Perbandingan Beton dan Baja

Beton dan baja bisa dibilang merupakan jenis material konstruksi yang paling populer saat ini. Hal ini karena kedua material tersebut adalah bahan atau komponen utama yang sangat penting dari sebuah bangunan. Diantara kedua material tersebut tentunya ada yang penasaran kira-kia manakah yang lebih baik. Untuk itulah kali ini kita akan membahas mengenai perbandingan beton dan baja, untuk lebih jelasnya langsung saja kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

Segi Keamanan

Beton:

Material beton adalah sebuah material yang aman apabila dikaitkan dengan bahaya api, angin dan benturan. Hal tersebut tentunya berkaitan dengan karakternya yang kaku dan berat. Dengan design yang baik, maka beton juga bisa digunakan untuk memenuhi kriteria yang diharapkan dalam keperluan untuk ketahanan terhadap gempa bumi

Baja:

Kelebihan baja adalah berkaitan dengan beban saat terjadi gempa bumi, angin dan beban-beban yang dinamis lainnya. Hal ini diperoleh dari sifat yang dimiliki oleh materialnya yang sangat daktail, dimana baja tersebut mampu untuk berdeformasi dengan besar tanpa khawatir langsung runtuh, sehingga mampu menyerap energy yang dinamis dengan sangat baik sekali.

Segi Kekuatan

Beton:

Beton memiliki kekuatan maksimalnya sekitar 100 Mpa

Baja:

Apabila dibandingkan dengan beton, baja terbilang lebih unggul. Hal ini bisa kita ambil contoh untuk baja yang berjenis BJ37, dengan fy sekitar 240 Mpa dan fu sekitar 370 Mpa. Jika kita melihat dari data tersebut, maka bisa dikatakan apabila baja ini 3 kali lebih kuat jika dibandingkan dengan beton.

Segi Harga

Beton:

Harga dari material beton umumnya relatif mahal. Hal ini karena pengerjaanya yang cukup lama sehingga membuat harga pekerja menjadi membengkak

Baja:

Baja mempunya kemudahan dalam penggunaanya. Hal tersebut dapat diartikan jika waktu yang diperlukan untuk bisa membangun bangunan dengan baja akan lebih cepat. Dengan begitu, maka kita bisa lebih menghemat banyak biaya daripada beton. Anda bisa melihat buktinya sendiri pada banyak jenis banggunan seperti gedung ataupun jembatan. Tak heran jika kemudian banyak perusahaan konstruksi yang akhirnya lebih memiliki memakai bahan material baja.

Segi Waktu Pelaksanaan

Beton:

Khusus untuk bahan material beton cast in place, jadi waktu yang digunakan dalam melaksakan konstruksi relatif lebih panjang atau lama. namun dewasa ini masih bisa ditanggani dengan adanya beton precast.

Baja:

Apabila dilihat dari waktu pengerjaannya, struktur yang dimiliki baja merupakan pilihan untuk masa depan. Dengan sistem fabric off site nya, waktu dan mutu yang dimiliki oleh baja ini terbilang dapat lebih terkendali. Hal ini karena waktu konstruksi on site nya yang dapat dikurangi, sehingga biasa konstruksi dapat ditekan.

Segi Berat Material

Beton:

Berat dari jenis beton yaitu sekitar 2.400 kg/m3

Baja

Berat jenis yang dimiliki baja adalah 7.850kg/m3

Segi Fleksibilitas Design

Beton:

Mengingat sifatnya yang lebih mudah dibentuk, maka tak heran jika banyak sekali dijumpai bangunan struktur beton dengan nilai estetis yang sangat tinggi.

Baja:

Jika dilihat dari segi fleksibilitas, material yang satu ini memang terbilang lebih sulit untk bisa dibentuk. Meski begitu baja ini memiliki keunggulan dari segi kekuatan dan finishingnya yang beraneka ragam dapat dijadikan sebagai suatu karya seni yang fenomenal. Sebagai contoh misalnya seperti menara-menara pencakar langit ataupun jembatan baja dengan rangka atau kabel terbilang merupakan sebuah karya yang menakjubkan.

Kesimpulannya, jika kita membandingkan keduanya, maka baik beton ataupun baja memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun menurut penelitian dan teknologi sekarang ini kedua jenis material ini masih terus saja mengalami perkembangan dan bahkan mungkin tidak akan pernah berhenti. Jadi bisa dikatakan apabila perkembangan dari kedua material tersebut malah baru mengalami perkembangan. Sebagai contoh misalnya perkembangan pada teknologi beton mutu tinggi, beton kedap air dan lain sebagainya. Hal ini juga berlaku untuk material baja yang terus mengalami perkembangan seperti penggunaan baja struktur mutu tinggi, kabel-kabel pratengan sampai dengan baja ringan yang saat ini mulai populer.

