Alasan Mengapa Beton Instan Dapat Meningkatkan Efisiensi Konstruksi Anda

Beton instan telah menjadi inovasi yang signifikan dalam industri konstruksi karena mampu meningkatkan efisiensi dalam berbagai aspek proyek konstruksi. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa beton instan dapat meningkatkan efisiensi konstruksi Anda:

  1. Waktu Pengerjaan yang Lebih Cepat: Beton instan memungkinkan waktu pengerjaan yang lebih cepat dibandingkan dengan beton konvensional. Proses pengeringan dan pengerasan yang lebih singkat mengurangi waktu penyelesaian proyek. Hal ini sangat penting dalam proyek dengan jadwal yang ketat, karena menghemat waktu berarti menghemat biaya dan memungkinkan proyek untuk diselesaikan lebih awal.
  2. Produktivitas yang Lebih Tinggi: Beton instan memungkinkan peningkatan produktivitas pada situs konstruksi. Karena waktu pengeringan yang lebih cepat, pekerja dapat segera melanjutkan ke tahap berikutnya tanpa menunggu beton mengeras sepenuhnya. Ini mengurangi waktu henti dan meningkatkan efisiensi pekerjaan, karena lebih banyak pekerjaan dapat diselesaikan dalam waktu yang sama.
  3. Pengurangan Biaya Tenaga Kerja: Dalam proyek konstruksi, biaya tenaga kerja seringkali menjadi faktor utama. Dengan beton instan, kebutuhan akan tenaga kerja dapat dikurangi. Proses pengecoran yang lebih cepat dan tanpa perlu memasukkan vibrator eksternal untuk menghilangkan gelembung udara mengurangi pekerjaan manual yang diperlukan. Ini mengurangi jumlah pekerjaan yang dibutuhkan dan secara langsung mengurangi biaya tenaga kerja.
  4. Meminimalisasi Resiko: Beton instan dapat membantu meminimalkan risiko yang terkait dengan proyek konstruksi. Karena waktu pengeringan yang lebih cepat, risiko kerusakan atau deformasi akibat cuaca buruk dapat dikurangi. Selain itu, beton instan seringkali memiliki kekuatan dan daya tahan yang lebih baik, yang dapat mengurangi kemungkinan kegagalan struktural di masa depan. Dengan meminimalkan risiko ini, beton instan membantu memastikan keberlanjutan dan keandalan proyek konstruksi Anda.
  5. Kemudahan Penggunaan dan Keandalan: Beton instan seringkali lebih mudah digunakan daripada beton konvensional. Karena sifatnya yang mengalir, beton instan dapat dengan mudah diaplikasikan ke dalam cetakan atau area yang diinginkan. Hal ini memungkinkan pengerjaan yang lebih cepat dan lebih efisien. Selain itu, beton instan juga cenderung memiliki keandalan yang lebih tinggi, karena proses produksinya dikendalikan dengan lebih baik dan bahan tambahan yang digunakan dapat meningkatkan kekuatan dan daya tahan beton.
  6. Lingkungan yang Lebih Bersahabat: Beberapa jenis beton instan menggunakan bahan tambahan yang lebih ramah lingkungan dan dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Misalnya, penggunaan aditif daur ulang atau penggunaan limbah industri sebagai bahan campuran dapat mengurangi konsumsi bahan baku baru dan membantu mengurangi limbah konstruksi. Dengan demikian, beton instan dapat membantu meningkatkan efisiensi sumber daya dan memberikan dampak yang lebih positif terhadap lingkungan.

Secara keseluruhan, beton instan adalah inovasi yang signifikan dalam industri konstruksi karena mampu meningkatkan efisiensi proyek. Dengan waktu pengerjaan yang lebih cepat, peningkatan produktivitas, pengurangan biaya tenaga kerja, dan risiko yang lebih rendah, beton instan memberikan keuntungan yang jelas dalam hal waktu, biaya, dan kualitas konstruksi. Dalam era konstruksi yang semakin cepat dan efisien, penggunaan beton instan menjadi pilihan yang menarik bagi profesional konstruksi.

Mortar Plesteran Solusi Ideal untuk Finishing Dinding yang Rapi dan Kuat

Mortar Plesteran: Solusi Ideal untuk Dinding Rapi dan Kuat

Mortar plesteran adalah bahan penting dalam konstruksi bangunan. Fungsinya tidak hanya untuk merapikan dinding tetapi juga memperkuat dan melindungi permukaannya. Artikel ini akan membahas manfaat, proses aplikasi, dan tips agar penggunaan mortar plesteran lebih optimal.


