah kawat yang terbuat dari bahan stainless steel dan memiliki celah heksagonal.

–       Alat – alat lain sesuai kebutuhan kerja dan kondisi dilapangan.

 

Setelah semua bahan dan alat sudah dipersiapkan, kemudian tahapan cara pemasangan membran bakar adalah sebagai berikut,

  1. Bersihkan permukaan area struktur, area yang akan di waterproofing harus dipastikan benar – benar bersih dari butiran pasir dan debu karena dapat merusak kualitas membran. Pastikan proses ini dilakukan dengan benar dan teliti agar mempermudah dalam proses dan tahap lanjutannya.
  2. Lapisi permukaan dari area struktur dengan primer coating secara merata dan oleskan juga dinding yang terdapat pada area rencana setinggi 20 cm.
  3. Periksa kembali lapisan primer coating dengan seksama untuk memastikan bahwa tahapan ini telah dilakukan dengan teliti dan tidak ada yang terlewat.
  4. Pasang material membran bakar diatas seluruh permukaan beton dan pastikan kembali membran terpasang sempurna dan tidak ada bagian yang tidak merekat.
  5. Lakukan tes awal dengan cara membuat genangan air dan biarkan selama minimal 1×24 jam.
  6. Jika ketinggian air tidak berkurang, maka proses waterproofing dianggap berhasil, namun jika ternyata ketinggian air berkurang maka harus dicari letak titik kebocoran pada area struktur dan segera lakukan perbaikan.
  7. Tahapan terakhir adalah proses screed penutup waterproofing, untuk pengerjaan toilet langsung bisa ditutup oleh screed dengan ketebalan 2 – 5 cm, sedangkan untuk jenis pengerjaan saluran air sebaiknya dilapisi dahulu dengan kawat ayam kemudian baru lakukan proses screed dengan ketebalan 2 – 3 cm yang dilanjutkan proses finishing dengan menggunakan lapisan acian.

Adapun beberapa catatan yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil yang baik adalah:

–       Setiap sambungan membran bakar diberikan overlap dengan lebar kurang lebih 10 cm.

 

–       Untuk sparing pipa sebaiknya dilakukan pengecoran dengan non shrink grout agar posisi pipa lebih kuat dan tidak bergeser.

 

–       Berikan corner rounded / fillet / chamfer pada setiap sudut, tujuannya adalah agar material tidak tertekuk dan patah juga untuk menghindari ada rongga yang tidak terjangkau pada sudut yang sempit.

Ayo Manfaatkan Barang Bekas Menjadi Dekorasi Taman Cantik

Apakah Anda bingung melihat banyak benda rongsokan yang tidak terpakai di rumah? Mengapa tidak manfaatkan barang bekas menjadi dekorasi taman saja? Niscaya rumah Anda akan terlihat semakin cantik!

Berbagai barang bekas seperti keranjang buah, botol, toples usang, kardus, sampai ban bekas dapat menjadi sampah di rumah Anda. Akan tetapi jika diperhatikan kembali, berbagai benda tersebut masih bisa didaur ulang menjadi sesuatu berharga lho! Salah satunya dijadikan hiasan dekorasi untuk mempercantik taman.

Yuk simak beberapa ide dalam memanfaatkan barang bekas menjadi dekorasi taman berikut:

 

Ban Bekas

Ketika Anda mengganti ban kendaraan roda empat yang Anda miliki seringkali Anda bawa pulang ban bekas lalu bingung harus diapakan. Mau dibuang rasanya sayang, tapi jika disimpan hanya mempersempit ruang gerak saja.

Jika itu yang Anda alami, manfaatkan saja ban bekas itu menjadi tempat duduk. Kombinasikan roda kendaraan tersebut dengan kayu lalu cat dengan warna favorit Anda. Ketika sudah jadi, ban bekas ini akan menjadi ornamen unik di taman Anda!

Botol Bekas Menjadi Dekorasi Taman Cantik

Botol bekas air mineral termasuk ke dalam salah satu benda yang sulit terurai di dalam tanah. Karena itu alangkah bijaknya selain mengganti wadah air menggunakan kemasan reusable Anda juga mengubah botol bekas menjadi sesuatu yang bernilai.