Jenis-Jenis Kolom Pada Bangunan

Kolom merupakan sebuah tekan vertikal yang berasal dari rangka struktur dan berfungsi untuk memikul beban dari balok. Jadi Kolom adalah suatu elemen struktur tekan yang memiliki peranan yang sangat penting dari satu bangunan. Kolom ini sendiri memiliki banyak sekali jenisnya dengan fungsinya yang berbeda-beda seperti yang akan kita bahas berikut ini:

Jenis-Jenis Kolom Pada Bangunan

Untuk jenis kolom beton yang bertulang terdapat tiga jenis diantaranya seperti berikut ini:

  • Kolom Ikat (tie column)

Kolom ini merupakan kolom yang menggunakan sengkang lateral. Kolom ikat adalah kolom beton yang ditulangi dengan memanfaatkan sebuah batang tulangan pokok memanjang yang pada jarak spasi tertentu diikat dengan menggunakan pengikat sengkang kearah lateral. Tulangan ini sendiri berperan untuk memegang tulangan pokok memanjang supaya bisa tetap kuat atau kokoh pada tempatnya.

  • Kolom Spiral (spiral column)

Kolom spiral merupakan kolong yang memanfaatkan pengikat spiral. Bentuk dari kolom spiral ini sama dengan bentuk kolom yang pertama, perbedaannya sebagai pengikat tulangan pokok memanjang adalah tulangan spiral yang dililit keliling dan berbentuk heliks menerus di sepanjang kolom. Fungsi utama dari tulangan spiral ini sendiri adalah untuk memberi kemampuan kolom dalam menyerap deformasi cukup besar sebelum runtuh, sehingga bisa mencegah akan terjadinya kehancuran dari seluruh struktur sebelum proses redistribusi momen dan tengangan bisa terwujud

  • Kolom komposit (composite column)

Struktur kolom komposit adalah komponen struktur tekan yang biasanya diperkuat pada arah memanjang dengan menggunakan gelagar baja profil atau bisa juga pipa. Dilengkapi juga dengan batang tulangan pokok yang memanjang

Untuk kolom yang ada pada bangunan sederhana biasanya terdapat dua jenis bentuk kolom seperti berikut ini:

  1. Kolom Utama

Kolom utama merupakan sebuah kolom yang berfungsi untuk menyanggah beban utama yang ada diatasnya. Untuk rumah tinggal umumnya akan lebih baik jika jarak kolom utama adalah 3.5 m, supaya dimensi balok untuk menopang lantai tidak begitu besar dan jika jarak diantara kolom tersebut dibuat lebih dari 3.5 meter, maka anda harus menghitung struktur bangunan. Sedangkan pada bangunan untuk rumah tinggal yang berlantai dua maka dimensi kolom utama yang biasanya dipakai adalah ukuran 20/20, dengan tulangan okoknya 8 d 12 mm, dan begel d 8-10 cm (maksut dari 8d 12 adalah jumlah besi beton yang berdiameter 12 mm 8 buuah, 8-10 cm maksutnya adalah begel diameter 8 dengan jarak 10 cm)

  1. Kolom Praktis

Kolom praktis adalah sebuah kolom yang berfungsi untuk membantu kolom utama dan juga sebagai sebuah pengikat dinding supaya dinding menjadi lebih stabil, jarak kolom maksumum 3,5 meter atau pada pertemuan sudut-sudut. Sedangkan untuk dimensi kolom praktis umumnya 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel d 8-20.

Letak Kolom Dalam Konstruksi

Kolom portal haruslah dibuat secara terus menerus mulai dari lantai bawah sampai dengan lantai atas, artinya letak dari kolom-kolom portal tidak boleh sampai digeser pada setiap lantainya. Hal ini karena, jika digeser akan menghilangkan sifat kekakuan yang dimiliki dari struktur rangka portal. Jadi pastikan hal tersebut harus dihindari dengan kolom portal yang tidak sama dalam tiap-tiap lapis lantainya. Pada umumnya ukuran dari kolom semakin ke atas bisa semakin kecil, namun tetap saja harus disesuaikan dengan beban bangunan yang didukungnya makin keatas juga makin kecil.

