Cara Menambal Kebocoran Pada Bendungan

Bendungan merupakan sebuah bangunan yang berupa urugan tanah, urugan batu, beton dan atau bisa juga pasangan batu yang dibangun selain untuk menahan dan memapung air, bisa juga dibangun untuk menahan dan menampung limbah tambang atau lumpur. Jadi bendungan ini fungsinya adalah sebagai penangkap air dan menyimpannya di musih hujan ketika air sungai mengalir dalam jumlah yang besar dan melebihi keperluan.

Fungsi dan Manfaat Bendungan

Ketika musim hujan, biasanya air hujan yang turun di daerah tangkapan air sebagian besar akan ditampung, dengan begitu pada saat musim kemarau terjadi, maka air yang tertampung tersebut bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan seperti:

  1. Irigasi

Air yang ditampung pada bendungan biasanya akan dimanfaatkan oleh para petani sebagai irigasi untuk lahan pertaniannya pada saat musim kemarau telah tiba.

  1. Penyedia Air Baku

Selain dimanfaatkan sebagai sumber pengairan sawah, waduk juga bisa dimanfaatkan sebagai bahan baku air minum untuk daerah perkotaan, dimana ketersediaan air  bersih di daerah perkotaan memang sangat langka.

  1. Sebagai PLTA

Fungsi waduk sebagai PLTA ini adalah waduk dikelola dengan sedemikian rupa dengan tujuan untuk mendapatkan kapasitas listrik yang diperlukan. Pembangkit listrik tenaga air atau PLTA sendiri merupakan sebuah sistem pembangkit listrik yang biasanya terintegrasi dalam bendungan dengan cara memanfaatkan energy mekanis dari aliran air untuk memutar turbin, kemudian diubah menjadi energi listrik melalui generator.

  1. Pengendalian Banjir

Ketika musim hujan, biasanya air hujan yang turun di daerah tangkapan air sebagian besar akan mengalir ke sungai-sungai yang pada akhirnya akan mengalir ke bagian hilir sungai. Hal tersebut seringkali menyebabkan terjadinya banjir dikawasan hilir sungai tersebut jika kapasitas tampung bagian hilir sungai tidak cukup. Dengan adanya bendungan-bendungan di bagian hulu, maka kemungkinan akan terjadinya banjir pada musim penghujan bisa dikurangi.

  1. Perikanan

Untuk mengganti mata pencaharian para penduduk yang tanahnya digunakan untuk membuat waduk, biasanya mereka akan memanfaatkan waduk tersebut untuk peternakan perikanan di dalam jaring-jaring apung atau karamba-karamba sebagai mata pencarian penganti.

Jenis-jenis Bendungan

Bendungan sendiri umumnya dikelompokan menjadi beberapa jenis atau tipe seperti berikut ini:

  1. Bendungan Berdasarkan Ukuran:

  • Bendungan besar
  • Bendungan kecil
  1. Bendungan Berdasarkan Tujuan Pembuatannya

  • Bendungan dengan tujuan tunggal atau single purpose dams
  • Bendungan serba guna atau multi purpose dams
  1. Bendungan Berdasarkan Pemakaiannya

  • Bendungan yang membentuk waduk
  • Bendungan penangkap
  • Bendungan memperlambat air
  1. Bendungan Berdasarkan Jalannya Air
  • Overflow dams atau bendungan untuk dilewati air
  • Non overflow dams atau bendungan untuk menahan air
  1. Jenis Bendungan Berdasarkan Fungsinya

Bendungan berdasarkan fungsinya sendiri terdapat beberapa jenis bendungan seperti bendungan pengelak pendahuluan, bendungan utama, bendungan sisi, bendungan limbah industri dan lain sebagainya.

Jenis Kebocoran Pada Bendungan dan Cara Memperbaikinya

Nah, Berikut ini adalah beberapa jenis kebocoran pada bendungan dan cara memperbaikinya:

  • Piping

Piping merupakan kebocoran bendungan Lewat bagian bawah struktur dengan kecepatan yang sangat besar sehingga bisa berpotensi untuk membawa partikel-partikel tanah. Kerusakan yang terjadi adalah keroposnya tanah yang berada dibawah struktur yang bisa berakibat pada struktur pecah dan hancur. Cara menambal atau memperbaikinya adalah dengan membuat lantai muka dan membuat turap sehingga kecepatan aliran air bisa diperkecil.