Cara termudah adalah dengan mengubahnya menjadi pot bunga. Anda cukup potong pada salah satu sisinya, kemudian masukkan tanah, lalu tanam aneka bunga kesukaan Anda. Nantinya Anda dapat menggantungkannya pada dinding sebagai taman vertikal atau digantungkan di bagian luar rumah bagaikan tirai.

Memanfaatkan Limbah Kaleng Menjadi Dekorasi Taman Cantik

Selain botol bekas biasanya benda yang seringkali ada di rumah namun tak terpakai lagi adalah kaleng bekas. Kaleng yang tidak terpakai lagi itu dapat menjadi limbah yang tak sedap dipandang jika dibiarkan begitu saja. Solusi termudah memang dengan cara membuangnya, akan tetapi rasanya sangat sayang jika diperlakukan seperti itu.

Manfaatkanlah kaleng-kaleng bekas dari berbagai ukuran menjadi pot atau media menanam tumbuhan Anda. Mirip seperti pemanfaatan botol bekas, kaleng yang tak terpakai juga sangat pas dijadikan ornamen taman vertikal.

Toples Transparan Bekas Menjadi Wadah Lampu

Belakangan ini dekorasi rustic semakin populer. Biasanya pada gaya dekorasi ini menggunakan ornamen lampu gantung di dalam wadah toples transparan. Mengapa tidak gunakan unsur yang sama untuk mempercantik taman Anda?

Manfaatkanlah toples bekas yang biasanya tidak terpakai setelah hari raya menjadi hiasan lampu cantik dan elegan. Hiasan ini sangat cocok dipasang pada area taman atau teras rumah Anda. Agar nuansanya semakin vintage gunakan lampu dengan warna kuning sehingga menambah estetika sekaligus pencahayaan unik di halaman Anda.

Sepatu Boot Usang Menjadi Pot Bunga

Bagi Anda yang senang berkebun biasanya memiliki koleksi sepatu bot. Akan tetapi seiring berjalannya waktu semakin banyak boots yang tak terpakai dan diletakkan begitu saja di gudang. Agar tidak menjadi sarang laba-laba dan debu saja, mengapa tidak mengubahnya menjadi hiasan di taman?

Anda dapat menyulap sepatu boot usang yang sudah tak terpakai lagi menjadi pot bunga. Bentuknya yang memiliki tinggi mata kaki yang panjang sangat ideal untuk menanam tumbuhan karena memberikan ruang yang luas untuk akar dapat tumbuh. Supaya lebih estetik Anda bisa mengecat ulang boots Anda dengan aneka warna-warni lucu dan menarik.

Apakah Anda sudah memiliki ide untuk memanfaatkan barang bekas di rumah Anda? Gunakan daya kreativitas Anda untuk menggunakan limbah tak terpakai menjadi dekorasi taman cantik di rumah Anda!

Hal yang Wajib Diperhatikan Saat Membangun Dak Beton

Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan saat akan membangun dak beton. Bagian ini secara umum adalah pembatas di antara lantai yang satu dengan lantai yang lainnya. Dak memang dapat dibuat dari berbagai jenis bahan, tapi patut diakui bahan dari beton adalah salah satu yang paling kuat.

Misalnya Anda memiliki rumah dua lantai, artinya ada dak beton antara lantai satu dan dua. Ketika Anda menginjak lantai dua sama artinya Anda berpijak pada dak beton. Karena itulah sangat penting untuk membangun dak yang kuat agar aman dalam jangka panjang.

 

Perhatikan Hal Ini Saat Membangun Dak Beton

Karena bagian dak beton harus memiliki struktur kuat dan dibangun dengan aman, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.

1. Menghitung Dimensi

Hal pertama yang perlu dilakukan sebelum membangun dak beton adalah menghitung seberapa besar dimensi yang ada. Dengan begitu Anda dapat memperkirakan berapa banyak besi tulangan yang diperlukan sesuai dengan ukuran ruangan.