Perubahan dari sebuah dimensi kolom juga harus dilakukan pada lapis lantai, supaya pada sebuah lajur kolom bisa memiliki kekakuan yang sama. Intinya prinsip penerusan gaya yang ada pada kolom pondasi merupakan balok portal yang merangkai kolom-kolom menjadi sebuah satu kesatuan. Jadi balok akan menerima dan menanggung semua beban dari plat lantai untuk kemudian diteruskan ke kolom-kolom pendukungnya. Hubungan balon dan kolom sendiri adalah sebuah jepit-jepit yang merupakan sebuah sistem dukungan yang bisa menaham momen, gaya vertical dan gaya horizontal, pada bagian pangkal di pertemuan dengan kolom, boleh ditambah tebalnya jika anda menginginkannya.

Cara Perbaikan Kerusakan Pada Kolom Beton

Beton menjadi salah satu bahan konstruksi yang digunakan saat ini. beton mudah ditemukan diberbagai toko bangunan dengan dimensi yang lebih besar ketimbang batu bata. Bahan ini juga tahan terhadap suhu panas dan memiliki daya tekan tinggi sehingga sering dipakai untuk konstruksi berbagai bangunan mulai dari bangunan bertingkat, jembatan, bendungan hingga jalan raya.

Kolom termasuk dalam struktur utama yang membantu meneruskan berat bangunan. Kolom ini berbentuk batang tekan dari rangka struktur yang memikul beban balok. Kolom ini sering diisi atau dicor dengan beton. Apabila anda keliru mengecor beton atau dalam membangun kolom tentu akan terjadi keretakan bahkan struktur bangunan bisa rapuh dan ambruk. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan dalam perbaikan kerusakan pada kolom beton tergantung tingkat kerusakannya. Berikut beberapa solusi perbaikan yang bisa ditawarkan jika ada kerusakan pada kolom beton :

Sumber : http://pu.bantulkab.go.id

Beton Hancur

Mungkin anda salah satu kontraktor yang mengalami kerusakan kolom beton seperti beton hancur sebagian atau selimut beton terkelupas. Jika anda menemukan kolom beton mengalami hancur sebagian maka manfaatkan metode grouting. Untuk memperbaikinya anda perlu menahan beban kolom dengan penahan kayu maupun besi. Selanjutnya bersihkanpecahan beton dan pastikan tidak anda beton yang terkelupas. Lanjutkan dengan bekisting di sekitar kolom lalu cor kembali bagian yang terkelupas tersebut. Jika beton hanya terkelupas maka cukup lapisi selimut beton dengan bounding agent. Lalu berikan adukan plesteran yang terdiri dari dua komponen untuk perbaikan.

Retakan

Retakan juga sering terjadi pada kolom beton sebuah bangunan. Jika anda menemukan kasus seperti ini maka anda bisa mengecek dahulu seberapa lebar keretakan terjadi. Lakukan patching atau menambal keretakan dengan bahan dasar plolymer. Apabila anda menemukan keretakan terjadi pada bagian dalam beton maka lakukan injection atau grouting. Bongkar keretakan hingga dasar retakan lalu tuang material perbaikan struktur yang memiliki bahan dasar semen. Untuk merekatkan beton lama dengan material perbaikan bisa memakai bounding agent seperti lem.

Apabila anda memilih metode injection maka mulai dengan menutup retakan memakai epoxy. Buat lubang di sepanjang retakan dengan jarak 25 cm kemudian tutup dengan selang karet. Anda bisa memasukan bahan material epoxy melalui selang karet tersebut  dan jika material keluar dari salah satu lubang maka tutup kembali dan ulangi proses ini.

Alasan Kenapa Kolom Beton Bisa Rusak

Ada beberapa alasan kenapa kolom beton yang anda bangun mengalami kerusakan. Berikut beberapa alasannya beserta solusi perbaikan yang bisa anda lakukan :

Korosi

Kasus korosi pada beban yang didistribusikan memang sering terjadi sehingga kolom beton anda tidak sempurna. Jika terjadi korosi dalam penguatan atau redistribusi beban maka ada beberapa cara yang bisa anda lakukan. Anda bisa membongkar kolom beton tersebut dan menghapus beban dari kolom tersebut. Anda juga bisa melakukan penghapusan beton dalam bagan kolom saat kolom dibongkar.