  • Lantai Dasar yang Rusak

Kerusakan ini biasanya diakibatkan karena adanya kesalahan hitungan, lalu lantai rusak karena adanya turbelasi oleh aliran air. Hal ini dapat diperbaiki dengan cara hitungan hidrolika yang benar

  • Pecahnya Badan Bendungan

Hal ini biasanya diakibatkan karena adanya tekanan tarik karena adanya kesalahan dalam desain disebabkan karena resultan gaya yang bekerja berada diluar teras. Hal ini bisa diperbaiki dengan dimensi atau bentuk yang diakibatkan oleh gaya-gaya yang bekerja pada teras

  • Stabilitas

Kebocoran atau gangguan stabilitas ini disebabkan karena adanya tekanan air yang terlalu besar. Cara memperbaikinya adalah dengan memperkecil tekanan air dengan cara memecah energi air dimuka bendungan.

Cara Memperbaiki Kebocoran Pada Kolam

Kolam yang ada di rumah kita bisa membuat taman rumah menjadi lebih indah. Tapi keindahan tersebut tentunya akan sirna apabila satu sisi baknya mengalami kebocoran. Bocor tersebut kemudian akan membuat airnya merembes dan cepat habis. Masalah kebocoran ini sendiri sebenarnya dapat diatasi dengan cara menambal kebocoran tersebut. Dalam menambal kolam, tentunya ada caranya sendiri. Untuk itulah kali ini kita akan membahas tentang cara memperbaiki kebocoran pada kolam. Namun sebelum memberbaiki kebocoran, tentunya anda harus menyiapkan bahan dan alatnya terlebih dahulu.

Bahan dan Alat

  • Semen kering (apabila kondisinya masih bagus maka masih berupa bubuk dan ngebul
  • Lap kering/Kanebo
  • Gergaji besi (tanpa gagang)
  • Karet yang berukuran sekitar 5 cm x 5-6 cm, senyamanya saja sebagai pengganti kape dapat menggunakan potongan sandal karet atau jepit

Cara Menambal Kebocoran Kolam

Untuk bisa memperbaiki kebocoran yang terjadi pada kolam, anda dapat mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  1. Pertama-tama kuraslah kolam sampai retakan tidak tergenang oleh air (apabila kolam tersebut ada ikannya, maka anda harus memindahkan ikan tersebut ke kolam yang lainnya telebih dahulu). Paling tidak jarak minimal antara retakan yang akan anda tambal dengan genangan air adalah 10 cm. bila retakan ada di bagian paling dasar air maka terpaksa and aharus menguras airnya sampai habis terlebih dahulu
  2. Perbesarlah retakan yang ada di kolam dengan menggunakan gergaji besi. Paling tidak dengan kedalaman minimal lebih dari 5 mm
  3. Selanjutnya serap air yang ada disekitar retakan dan dalam radius 5 cm dengan menggunakan lap yang masih kering atau kanebo. Pastikan jangan sampai airnya terlalu kering
  4. Lalu taburilah retakan tersebut dengan semen yang masih kering, sisa air yang ada dalam retakan secara otomatis biasanya akan terserap oleh semen menjadi adukan atau acian. Kemudian sambil lakukanlah urut supaya retakan pada kolam tersebut tertutup dan terisi penuh. Pengurutan tersebut dapat anda lakukan dengan menggunakan potongan sandal jepit
  5. Keraskanlah atau keringkan acian dengan menambahkan semen yang masih kering, anda dapat menaburkannya atau menempelkannya dengan menggunakan potongan sandal jepit. Sambil diurut atau ditekan seperti pengacian dingin tembok dan pastikan anda melakukannya secara berulang-ulang sampai dengan tambalan tersebut benar-benar kering.
  6. Angkat dan bersihkanlah semua sisa dari adukan semen yang tercecer pada sekitar tambalan semen, pastikan jangan sampai jatuh di tambalan yang telah kering. Lalu anda bisa mengangkat semua peralatan ke luar kolam
  7. Setelah itu anda harus menunggu sekitar 10 menit supaya matang, anda bisa mengetes tambalan dengan mengusap tambalan dengan menggunakan jari anda. Apabila tambalannya terasa masih basah dan masih ada semen yang menempel di jari anda maka artinya tembelan tersebut belum matang. Jika hal tersebut terjadi, maka anda bisa memberikan tambahan waktu sekitar 10 menit lagi
  8. Nah setelah tambalan anda sudah matang, maka langsung saj anda bisa menambahkan air kolam seperti biasanya. Pastikan anda memperhatikan selama proses pengisian air tersebut, bila tidak terjadi penguraian tambalan, maka bila ketinggian telah cukup ikan dapat langsung dimasukan ke dalam kolam dan pemeliharaan ikan bisa berlangsung normal seperti biasanya. Untuk proses pematangan tambalan tersebut, anda harus memastikan jika saat itu tidak dalam kondisi hujan atau gerimis, malam atau dini hari karena proses pematangan akan jadi lebih lama.