Apa Itu Mortar Plesteran?

Mortar plesteran adalah campuran semen, pasir, dan air yang digunakan untuk melapisi dinding bata atau beton. Terkadang, aditif ditambahkan untuk meningkatkan ketahanan air atau mempercepat waktu kering.

Fungsi utamanya:

  • Meratakan permukaan dinding.
  • Menutup retak atau celah.
  • Memberikan tampilan akhir yang halus dan estetis.

Manfaat Mortar Plesteran

1. Kekuatan dan Ketahanan

  • Ikatan Kuat: Mortar plesteran menyatukan lapisan permukaan dengan dinding dasar.
  • Perlindungan Dinding: Mencegah kerusakan akibat kelembapan atau suhu ekstrem.

2. Estetika

  • Permukaan Halus: Membuat dinding tampak rapi dan profesional.
  • Fleksibel untuk Desain: Bisa dibuat berbagai tekstur sesuai desain arsitektur.

3. Fungsi Tambahan

  • Isolasi Termal: Membantu menjaga suhu ruangan tetap stabil.
  • Redam Suara: Mengurangi kebisingan dan meningkatkan kenyamanan akustik.

Langkah-Langkah Aplikasi Mortar Plesteran

1. Persiapan Permukaan

  • Bersihkan Dinding: Pastikan tidak ada debu, minyak, atau material lepas.
  • Basahi Permukaan: Semprotkan air agar dinding tidak menyerap air mortar berlebihan.

2. Pencampuran Mortar

  • Proporsi Tepat: 1 bagian semen : 3 bagian pasir + air secukupnya.
  • Aduk Hingga Rata: Gunakan mixer mekanis agar hasil campuran lebih homogen.

3. Aplikasi Mortar

  • Lapisan Dasar: Aplikasikan setebal 10 mm menggunakan trowel (alat plester).
  • Lapisan Finishing: Tambahkan lapisan kedua (5–10 mm) untuk meratakan permukaan.

4. Proses Curing

  • Jaga Tetap Lembab: Semprotkan air secara berkala selama 7 hari agar mortar mengeras dengan sempurna.

Tips Agar Hasil Plesteran Maksimal

  1. Gunakan Bahan Berkualitas:
    • Pilih semen dan pasir bebas kontaminan.
  2. Campuran Konsistensi Tepat:
    • Jangan terlalu kental atau terlalu encer.
  3. Teknik Aplikasi yang Rapi:
    • Sapukan dengan tekanan yang merata agar hasilnya kokoh.
  4. Hindari Cuaca Ekstrem:
    • Jangan lakukan plesteran saat suhu terlalu panas atau dingin.
  5. Tambahkan Aditif Jika Perlu:
    • Gunakan aditif sesuai kebutuhan, misalnya untuk ketahanan air.

Studi Kasus: Renovasi Dinding Interior Rumah Tua

Tantangan:

  • Permukaan dinding tidak rata dan rusak akibat kelembapan.

Langkah Solusi:

  1. Pembersihan Permukaan: Debu dan kotoran dibersihkan dengan sikat kawat.
  2. Pencampuran Mortar: Proporsi 1:3 dengan air hingga konsistensi pas.
  3. Aplikasi Lapisan Dasar: Setebal 10 mm dengan tekanan merata.
  4. Lapisan Finishing: Setebal 5–10 mm untuk hasil yang halus.
  5. Curing: Dinding dijaga lembab selama 7 hari.

Hasil:

Permukaan dinding tampak lebih halus, kuat, dan bebas dari retak. Rumah tampak lebih estetis dan stabil.


Kesimpulan

Mortar plesteran adalah solusi praktis untuk dinding yang rapi dan kokoh. Dengan:

  • Pemilihan bahan berkualitas,
  • Teknik aplikasi yang benar, dan
  • Proses curing yang optimal,

Anda dapat memastikan hasil akhir yang tahan lama dan estetis. Ikuti tips ini untuk proyek konstruksi atau renovasi agar dinding Anda lebih kuat dan terlihat sempurna.

Ingin membangun atap beton? perhatikan hal-hal berikut terlebih dahulu

Pembangunan atap dengan beton merupakan salah satu metode konstruksi yang banyak digunakan, terutama pada bangunan modern, rumah bertingkat, gedung perkantoran, maupun fasilitas industri. Atap beton dikenal karena kekuatannya, daya tahan yang tinggi, serta kemampuannya memberikan perlindungan maksimal terhadap berbagai kondisi cuaca. Namun, proses pembangunannya tidak bisa dilakukan sembarangan. Dibutuhkan perencanaan matang, teknik yang tepat, serta perhatian terhadap berbagai detail agar hasilnya aman, kuat, dan tahan lama.