Baja Penguat Berkarat

Kolom beton rusak bisa karena baja penguat dalam kolom tersebut berkarat.  Bisa jadi batang penguatnya mengalami korosi sehingga kehilangan kestabilannya. Apabila batang penguat mengalami korosi maka perlu dibersihkan keseluruhannya dengan sandblasting. Batang korosi tersebut juga harus diganti dengan penguat baru yang memiliki putaran penuh di kedua sisinya.

Kekuatan Beton Yang Rendah

Kekuatan beton juga bisa saja rendah sehingga tidak mampu menanggung kapasitas muat. Jika ini terjadi maka singkirkan kolom lalu ukur kolom dan bungkus kolom dengan karbon. Setelah itu pasang kolom tambahan baru.

Cara Meningkat Rumah Tanpa Menambah Pondasi

Terkadang rumah yang saat ini anda tepati hendak anda tingkatkan untuk mendapatkan space atau ruangan yang lebih luas lagi. Sayangnya saat pembangunan rumah tersebut anda tidak pernah terpikirkan akan menambah ruangan atau lantai lagi sehingga pondasinya tidak sesuai dengan penambahan bangunan. Sebenarnya tanpa perlu menambah pondasi anda bisa menambah ruangan atau lantai jika memakai material yang ringan. Berikut beberapa cara untuk meningkatkan rumah tanpa menambah pondasi yang bisa jadi referensi anda yang ingin memperluas bangunan :

Pilih Material Ringan Namun Kuat

Seperti diungkap sebelumnya untuk meningkatkan rumah tanpa repot menambah pondasi bisa dilakukan dengan memakai material ringan. Terdapat beberapa material ringan yang bisa anda gunakan seperti kayu. Pilih kayu yang keras dan tidak mudah lapuk sehingga awet digunakan dalam waktu yang lama. Untuk dindingnya anda bisa memakai triplek sedangkan kayu bisa dipakai untuk lantai. Anda bisa memakai kayu ulin atau kayu jati yang dikenal memiliki struktur kayu yang padat dan kuat.

Menambah Ruang Dibawah Atap

Bangunan rumah di Indonesia biasa memiliki atap yang tinggi sehingga anda bisa membangun ruang dibawah atap. Ruang dibawah atap ini sering ditemukan di luar negeri atau dikenal dengan loteng. Loteng umumnya dipakai untuk gudang namun tak sedikit pula yang memanfaatkan loteng sebagai kamar pribadi. Terdapat dua bahan yang dipakai untuk membangun ruang dibawah atap yaitu dinding gypsum dan pelat  lantai GRC.

Sumber : http://cdn2.tstatic.net/

  • Dinding Gipsum

Umumnya dinding dibangun menggunakan bata namunjika anda tidak menambah pondasi maka sebaiknya gunakan dinding gypsum. Dinding gypsum pemasangannya mudah dan lebih cepat dengan berat yang ringan. Anda juga bisa memakai bahan glasswool untuk peredam suara yang diapit dua lembar panel gypsum. Sebaiknya saat memakai dinding gypsum anda tidak memasang paku atau memaku paku pada tulangannya agar tidak merusak dinding tersebut.

  • Pelat Lantai GRC

Untuk bagian lantai bisa dipasang dengan pelat lantai GRC. Gunakan GRC dengan ketebalan 15 mm. GRC sendiri merupakan singkatan dari glassfiber reinforced cement atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan beton ringan yang terdiri dari campuran semen, serat dan pasir. Serat ini yang membantu lantai ini menjadi lebih ringan ketimbang beton bertulang. Ukuran GRC juga dalam bentuk lembaran seukuran triplek sehingga mempercepat pemasangannya.

Material Pilihan Untuk Meningkatkan Rumah

Sebenarnya ada beberapa material pilihan yang biasa digunakan untuk meningkatkan rumah. berikut daftarnya beserta kelebihan dan kekurangannya yang bisa membantu anda menentukan pilihan material yang tepat.

Metal Deck

Seperti namanya metal deck merupakan pelat baja yang bermanfaat untuk membuat lantai dak. Bentuk dari metal deck ialah bergelombang dan tonjolan untuk mencegah pergeseran dan risiko retak. Ketebalan metal deck sendiri berkisar 6-8 mm untuk bangunan rumah dan 8-10 mm untuk perkantoran.

Beton Cor Konvensional

Tak sedikit yang menggunakan metode konvensional seperti cor konvensional. Umumnya proses ini membutuhkan waktu yang lumayan lama hingga kurang lebih dari 1 bulan. Hal ini dikarenakan pengerasan beton memerlukan waktu pengeringan hingga 28 hari. Kelebihan dari beton cor konvensional ini ialah hasilnya lebih kuat dan menyatu. Proses yang paling penting saat mengecor ialah dalam hal pencampuran adukan beton.