Apabila keadaan terpaksa misalnya saja kilam pompa yang sedang ditambal dan sirkulasi air sudah harus dijalankan, maka akan lebih baik jika anda menutup tambalan tersebut supaya tidak terkena arus air. Anda bisa menutup tambalan dengan menggunakan plastik, plakban, potongan karung dan lain sebagainya. Selanjutnya anda harus memberi pemberat supaya penutupnya tidak bergerak dan tambalan terbuka terhadap arus air.

Semoga informasi mengenai cara mengatasi kebocoran pada kolam di atas bermanfaat untuk Anda..

Cara Suntik Kolom Beton

Salah satu kecelakaan kerja proyek pembuatan rumah yang memiliki resiko fatal adalah kerusakan atau rapuhnya beton yang ada saat pembuatan pondasi rumah. Biasanya beton yang rapuh akan sulit untuk digunakan. Para pekerja proyek mau tidak mau harus melakukan penyuntikan beton agar beton yang akan digunakan dalam proyek menjadi kokoh dan bertahan lama. Dengan melakukan suntik beton ini, beton yang rusak akan kembali seperti semula. Namun saat melakukan suntik beton, anda harus memperhatikan cara-cara yang benar agar tidak terjadi resiko buruk yang terjadi. Suntik beton ini memang terbilang cukup mudah jika dilakukan oleh orang yang ahli dibidangnya. Namun jika salah sedikit dalam penyuntikan maka kerusakan fatal akan mudah terjadi juga. Maka saat melakukan penyuntikan ini anda harus benar-benar memperhatikan cara-cara yang benar. Jangan hanya karena kesalahan kecil pondasi rumah yang telah dibuat mengalami kerusakan yang fatal. Nah, untuk melakukan suntik beton ini, terdapat cara-cara yang dapat diperhatikan. Berikut cara-cara yang wajib untuk terapkan:

  1. Pengikisan permukaan dan hacking

    Sumber : https://dpupkp.bantulkab.go.id

Cara yang pertama ini adalah melakukan hacking. Hacking ini adalah langkah dasar sebelum anda masuk dalam tahap penyuntikan. Jadi, anda perlu melakukan hacking dan mengikis beton-beton yang keropos hingga anda menemukan permukaannya yang padat. Mengapa harus permukaan yang padat? karena permukaan yang padat akan lebih mudah untuk dilakukan proses penyuntikan.

  1. Pembersihan area beton

Setelah pengikisan selesai, anda dapat membersihkan permukaan beton dari berbagai sisa-sisa kotoran yang masih menempel di permukaan. Pembersihan ini bertujuan agar saat pentuntikan tidak ada kotoran yang mengalangi atau menggangu proses penyuntikan. Jika terdapat sedikit kotoran yang menghalangi, bisa dipastikan penyuntikan akan tidak maksimal. Jadi, saat membersihkan kotoran sebaiknya cek dan teliti sampai bersih.

  1. Pemasangan beksiting dan pengecoran

Cara selanjutnya yang harus anda lakukan adalah melakukan pemasangan beksiting dan pengecoran. Namun sebelum melakukan cara ini sebaiknya basahi beton dengan sikabond MV. Setelah itu lakukan pemasangan bekisting. Gunakan sikagrout 215 atau  betondengan yang memiliki kualitas yang bagus dan sama agar pemasangan tidak memerlukan waktu lama dan lebih mudah.

  1. Pemasangan khusus beton kecil (menggunakan agregat 22 mm)

Sikagrout 215 atau betondengan hanya dapat dipasangkan pada beton yang memiliki area yang luas. Jika beton memiliki area permukaan yang sempit dan kecil, anda dapat menggunakan agregat 25 mm dengan kawat ayam. Pasangkan kedua bahan tersebut di sekeliling area beton. Setelah agregat terpasang kemudian tutuplah dengan bekisting. Jangan lupa untuk menyediakan selang grouting. Selang ini nantinya akan berfungsi untuk memudahkan pemasangan beton. Untuk memperkuat bekisting, tamballah celah-celah bekisting dengan menggunakan kapasitas plug yang memiliki pengaturan yang cepat. Selanjutnya lakukanlah curing selama kurang lebih sehari penuh. Jika semua cara sudah dilakukan, anda dapat melakukan penyuntikan dengan menggunakan sikagrout 215. Untuk kapasitas tekanan anda dapat menambahkan tekanan selama sekitar 1-3 bar dan kemudian tahan beberapa menit agar penyuntikkan berhasil dengan maksimal. Pada akhir tahap penyuntikan jangan lupa untuk memotong selang grout dan lepaskan pada hari-hari berikutnya saat semua bahan mengering.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat anda terapkan saat proses penyuntikan kolom beton. Cara-cara yang digunakan memang terlihat cukup mudah. Namun anda tetap harus waspada dan berhati-hati jika melakukan penyuntikan kolom beton ini. Penyuntikan kolom beton ini harus dilakukan dengan orang yang professional dalam bidangnya. Jika anda ingin belajar melakukan proses penyuntikan sebaiknya mintalah bantuan orang yang paham betul mengenai penyuntikan beton agar resiko kesalahan dan dampak buruk tidak terjadi.