Jika Anda tidak menghitung terlebih dahulu maka ada kemungkinan terjadi penggunaan besi lebih banyak dari seharusnya. Apabila ini terjadi maka beresiko memberikan tambahan bobot pada struktur. Selain itu biaya yang harus Anda keluarkan juga menjadi bertambah besar.

2. Membuat Adonan Dak Beton

Begitu Anda menemukan berapa luas dimensi yang akan dibangun maka langkah selanjutnya yaitu membuat adonan dak. Ada dua jenis pengerjaan yang umum dilakukan yaitu struktural dan non struktural.

Apabila struktural, maka campurkan pasir dan kerikil dengan perbandingan tidak lebih dari 8:1. Sementara itu jika pekerjaan yang dilakukan adalah non-struktural maka campurkan semen, pasir, dan batu split menggunakan perbandingan 1:2:3. Tambahkan juga bahan pengeras beton apabila diperlukan sesuai takaran.

 

3. Perhatikan Rasio Penggunaan Air

Selain berbagai bahan campuran tadi, ada unsur lain yang tak kalah penting yaitu air. Rasio air terhadap semen ini memegang peranan penting. Terapkan takaran dengan persentase 10-20% yang dihitung berdasarkan massa semen.

Apabila jumlah air yang ditambahkan terlalu banyak maka dapat beresiko membuat beton retak-retak di kemudian hari. Sebab air dan campuran saling bereaksi yang jika menguap dapat membuat pori-pori pada beton.

4. Pastikan Ketebalannya Cukup

Dak beton adalah pemisah sekaligus struktur antara lantai satu dengan yang lainnya. Karena itu ketebalan memegang peranan penting. Buatlah perkiraan akan diperuntukkan sebagai apa ruangan yang akan Anda bangun. Apabila ada bobot tertentu yang harus ditopang oleh bangunan maka harus menjadi pertimbangan penting.

Pada umumnya, dak beton memiliki ketebalan sebesar 12 cm jika digunakan untuk lantai. Sementara itu apabila akan dijadikan atap, maka ketebalan rata-ratanya cukup 8 cm.

5. Perhatikan Pengadukannya

Hal penting berikutnya yang harus Anda perhatikan adalah pada saat pengadukan. Pastikan agar campuran beton terbuat dari adonan yang bersifat homogen. Mengapa homogenitas ini penting?

Jawabannya agar tidak timbul butiran yang terpisah atau segregasi di dalam adonan. Sebab apabila ini terjadi maka akan berpengaruh pada kualitas pengerjaan dak. Perhatikan juga supaya komposisi bahan adukannya tidak terlalu kental tapi juga tidak terlalu cair.

Cara mengaduk bisa dilakukan manual atau bisa juga menggunakan mesin. Apapun cara yang Anda pilih pastikan saja adonan memiliki sifat homogen.

6. Penyiraman Air

Ketika beton akan dituangkan maka sebaiknya dilakukan dengan cepat. Alasannya karena sifat beton yang mudah mengeras. Anda dapat sesekali menuangkan air ke coran beton agar perlahan menyatu seluruhnya.

Trik lain yang dapat Anda lakukan untuk mencegah agar beton tidak mengeras terlalu cepat dengan cara menaruh kain basah pada permukaannya.

Itulah beberapa tips yang wajib diperhatikan saat membangun dak beton. Mari bangun rumah, hunian, atau gedung yang kuat dengan bahan baku berkualitas dan pengerjaan yang rapi!

 

Tips Memilih Pagar Otomatis Sesuai Jenis Rumah

Salah satu jenis pagar yang semakin populer saat ini adalah pagar otomatis. Pagar ini bisa dibuka dan ditutup dengan mudah menggunakan remote control atau sensor. Akan tetapi tidak semuanya cocok untuk setiap jenis rumah.

Anda perlu mempertimbangkan beberapa hal seperti desain, material, ukuran, dan fitur pagar otomatis yang sesuai dengan karakteristik rumah Anda. Berikut beberapa tips memilih pagar otomatis sesuai jenis rumah yang bisa Anda simak.