Beton Ready Mix

Ada pula beton ready mix yang dipakai untuk meningkatkan kepadatan dan kualitasnya. Kualitas pelat dari beton ready mix juga lebih baik ketimbang menggunakan bahan lainnya.

 

 

Pengertian Jalan Tol

Jalan tol biasa dikenal di indonesia dengan istilah jalan bebas hambatan yang tujuannya untuk mempersingkat waktu tempuh anda dari satu tempat ke tempat lainnya. Seperti namanya jalan tol memang dibuat bebas hambatan sehingga kendaraan biasa melaju dalam kecepatan tinggi diatas 40 km/jam. Kendaraan yang bisa melalui jalan tol sendiri terdiri dari mobil, truk hingga bus. Untuk dapat melewati jalan tol biasanya pengemudi akan dikenakan tarif tertentu yang bisa dilakukan saat memasuki gerbang tol. Apabila dahulu anda bisa membayar tiket tol dengan uang cash namun kini menggunakan e-toll card. E-toll card yakni sebuah kartu yang berisi sejumlah dana yang bisa digunakan untuk membayar tarif tol.

Sejarah Jalan Tol

Jalan tol sendiri sudah ada sejak zaman babylonia dimana kala itu rezim Ashurbanipal  pada abad ke 7 sebelum masehi berkuasa. Setelahnya jalan tol mulai dibangun di benua Eropa seperti Inggris hingga zaman kekaisaran romawi pada abad ke 14-15. Abad ke 19 jalan tol biasanya pertama kali di Eropa yang memiliki jalur terpanjang yakni sepanjang 50 km. Pada abad ke-21 tol mulai masuk ke Indonesia dan menugaskan PT.Jasa Marga sebagai pihak kontraktor yang membangun jalan raya yang didanai pemerintah.

Fungsi Jalan Tol

Sumber : https://asset-a.grid.id/

Fungsi tol sendiri juga beragam tak hanya mempersingkat jalur distribusi saja. manfaat tol dapat dirasakan secara makro maupun mikro. Berikut beberapa manfaat dari jalan tol yang bisa anda simak dibawah ini :

  1. Menghemat Waktu dan Bahan Bakar

Jalan tol mampu menghemat waktu anda dalam hal distribusi. Walau jalan tol berbayar namun sebanding dengan manfaat yang anda dapatkan. Selain menghemat waktu jalan tol juga bisa memperkecil biaya bahan bakar yang dikeluarkan. Jalan yang diambil lebih mulus sehingga tidak merusak kendaraan anda.

  1. Membuka Lowongan Kerja

Jalan tol juga memiliki manfaat membuka lowongan kerja untuk manajemennya. Tentunya dibutuhkan petugas keamanan, staf kantor, kebersihan dan lainnya sehingga mampu menyerap tenaga kerja dari warga sekitar tol itu sendiri. Adanya jalan tol juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Mempermudah akses dan menaikkan harga asset yang ada disekitarnya seperti harga rumah yang dekat dari jalan tol itu sendiri.

  1. Pemerataan Pembangunan

Adanya jalan tol merupakan wujud pemerataan jalan tol yang dilakukan pemerintah ke berbagai wilayah Indonesia. hal ini juga menunjukkan adanya keadilan yang didapatkan oleh semua masyarakat di tanah air. Adanya jalan tol bisa jadi wujud kerja keras pemerintah dalam memfasilitasi warga negara agar lebih nyaman tinggal di tanah air.

  1. Mengurangi Macet

Adanya jalan tol juga mampu mengurangi macet yang terjadi pada waktu tertentu.  Jalan tol bisa jadi jalan alternative bagi masyarakat yang ingin menuju destinasi yang dituju lebih cepat dan tanpa hambatan. Adanya jalan tol juga menjadi wujud peningkatan keamanan dunia transportasi.  Jalan tol menjadi solusi dalam hal tingkat mobilitas yang tinggi dan menyeimbangkan laju pertumbuhan penduduk di berbagai propinsi di tanah air.

  1. Mengurangi Kecelakaan

Jalan tol bisa jadi pencegah terjadinya kecelakaan karena berkurangnya hambatan yang ditemui pengendara sewaktu perjalanan. Tak hanya itu saja jalan tol bisa digunakan untuk meningkatkan industry dengan mempercepat waktu distribusi produknya.  Jalan tol membantu meningkatkan destinasi wisata karena akses transportasi yang mudah dan nyaman.