 

Perbandingan Beton dan Baja

Beton dan baja bisa dibilang merupakan jenis material konstruksi yang paling populer saat ini. Hal ini karena kedua material tersebut adalah bahan atau komponen utama yang sangat penting dari sebuah bangunan. Diantara kedua material tersebut tentunya ada yang penasaran kira-kia manakah yang lebih baik. Untuk itulah kali ini kita akan membahas mengenai perbandingan beton dan baja, untuk lebih jelasnya langsung saja kita simak ulasan lengkapnya di bawah ini:

Segi Keamanan

Beton:

Material beton adalah sebuah material yang aman apabila dikaitkan dengan bahaya api, angin dan benturan. Hal tersebut tentunya berkaitan dengan karakternya yang kaku dan berat. Dengan design yang baik, maka beton juga bisa digunakan untuk memenuhi kriteria yang diharapkan dalam keperluan untuk ketahanan terhadap gempa bumi

Baja:

Kelebihan baja adalah berkaitan dengan beban saat terjadi gempa bumi, angin dan beban-beban yang dinamis lainnya. Hal ini diperoleh dari sifat yang dimiliki oleh materialnya yang sangat daktail, dimana baja tersebut mampu untuk berdeformasi dengan besar tanpa khawatir langsung runtuh, sehingga mampu menyerap energy yang dinamis dengan sangat baik sekali.

Segi Kekuatan

Beton:

Beton memiliki kekuatan maksimalnya sekitar 100 Mpa

Baja:

Apabila dibandingkan dengan beton, baja terbilang lebih unggul. Hal ini bisa kita ambil contoh untuk baja yang berjenis BJ37, dengan fy sekitar 240 Mpa dan fu sekitar 370 Mpa. Jika kita melihat dari data tersebut, maka bisa dikatakan apabila baja ini 3 kali lebih kuat jika dibandingkan dengan beton.

Segi Harga

Beton:

Harga dari material beton umumnya relatif mahal. Hal ini karena pengerjaanya yang cukup lama sehingga membuat harga pekerja menjadi membengkak

Baja:

Baja mempunya kemudahan dalam penggunaanya. Hal tersebut dapat diartikan jika waktu yang diperlukan untuk bisa membangun bangunan dengan baja akan lebih cepat. Dengan begitu, maka kita bisa lebih menghemat banyak biaya daripada beton. Anda bisa melihat buktinya sendiri pada banyak jenis banggunan seperti gedung ataupun jembatan. Tak heran jika kemudian banyak perusahaan konstruksi yang akhirnya lebih memiliki memakai bahan material baja.

Segi Waktu Pelaksanaan

Beton:

Khusus untuk bahan material beton cast in place, jadi waktu yang digunakan dalam melaksakan konstruksi relatif lebih panjang atau lama. namun dewasa ini masih bisa ditanggani dengan adanya beton precast.

Baja:

Apabila dilihat dari waktu pengerjaannya, struktur yang dimiliki baja merupakan pilihan untuk masa depan. Dengan sistem fabric off site nya, waktu dan mutu yang dimiliki oleh baja ini terbilang dapat lebih terkendali. Hal ini karena waktu konstruksi on site nya yang dapat dikurangi, sehingga biasa konstruksi dapat ditekan.

Segi Berat Material

Beton:

Berat dari jenis beton yaitu sekitar 2.400 kg/m3

Baja

Berat jenis yang dimiliki baja adalah 7.850kg/m3

Segi Fleksibilitas Design

Beton:

Mengingat sifatnya yang lebih mudah dibentuk, maka tak heran jika banyak sekali dijumpai bangunan struktur beton dengan nilai estetis yang sangat tinggi.

Baja:

Jika dilihat dari segi fleksibilitas, material yang satu ini memang terbilang lebih sulit untk bisa dibentuk. Meski begitu baja ini memiliki keunggulan dari segi kekuatan dan finishingnya yang beraneka ragam dapat dijadikan sebagai suatu karya seni yang fenomenal. Sebagai contoh misalnya seperti menara-menara pencakar langit ataupun jembatan baja dengan rangka atau kabel terbilang merupakan sebuah karya yang menakjubkan.