Tahap pertama dalam pembangunan atap beton adalah perencanaan struktur. Pada tahap ini, insinyur struktur akan menghitung beban yang harus ditanggung oleh atap, termasuk beban mati (berat beton itu sendiri), beban hidup (aktivitas manusia, peralatan), serta beban tambahan seperti air hujan atau instalasi di atas atap. Perhitungan ini sangat penting untuk menentukan ketebalan pelat beton, jenis dan jumlah tulangan besi, serta sistem penyangga yang digunakan. Kesalahan dalam perencanaan dapat menyebabkan risiko retak, lendutan berlebih, bahkan keruntuhan.

Setelah perencanaan selesai, tahap berikutnya adalah persiapan bekisting. Bekisting adalah cetakan sementara yang digunakan untuk menahan beton cair hingga mengeras. Biasanya, bekisting dibuat dari kayu, multipleks, atau bahan logam seperti baja ringan. Pemasangan bekisting harus dilakukan dengan sangat rapi dan kuat, karena bekisting harus mampu menahan beban beton basah yang cukup berat. Selain itu, permukaan bekisting perlu dilapisi dengan bahan pelapis (release agent) agar beton tidak menempel dan mudah dilepas setelah mengeras.

Selanjutnya adalah pemasangan tulangan besi. Tulangan berfungsi untuk menambah kekuatan tarik pada beton, karena beton pada dasarnya kuat terhadap tekan tetapi lemah terhadap tarik. Tulangan biasanya disusun dalam bentuk jaring (wire mesh) atau dirangkai secara manual menggunakan batang besi beton. Jarak antar tulangan, diameter besi, serta posisi penempatannya harus sesuai dengan gambar kerja. Pengikatan antar tulangan juga harus kuat agar tidak bergeser saat proses pengecoran berlangsung.

Tahap penting berikutnya adalah pengecoran beton. Beton biasanya merupakan campuran dari semen, pasir, kerikil, dan air dengan perbandingan tertentu. Untuk hasil yang optimal, kualitas bahan harus dijaga, dan pencampuran harus merata. Pengecoran sebaiknya dilakukan secara kontinu untuk menghindari sambungan dingin (cold joint) yang dapat melemahkan struktur. Selama proses pengecoran, beton perlu dipadatkan menggunakan alat seperti vibrator beton untuk menghilangkan rongga udara yang dapat mengurangi kekuatan.

Setelah beton dicor, tahap curing atau perawatan beton sangat krusial. Banyak orang mengabaikan tahap ini, padahal curing berfungsi untuk menjaga kelembaban beton agar proses hidrasi semen berlangsung sempurna. Biasanya, permukaan beton disiram air secara berkala selama beberapa hari atau ditutup dengan bahan tertentu untuk menjaga kelembaban. Proses curing yang baik akan meningkatkan kekuatan beton serta mengurangi risiko retak.

Setelah beton mencapai kekuatan yang cukup, bekisting dapat dibongkar. Waktu pembongkaran tergantung pada kondisi cuaca, jenis semen, serta ketebalan beton, namun umumnya dilakukan setelah 7 hingga 14 hari. Pembongkaran harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak struktur yang sudah terbentuk.

Selain tahapan konstruksi, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan dalam pembangunan atap beton. Salah satunya adalah sistem drainase. Atap beton harus dirancang dengan kemiringan tertentu agar air hujan dapat mengalir dengan baik menuju saluran pembuangan. Jika tidak, air dapat menggenang dan menyebabkan kebocoran atau bahkan merusak struktur dalam jangka panjang.

Kedap air (waterproofing) juga menjadi aspek yang sangat penting. Beton pada dasarnya bersifat porous (memiliki pori-pori kecil) sehingga air dapat meresap jika tidak dilindungi dengan lapisan tambahan. Oleh karena itu, biasanya atap beton dilapisi dengan bahan waterproofing seperti membran bakar, coating khusus, atau campuran aditif pada beton. Sistem waterproofing yang baik akan mencegah kebocoran dan menjaga kenyamanan penghuni bangunan.