Bagaimana anda sudah pahamkan dengan fungsi dari jalan tol dan pengertiannya ?

Pengertian Kansteen Beton

Ketika membangun jalan raya pasti membutuhkan pembatas atau penanda sebagai pembeda antara satu jalur dengan jalur lainnya. untuk itulah kontraktor biasa menggunakan kansteen beton.  Kansteen sendiri bisa diartikan sebagai material beton precast yang umumnya dipakai untuk pembatas batu jalan, taman maupun trotoar. Selain memiliki fungsi untuk pengguna jalan raya sendiri keberadaan kansteen juga mampu memperindah jalan raya itu sendiri. kansteen memiliki beberapa jenis dan ukuran yang memiliki fungsinya masing-masing.

Jenis Kansteen

Berdasarkan fungsi penggunaannya kansteen bisa dibedakan menjadi beberapa jenis. Jenis kansteen bisa anda simak sebagai berikut :

  • Kansteen Jepit

Jika dilihat drai ukurannya jenis kansteen ini termasuk yang memiliki ukuran paling kecil ketimbang jenis kansteen lainnya. jenis kansteen ini biasa dipakai untuk kebutuhan perumahan maupun pinggiran jalan di taman. Kansteen jepit biasa dipakai untuk border taman agar terlihat lebih ra[o dan cantik. Ukuran kansteen ini biasa berdimensi 40 x 20 x 10 cm maupun 40 x 20 x 13 x 10 cm.

  • Kansteen Tali Air

    Sumber : https://3dwarehouse.sketchup.com/05

Selanjutnya ada pula knsteen jenis tali air atau biasa disebut dengan tipe S. Kansteen ini biasa dipakai untuk saluran air di perumahan. Bentuknya tirus sehingga mampu membantu mengalirkan air dari bagian permukaan kansteen menuju saluran air yang dikehendaki.  Ukuran kansteen ini biasanya berkisar 40 x 30 x 15 x 8 cm namun ada pula yang melebihi ukuran tersebut tergantung dari pabrik kansteen itu sendiri.

  • Kansteen Pembatas Jalan Raya

Seperti julukannya kansteen ini berfungsi sebagai border atau pembatas jalan raya. Ukuran kansteen ini merupakan yang paling besar dibandingkan jenis kansteen lainnya. Umumnya kansteen ini berukuran 60 x 25 x 22 x 18 cm namun ada pula yang dibawah maupun melebihi ukuran tersebut tergantung pabrik yang memproduksinya.

  • Kansteen Taman

Kansteen ini biasa dipakai untuk pengaspalan jalan maupun pemasangan paving blok. Ukurannya hampir sama dengan kansteen tali air.  Bentuk kansteen ini juga beragam menyesuaikan kebutuhan pemakainya.

  • Kansteen Lubang Air

Selain kansteen tali air ada pula jenis kansteen lubang air. Jenis kansteen ini  memiliki lubang di bagian tengahnya. Lubang tersebut difungsikan untuk membuang air agar menuju saluran gorong-gorong  atau saluran u ditch.  Kansteen jenis ini sangat laku dipasaran karena digunakan di berbagai jenis proyek konstruksi.

Jenis Kansteen berdasarkan SNI

Jenis kansteen juga dibedakan berdasarkan standar nasional Indonesia.  menurut SNI kansteen dibedakan menjadi 4 jenis. Kansteen tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :

  • Kansteen Beton Miring

Kansteen beton miring berbentuk tegak horizontal namun pada bagian tegaknya lebih miring dan sering digunakan untuk proyek bendungan. Ada dua jenis kansteen ini yakni  ukuran inlet dan tanpa inlet. Kasteen ini akan membantu drainase untuk proyek bangunan yang berhubungan dengan air. Salah satu contoh kansteen jenis ini ialah kansteen tali air atau tipe S.

  • Kansteen  Tipe Tegak

Kansteen beton tipe tegak terbagi atas dua tipe yaitu dengan komponen horizontal dan tanpa komponen horizontal. Untuk tipe tegak horizontal bagian inlet terletak pada bagian horisontalnya sedangkan tanpa horizontal terletak di bagian depan bawah inletnya. Kansteen tipe tegak diantaranya kansteen taman ataupun kansteen pembatas jalan raya.