Kesimpulannya, jika kita membandingkan keduanya, maka baik beton ataupun baja memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun menurut penelitian dan teknologi sekarang ini kedua jenis material ini masih terus saja mengalami perkembangan dan bahkan mungkin tidak akan pernah berhenti. Jadi bisa dikatakan apabila perkembangan dari kedua material tersebut malah baru mengalami perkembangan. Sebagai contoh misalnya perkembangan pada teknologi beton mutu tinggi, beton kedap air dan lain sebagainya. Hal ini juga berlaku untuk material baja yang terus mengalami perkembangan seperti penggunaan baja struktur mutu tinggi, kabel-kabel pratengan sampai dengan baja ringan yang saat ini mulai populer.

Jenis-Jenis Kolom Pada Bangunan

Kolom merupakan sebuah tekan vertikal yang berasal dari rangka struktur dan berfungsi untuk memikul beban dari balok. Jadi Kolom adalah suatu elemen struktur tekan yang memiliki peranan yang sangat penting dari satu bangunan. Kolom ini sendiri memiliki banyak sekali jenisnya dengan fungsinya yang berbeda-beda seperti yang akan kita bahas berikut ini:

Jenis-Jenis Kolom Pada Bangunan

Untuk jenis kolom beton yang bertulang terdapat tiga jenis diantaranya seperti berikut ini:

  • Kolom Ikat (tie column)

Kolom ini merupakan kolom yang menggunakan sengkang lateral. Kolom ikat adalah kolom beton yang ditulangi dengan memanfaatkan sebuah batang tulangan pokok memanjang yang pada jarak spasi tertentu diikat dengan menggunakan pengikat sengkang kearah lateral. Tulangan ini sendiri berperan untuk memegang tulangan pokok memanjang supaya bisa tetap kuat atau kokoh pada tempatnya.

  • Kolom Spiral (spiral column)

Kolom spiral merupakan kolong yang memanfaatkan pengikat spiral. Bentuk dari kolom spiral ini sama dengan bentuk kolom yang pertama, perbedaannya sebagai pengikat tulangan pokok memanjang adalah tulangan spiral yang dililit keliling dan berbentuk heliks menerus di sepanjang kolom. Fungsi utama dari tulangan spiral ini sendiri adalah untuk memberi kemampuan kolom dalam menyerap deformasi cukup besar sebelum runtuh, sehingga bisa mencegah akan terjadinya kehancuran dari seluruh struktur sebelum proses redistribusi momen dan tengangan bisa terwujud

  • Kolom komposit (composite column)

Struktur kolom komposit adalah komponen struktur tekan yang biasanya diperkuat pada arah memanjang dengan menggunakan gelagar baja profil atau bisa juga pipa. Dilengkapi juga dengan batang tulangan pokok yang memanjang

Untuk kolom yang ada pada bangunan sederhana biasanya terdapat dua jenis bentuk kolom seperti berikut ini:

  1. Kolom Utama

Kolom utama merupakan sebuah kolom yang berfungsi untuk menyanggah beban utama yang ada diatasnya. Untuk rumah tinggal umumnya akan lebih baik jika jarak kolom utama adalah 3.5 m, supaya dimensi balok untuk menopang lantai tidak begitu besar dan jika jarak diantara kolom tersebut dibuat lebih dari 3.5 meter, maka anda harus menghitung struktur bangunan. Sedangkan pada bangunan untuk rumah tinggal yang berlantai dua maka dimensi kolom utama yang biasanya dipakai adalah ukuran 20/20, dengan tulangan okoknya 8 d 12 mm, dan begel d 8-10 cm (maksut dari 8d 12 adalah jumlah besi beton yang berdiameter 12 mm 8 buuah, 8-10 cm maksutnya adalah begel diameter 8 dengan jarak 10 cm)

  1. Kolom Praktis

Kolom praktis adalah sebuah kolom yang berfungsi untuk membantu kolom utama dan juga sebagai sebuah pengikat dinding supaya dinding menjadi lebih stabil, jarak kolom maksumum 3,5 meter atau pada pertemuan sudut-sudut. Sedangkan untuk dimensi kolom praktis umumnya 15/15 dengan tulangan beton 4 d 10 begel d 8-20.

Letak Kolom Dalam Konstruksi

Kolom portal haruslah dibuat secara terus menerus mulai dari lantai bawah sampai dengan lantai atas, artinya letak dari kolom-kolom portal tidak boleh sampai digeser pada setiap lantainya. Hal ini karena, jika digeser akan menghilangkan sifat kekakuan yang dimiliki dari struktur rangka portal. Jadi pastikan hal tersebut harus dihindari dengan kolom portal yang tidak sama dalam tiap-tiap lapis lantainya. Pada umumnya ukuran dari kolom semakin ke atas bisa semakin kecil, namun tetap saja harus disesuaikan dengan beban bangunan yang didukungnya makin keatas juga makin kecil.