  1. Rolling Door Elektrik

Rumah terkadang juga dijadikan tempat usaha yang membutuhkan jenis pagar otomatis ini. Atau ada pula bangunan toko yang langsung berhadapan dengan pinggir jalan, sehingga untuk menjaga keamanan perlu menggunakan pagar sekaligus pintu otomatis gulung.

Bentuknya sama seperti pagar rolling lainnya hanya saja dapat menggunakan remote untuk menggulung dan membukanya. Tidak perlu lelah membuka sendiri sehingga hemat tenaga dan waktu.

  1. Pagar Otomatis Sliding

Menggunakan sistem geser ketika membuka dan menutup. Merupakan salah satu macam pagar otomatis yang sering dipakai pada rumah modern. Terutama untuk rumah dengan jalan masuk luas dan kontur cukup miring.

Pagar ini bergerak dengan cara menggeser secara otomatis. Dapat menggunakan remote atau sensor sensor pendeteksi cahaya atau gerakan maju yang membantu untuk menghidupkan fungsi kerja mesin. Sehingga saat Anda akan masuk ke rumah, pagar ini akan buka tutup dengan sendirinya.

  1. Pagar Otomatis Model Swing

Hampir sama dengan model sliding, pagar dengan sistem swing ini juga cocok digunakan pada jenis rumah yang memiliki kontur tanah dengan kemiringan tajam. Bedanya, pada model swing, pagar akan membuka dan menutup ke depan atau belakang.

Di sisi lain karena posisi pagar ketika buka tutup akan mengarah keluar atau ke dalam, pastikan untuk memeriksa ketersediaan ruang bagi pagar untuk berayun.

  1. Pagar Otomatis Berputar

Pagar otomatis berputar adalah pagar yang bisa bergerak dengan cara berputar secara otomatis. Jenis ini biasanya digunakan untuk tempat-tempat umum seperti mall, bandara, atau museum.

Komponen bangunan ini dioperasikan dengan menggunakan sensor gerak atau remote control. Cocok digunakan untuk mengatur arus lalu lintas orang yang masuk atau keluar dari suatu area. Rumah atau bangunan yang menggunakan model ini juga bisa memberikan kesan modern dan futuristik.

  1. Pagar Lipat Otomatis

Bagi Anda yang memiliki lahan terbatas namun ingin pagar praktis dan mudah dibuka dan tutup secara otomatis, maka disarankan menggunakan pagar model lipat. Sistem kerjanya yaitu bergerak dan membuat pagar terlipat otomatis.

Sangat cocok digunakan di rumah dengan lahan terbatas atau dinding melengkung. Penggunaan pagar lipat dapat menghemat ruang sekaligus menambah estetika bangunan. Pagar lipat biasanya terbuat dari material seperti kayu, besi, baja, dan alumunium.

Kelebihan Menggunakan Pagar Otomatis

Ada berbagai kelebihan yang akan Anda rasakan jika menggunakan pagar otomatis, diantaranya:

  1. Praktis

Anda tidak perlu turun dari mobil atau menyuruh orang lain untuk membuka atau menutup pagar. Cukup menekan tombol pada remote control atau sensor gerak untuk mengoperasikan pagar.

  1. Aman

Anda bisa mengontrol siapa saja yang bisa masuk atau keluar dari rumah dengan pagar ini. Tambahkan fitur keamanan lain seperti kunci elektrik atau alarm.

  1. Hemat. Walaupun biaya pemesanan dan pemasangan lebih mahal daripada pagar manual, namun pagar ini lebih awet, tahan lama, dan tidak memerlukan perawatan yang terlalu banyak.
  2. Estetik

Terdapat berbagai jenis desain, material, dan warna yang sesuai dengan gaya rumah Anda. Pagar ini juga bisa memberikan kesan elegan dan klasik.

  1. Privasi

Anda bisa menentukan tinggi dan lebar pagar sesuai dengan kebutuhan Anda. Desain dan model yang Anda pilih dapat memberikan privasi yang lebih besar dibanding pagar konvensional.