  • Kansteen Tipe Peninggi

Kansteen ini merupakan kansteen miring namun lebih landai dan rendah ketimbang kansteen beton  tipe miring. Kansteen satu ini biasa anda jumpai di komplek perumahan mewah dan terbagi atas dua tipe yaitu dengan lubang air dan tanpa lubang air.

  • Kansteen Tipe Penghubung

Selanjutnya ada pula kansteen tipe penghubung yang biasa menghubungkan antar kansteen beton. Kansteen ini biasa menghubungkan kansteen tegak horizontal dan peninggi atau kansteen miring.

Jenis-Jenis Pembatas Jalan (Road Barrier)

Jalan raya menjadi salah satu infrastruktur penting dalam setiap wilayah. Salah satu fungsi utama dari jalan adalah untuk menghubungkan satu tempat ke tempat lainnya. Jika dulu jalan setapak sudah mampu menghubungkan dua tempat yang berbeda, maka saat ini jalanan yang lebih lebar dan aman menjadi prioritas utama dalam pembangunan.

Setiap kali melewati jalan, ada kalanya anda akan menemukan pembatas jalan atau road barrier. Benda yang satu ini biasanya digunakan untuk beberapa hal seperti:

  • Mengontrol lalu lintas
  • Menghindari kemacetan
  • Memberi tuntunan arus
  • Menghambat lokasi yang tidak bisa dilewati

Pada dasarnya ada beberapa jenis pembatas jalan (road barrier) yang bisa dipergunakan yaitu sebagai berikut:

Jenis Pembatas Jalan Beton (Road Barrier Beton)

Pembatas jalan beton menjadi salah satu jenis pembatas jalan yang banyak dipergunakan secara umum. Anda bisa menemukan road barrier beton di lahan parkir dan jalanan umum yang menggunakan bahan cor beton. Dibandingkan dengan jenis road barrier lain, pembatas ini merupakan yang paling kuat dan mampu meminimalisir kecelakaan dengan baik. Selain kuat, road barrier beton juga memiliki kelebihan lain seperti awet (tahan lama), aman dan perbaikan bisa dilakukan dengan lebih mudah serta cepat.

Meski memiliki kelebihan yang beragam, namun road barrier beton juga memiliki kekurangan seperti berat dan mahal. Untuk memindahkan pembatas jalan ini tidak mudah dan diperlukan banyak tenaga kerja. Harga road barrier yang satu ini juga lebih mahal karena memang bahannya beton yang memiliki sifat tahan lama.  Anda bisa dengan mudah membeli road barrier jenis ini secara online ataupun offline. Ingat untuk selalu mengecek kualitas beton yang digunakan sebelum memutuskan membeli road barrier beton ya.

Jenis Pembatas Jalan Fiber (Road Barrier Fiber)

Jenis road barrier selanjutnya adalah road barrier fiber. Pembatas jalan yang satu ini dibuat tidak hanya untuk keselamatan semata, namun juga untuk memperindah jalan. Hal ini karena road barrier fiber dibuat dengan model yang futuristic. Berbeda dengan road barrier beton yang monoton dengan warna gelap, maka road barrier fiber ini memiliki warna terang seperti merah. Tidak hanya berwarna terang, road barrier jenis ini juga memiliki lembaran reflector yang berfungsi untuk memudahkan pengendara melihat ada pembatas saat malam hari.

Meskipun tidak terlihat sekokoh road barrier beton, namun pembatas jalan yang satu ini sangat tahan terhadap pergantian cuaca, tidak mudah pudar dan rapuh. Hal lain yang membuat pembatas jalan ini berbeda adalah keunikannya di mana bagian dalam road barrier fiber ini bisa diisi air lho.

Jenis Pembatas Jalan Plastik (Road Barrier Plastik)

Road barrier yang satu ini memiliki warna terang yaitu merah dan biasanya dijadikan rambu marka jalan. Bahan utama dari pembatas jalan ini adalah plastik. Penggunaaan pembatas jalan plastik sangat umum di Indonesia karena dianggap sangat efisien dalam hal fungsi dan kenyamanan. Meskipun terbuat dari plastik, tentunya road barrier ini tetap sesuai dengan standar keamanan yang telah ditetapkan. Selain aman, ringan dan praktis, nyatanya road barrier ini juga bisa disesuaikan dalam hal stabilitasnya. Bahan utama berupa plastik yang membuat pembatas jalan ini cukup ringan, bisa diakali dengan mengisi air ataupun semen sebagai stabilitas tambahan. Biasanya road barrier plastik ini dijual dalam ukuran 100x80x48 cm dengan kapasitas sekitar 500 liter.