Perubahan dari sebuah dimensi kolom juga harus dilakukan pada lapis lantai, supaya pada sebuah lajur kolom bisa memiliki kekakuan yang sama. Intinya prinsip penerusan gaya yang ada pada kolom pondasi merupakan balok portal yang merangkai kolom-kolom menjadi sebuah satu kesatuan. Jadi balok akan menerima dan menanggung semua beban dari plat lantai untuk kemudian diteruskan ke kolom-kolom pendukungnya. Hubungan balon dan kolom sendiri adalah sebuah jepit-jepit yang merupakan sebuah sistem dukungan yang bisa menaham momen, gaya vertical dan gaya horizontal, pada bagian pangkal di pertemuan dengan kolom, boleh ditambah tebalnya jika anda menginginkannya.

Cara Perbaikan Kerusakan Pada Kolom Beton

Beton menjadi salah satu bahan konstruksi yang digunakan saat ini. beton mudah ditemukan diberbagai toko bangunan dengan dimensi yang lebih besar ketimbang batu bata. Bahan ini juga tahan terhadap suhu panas dan memiliki daya tekan tinggi sehingga sering dipakai untuk konstruksi berbagai bangunan mulai dari bangunan bertingkat, jembatan, bendungan hingga jalan raya.

Kolom termasuk dalam struktur utama yang membantu meneruskan berat bangunan. Kolom ini berbentuk batang tekan dari rangka struktur yang memikul beban balok. Kolom ini sering diisi atau dicor dengan beton. Apabila anda keliru mengecor beton atau dalam membangun kolom tentu akan terjadi keretakan bahkan struktur bangunan bisa rapuh dan ambruk. Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan dalam perbaikan kerusakan pada kolom beton tergantung tingkat kerusakannya. Berikut beberapa solusi perbaikan yang bisa ditawarkan jika ada kerusakan pada kolom beton :

Sumber : http://pu.bantulkab.go.id

Beton Hancur

Mungkin anda salah satu kontraktor yang mengalami kerusakan kolom beton seperti beton hancur sebagian atau selimut beton terkelupas. Jika anda menemukan kolom beton mengalami hancur sebagian maka manfaatkan metode grouting. Untuk memperbaikinya anda perlu menahan beban kolom dengan penahan kayu maupun besi. Selanjutnya bersihkanpecahan beton dan pastikan tidak anda beton yang terkelupas. Lanjutkan dengan bekisting di sekitar kolom lalu cor kembali bagian yang terkelupas tersebut. Jika beton hanya terkelupas maka cukup lapisi selimut beton dengan bounding agent. Lalu berikan adukan plesteran yang terdiri dari dua komponen untuk perbaikan.

Retakan

Retakan juga sering terjadi pada kolom beton sebuah bangunan. Jika anda menemukan kasus seperti ini maka anda bisa mengecek dahulu seberapa lebar keretakan terjadi. Lakukan patching atau menambal keretakan dengan bahan dasar plolymer. Apabila anda menemukan keretakan terjadi pada bagian dalam beton maka lakukan injection atau grouting. Bongkar keretakan hingga dasar retakan lalu tuang material perbaikan struktur yang memiliki bahan dasar semen. Untuk merekatkan beton lama dengan material perbaikan bisa memakai bounding agent seperti lem.

Apabila anda memilih metode injection maka mulai dengan menutup retakan memakai epoxy. Buat lubang di sepanjang retakan dengan jarak 25 cm kemudian tutup dengan selang karet. Anda bisa memasukan bahan material epoxy melalui selang karet tersebut  dan jika material keluar dari salah satu lubang maka tutup kembali dan ulangi proses ini.

Alasan Kenapa Kolom Beton Bisa Rusak

Ada beberapa alasan kenapa kolom beton yang anda bangun mengalami kerusakan. Berikut beberapa alasannya beserta solusi perbaikan yang bisa anda lakukan :

Korosi

Kasus korosi pada beban yang didistribusikan memang sering terjadi sehingga kolom beton anda tidak sempurna. Jika terjadi korosi dalam penguatan atau redistribusi beban maka ada beberapa cara yang bisa anda lakukan. Anda bisa membongkar kolom beton tersebut dan menghapus beban dari kolom tersebut. Anda juga bisa melakukan penghapusan beton dalam bagan kolom saat kolom dibongkar.