Nah, jenis pembatas jalan mana yang anda favoritkan?

Cara Membuat Beton Cepat Kering

Beton merupakan salah satu bahan bangunan yang mudah dijumpai di Indonesia. Dimensi ukuran beton lebih besar dibandingkan dengan batu bata. Alhasil anda membutuhkan lebih sedikit membeli beton ketimbang batu bata. Pembuatan beton sendiri juga lebih mudah dan daya tekannya juga kuat. Kelebihan beton lainnya ialah tahan akan suhu panas dan biasa pula dijadikan bahan pembangunan konstruksi berat seperti jembatan hingga gedung bertingkat.  Bagi anda yang hendak membuat beton sendiri untuk kebutuhan rumah atau bangunan lainnya bisa menyimak tips berikut agar beton yang dihasilkan cepat mengering :

Gunakan Bahan Pengeras Beton

Terdapat beberapa produk tambahan yang bisa membuat beton yang dibuat segera mengeras. Beberapa bahan tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :

Sumber : https://3.bp.blogspot.com/

  1. Calbond

Calbond ialah bahan perekat beton yang berbahan dasar plastik. Calbond ini produk andalan para kontraktor karena biasa dipakai dalam perbaikan beton konstruksi. Tak hanya itu saja tembok retak juga bisa diperbaiki dengan menggunakan batu bata dan calbond. Untuk memakai calbond anda bisa mengoleskan bahan ini ke permukaan beton terlebih dahulu. Tunggulah hingga 15 menit baru dilanjutkan dengan proses pengecoran. Anda juga bisa menggunakannya setelah proses pengecoran terhenti. Asal anda mencampurkan calbond dengan semen dan air hingga kental seperti cat kemudian siram di permukaan cor.

  1. Calflash

Selain calbond anda juga bisa menggunakan calflash. Calflash bisa digunakan untuk konstruksi bawah air seperti pondasi mesin, bendungan atau tempat penampungan air. Fungsi utamanya ialah menambal lubang bocoran pada beton khususnya yang berada dibawah air. Calflash bisa anda campurkan dengan semen dan aduk tanpa menggunakan air. Bahan ini bisa mengering bahkan dalam waktu 15 detik saja.

  1. Bestmittel

Ada pula produk bestmittel yang bisa anda gunakan untuk mempercepat proses pengerasan pada beton yang berbahan Lignin Sulfonic Acid. Bahan satu ini memiliki fungsi ganda yakni sebagai water reducing yang mampu mengurangi jumlah air sekaligus. Dengan berkurangnya masa air pada beton akan mampu meningkatkan pengikatan beton lebih cepat. Bahan ini bisa dipakai pada beton yang memasuki umur 7 -10 hari. Bahan ini juga ampuh meningkatkan mutu beton 5 – 10 %.

Plasticizer Dibutuhkan

Jika bahan diatas mampu mengurangi keretakan maka plasticizer bisa mempercepat proses pengeringan karena mampu mengurangi kadar air dalam beton. Takaran yang dipakai untuk bahan ini ialah 130-265 ml plasticizer per 100 kg semen. Ada banyak sekali produk plasticizer yang bisa anda temukan di tanah air.

Perhatikan Adukan Beton

Selain fokus pada keretakan beton jangan lupa untuk memperhatikan adukan beton itu sendiri.  beton yang baik harus memiliki kohesi yang tinggi pula apalagi dalam kondisi plastis. Sesuaikan bahan yang anda gunakan sehingga beton yang dihasilkan cepat kering dan tahan air serta memiliki warna.  Cara pengadukan bahan beton dimulai saat mesin aduk diputar anda memasukkan air kemudian dilanjutkan dengan agregat. Agregat sendiri merupakan bahan pasir dan kerikil lalu masukan semen diatas agregat. Setelahnya masukan air sedikit dan sebaiknya waktu pengadukan tidak kurang drai 3 menit.

Apabila anda melakukan 3 tahap diatas maka besar kemungkinan beton yang anda hasilkan lebih berkualitas dan cepat kering. Beton yang baik ialah memiliki kerapatan yang tinggi sehingga tidak retak dan hancur. Ayo perbaiki langkah pembuatan beton anda sesuai dengan trik diatas. Semoga artikel diatas membantu masalah anda terkait cara cepat agar beton yang anda buat cepat mengering.