Baja Penguat Berkarat

Kolom beton rusak bisa karena baja penguat dalam kolom tersebut berkarat.  Bisa jadi batang penguatnya mengalami korosi sehingga kehilangan kestabilannya. Apabila batang penguat mengalami korosi maka perlu dibersihkan keseluruhannya dengan sandblasting. Batang korosi tersebut juga harus diganti dengan penguat baru yang memiliki putaran penuh di kedua sisinya.

Kekuatan Beton Yang Rendah

Kekuatan beton juga bisa saja rendah sehingga tidak mampu menanggung kapasitas muat. Jika ini terjadi maka singkirkan kolom lalu ukur kolom dan bungkus kolom dengan karbon. Setelah itu pasang kolom tambahan baru.

Cara Meningkat Rumah Tanpa Menambah Pondasi

Terkadang rumah yang saat ini anda tepati hendak anda tingkatkan untuk mendapatkan space atau ruangan yang lebih luas lagi. Sayangnya saat pembangunan rumah tersebut anda tidak pernah terpikirkan akan menambah ruangan atau lantai lagi sehingga pondasinya tidak sesuai dengan penambahan bangunan. Sebenarnya tanpa perlu menambah pondasi anda bisa menambah ruangan atau lantai jika memakai material yang ringan. Berikut beberapa cara untuk meningkatkan rumah tanpa menambah pondasi yang bisa jadi referensi anda yang ingin memperluas bangunan :

Pilih Material Ringan Namun Kuat

Seperti diungkap sebelumnya untuk meningkatkan rumah tanpa repot menambah pondasi bisa dilakukan dengan memakai material ringan. Terdapat beberapa material ringan yang bisa anda gunakan seperti kayu. Pilih kayu yang keras dan tidak mudah lapuk sehingga awet digunakan dalam waktu yang lama. Untuk dindingnya anda bisa memakai triplek sedangkan kayu bisa dipakai untuk lantai. Anda bisa memakai kayu ulin atau kayu jati yang dikenal memiliki struktur kayu yang padat dan kuat.

Menambah Ruang Dibawah Atap

Bangunan rumah di Indonesia biasa memiliki atap yang tinggi sehingga anda bisa membangun ruang dibawah atap. Ruang dibawah atap ini sering ditemukan di luar negeri atau dikenal dengan loteng. Loteng umumnya dipakai untuk gudang namun tak sedikit pula yang memanfaatkan loteng sebagai kamar pribadi. Terdapat dua bahan yang dipakai untuk membangun ruang dibawah atap yaitu dinding gypsum dan pelat  lantai GRC.

Sumber : http://cdn2.tstatic.net/

  • Dinding Gipsum

Umumnya dinding dibangun menggunakan bata namunjika anda tidak menambah pondasi maka sebaiknya gunakan dinding gypsum. Dinding gypsum pemasangannya mudah dan lebih cepat dengan berat yang ringan. Anda juga bisa memakai bahan glasswool untuk peredam suara yang diapit dua lembar panel gypsum. Sebaiknya saat memakai dinding gypsum anda tidak memasang paku atau memaku paku pada tulangannya agar tidak merusak dinding tersebut.

  • Pelat Lantai GRC

Untuk bagian lantai bisa dipasang dengan pelat lantai GRC. Gunakan GRC dengan ketebalan 15 mm. GRC sendiri merupakan singkatan dari glassfiber reinforced cement atau dalam bahasa Indonesia dikenal dengan beton ringan yang terdiri dari campuran semen, serat dan pasir. Serat ini yang membantu lantai ini menjadi lebih ringan ketimbang beton bertulang. Ukuran GRC juga dalam bentuk lembaran seukuran triplek sehingga mempercepat pemasangannya.

Material Pilihan Untuk Meningkatkan Rumah

Sebenarnya ada beberapa material pilihan yang biasa digunakan untuk meningkatkan rumah. berikut daftarnya beserta kelebihan dan kekurangannya yang bisa membantu anda menentukan pilihan material yang tepat.

Metal Deck

Seperti namanya metal deck merupakan pelat baja yang bermanfaat untuk membuat lantai dak. Bentuk dari metal deck ialah bergelombang dan tonjolan untuk mencegah pergeseran dan risiko retak. Ketebalan metal deck sendiri berkisar 6-8 mm untuk bangunan rumah dan 8-10 mm untuk perkantoran.

Beton Cor Konvensional

Tak sedikit yang menggunakan metode konvensional seperti cor konvensional. Umumnya proses ini membutuhkan waktu yang lumayan lama hingga kurang lebih dari 1 bulan. Hal ini dikarenakan pengerasan beton memerlukan waktu pengeringan hingga 28 hari. Kelebihan dari beton cor konvensional ini ialah hasilnya lebih kuat dan menyatu. Proses yang paling penting saat mengecor ialah dalam hal pencampuran adukan beton.

Beton Ready Mix

Ada pula beton ready mix yang dipakai untuk meningkatkan kepadatan dan kualitasnya. Kualitas pelat dari beton ready mix juga lebih baik ketimbang menggunakan bahan lainnya.

 

 

Pengertian Jalan Tol

Jalan tol biasa dikenal di indonesia dengan istilah jalan bebas hambatan yang tujuannya untuk mempersingkat waktu tempuh anda dari satu tempat ke tempat lainnya. Seperti namanya jalan tol memang dibuat bebas hambatan sehingga kendaraan biasa melaju dalam kecepatan tinggi diatas 40 km/jam. Kendaraan yang bisa melalui jalan tol sendiri terdiri dari mobil, truk hingga bus. Untuk dapat melewati jalan tol biasanya pengemudi akan dikenakan tarif tertentu yang bisa dilakukan saat memasuki gerbang tol. Apabila dahulu anda bisa membayar tiket tol dengan uang cash namun kini menggunakan e-toll card. E-toll card yakni sebuah kartu yang berisi sejumlah dana yang bisa digunakan untuk membayar tarif tol.

Sejarah Jalan Tol

Jalan tol sendiri sudah ada sejak zaman babylonia dimana kala itu rezim Ashurbanipal  pada abad ke 7 sebelum masehi berkuasa. Setelahnya jalan tol mulai dibangun di benua Eropa seperti Inggris hingga zaman kekaisaran romawi pada abad ke 14-15. Abad ke 19 jalan tol biasanya pertama kali di Eropa yang memiliki jalur terpanjang yakni sepanjang 50 km. Pada abad ke-21 tol mulai masuk ke Indonesia dan menugaskan PT.Jasa Marga sebagai pihak kontraktor yang membangun jalan raya yang didanai pemerintah.

Fungsi Jalan Tol

Sumber : https://asset-a.grid.id/

Fungsi tol sendiri juga beragam tak hanya mempersingkat jalur distribusi saja. manfaat tol dapat dirasakan secara makro maupun mikro. Berikut beberapa manfaat dari jalan tol yang bisa anda simak dibawah ini :

  1. Menghemat Waktu dan Bahan Bakar

Jalan tol mampu menghemat waktu anda dalam hal distribusi. Walau jalan tol berbayar namun sebanding dengan manfaat yang anda dapatkan. Selain menghemat waktu jalan tol juga bisa memperkecil biaya bahan bakar yang dikeluarkan. Jalan yang diambil lebih mulus sehingga tidak merusak kendaraan anda.

  1. Membuka Lowongan Kerja

Jalan tol juga memiliki manfaat membuka lowongan kerja untuk manajemennya. Tentunya dibutuhkan petugas keamanan, staf kantor, kebersihan dan lainnya sehingga mampu menyerap tenaga kerja dari warga sekitar tol itu sendiri. Adanya jalan tol juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Mempermudah akses dan menaikkan harga asset yang ada disekitarnya seperti harga rumah yang dekat dari jalan tol itu sendiri.

  1. Pemerataan Pembangunan

Adanya jalan tol merupakan wujud pemerataan jalan tol yang dilakukan pemerintah ke berbagai wilayah Indonesia. hal ini juga menunjukkan adanya keadilan yang didapatkan oleh semua masyarakat di tanah air. Adanya jalan tol bisa jadi wujud kerja keras pemerintah dalam memfasilitasi warga negara agar lebih nyaman tinggal di tanah air.

  1. Mengurangi Macet

Adanya jalan tol juga mampu mengurangi macet yang terjadi pada waktu tertentu.  Jalan tol bisa jadi jalan alternative bagi masyarakat yang ingin menuju destinasi yang dituju lebih cepat dan tanpa hambatan. Adanya jalan tol juga menjadi wujud peningkatan keamanan dunia transportasi.  Jalan tol menjadi solusi dalam hal tingkat mobilitas yang tinggi dan menyeimbangkan laju pertumbuhan penduduk di berbagai propinsi di tanah air.

  1. Mengurangi Kecelakaan

Jalan tol bisa jadi pencegah terjadinya kecelakaan karena berkurangnya hambatan yang ditemui pengendara sewaktu perjalanan. Tak hanya itu saja jalan tol bisa digunakan untuk meningkatkan industry dengan mempercepat waktu distribusi produknya.  Jalan tol membantu meningkatkan destinasi wisata karena akses transportasi yang mudah dan nyaman.

Bagaimana anda sudah pahamkan dengan fungsi dari jalan tol dan pengertiannya ?