Faktor lain yang perlu diperhatikan adalah beban tambahan di masa depan. Atap beton sering dimanfaatkan sebagai ruang tambahan, seperti taman atap (rooftop garden), tempat jemur, atau bahkan area berkumpul. Oleh karena itu, sejak awal perencanaan harus mempertimbangkan kemungkinan beban tambahan ini agar struktur tetap aman.

Kondisi cuaca saat pembangunan juga mempengaruhi hasil akhir. Pengecoran sebaiknya tidak dilakukan saat hujan deras karena dapat mengganggu komposisi beton dan menurunkan kualitasnya. Sebaliknya, pada cuaca yang terlalu panas, beton bisa kehilangan air terlalu cepat sehingga berisiko retak. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan waktu dan perlindungan tambahan sesuai kondisi lapangan.

Kualitas tenaga kerja juga tidak kalah penting. Pekerja yang berpengalaman akan memahami teknik pemasangan bekisting, penulangan, hingga pengecoran dengan baik. Kesalahan kecil seperti pemasangan tulangan yang tidak sesuai atau pemadatan yang kurang sempurna dapat berdampak besar pada kekuatan struktur secara keseluruhan.

Selain itu, penggunaan material berkualitas harus menjadi prioritas. Semen, pasir, kerikil, dan besi tulangan harus memenuhi standar yang berlaku. Material yang tidak berkualitas dapat menyebabkan beton mudah retak, rapuh, atau tidak mencapai kekuatan yang diharapkan.

Terakhir, pengawasan selama proses pembangunan sangat diperlukan. Pengawasan ini dapat dilakukan oleh mandor, insinyur, atau konsultan pengawas untuk memastikan setiap tahap pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis. Dengan pengawasan yang baik, potensi kesalahan dapat diminimalkan, dan kualitas hasil akhir dapat terjamin.

Secara keseluruhan, pembangunan atap beton merupakan proses yang kompleks namun memberikan banyak keuntungan jika dilakukan dengan benar. Atap beton menawarkan kekuatan, daya tahan, serta fleksibilitas dalam pemanfaatan ruang. Namun, keberhasilan pembangunan sangat bergantung pada perencanaan yang matang, pelaksanaan yang tepat, serta perhatian terhadap detail-detail penting. Dengan mengikuti prosedur yang benar dan memperhatikan faktor-faktor yang telah dijelaskan, atap beton dapat menjadi solusi yang andal dan tahan lama untuk berbagai jenis bangunan.

Beton Instan vs Ready Mix: Mana yang Lebih Fleksibel?

Beton Instan vs Ready Mix: Mana yang Lebih Fleksibel?

Sebelum memulai proyek konstruksi, satu keputusan yang sering diabaikan ternyata bisa berdampak besar pada efisiensi waktu dan anggaran Anda: memilih antara beton instan dan ready mix. Panduan ini membantu Anda membuat keputusan yang tepat.

1. Apa Itu Beton Instan dan Ready Mix?

Dalam dunia konstruksi Indonesia, dua jenis beton ini adalah yang paling sering digunakan. Namun tidak sedikit kontraktor maupun pemilik rumah yang kurang memahami perbedaan mendasarnya — dan berakhir memilih yang kurang tepat untuk kebutuhan mereka.

Beton Instan (Dry Concrete)

Beton instan adalah campuran kering yang terdiri dari semen, pasir, batu pecah, dan bahan kimia aditif yang telah dicampur secara homogen di pabrik, lalu dikemas dalam kantong (umumnya 50 kg per sak). Cara pakainya sederhana: tambahkan air sesuai takaran, aduk, lalu cor.

Produk ini lahir dari kebutuhan pasar akan material beton yang praktis, bisa dipakai di mana saja, dan tidak bergantung pada armada truk molen. Indokon adalah pionir beton instan di Indonesia — telah berpengalaman selama 21 tahun melayani ribuan proyek dari rumah tinggal hingga gedung bertingkat.

Ready Mix (Beton Siap Cor dari Pabrik)

Ready mix adalah beton yang dicampur di batching plant (pabrik beton), kemudian dikirimkan ke lokasi proyek menggunakan truk molen (truck mixer). Sesampainya di lokasi, beton langsung dicorkan sebelum mulai mengeras. Ready mix dirancang untuk proyek-proyek dengan volume pengecoran besar dalam waktu singkat.

2. Perbandingan Lengkap: Beton Instan vs Ready Mix

Berikut perbandingan menyeluruh untuk membantu Anda membuat keputusan:

Aspek Ready Mix Beton Instan BO · Indokon
Minimum order Tinggi (umumnya min. 3 m³) Tidak ada minimum — beli per sak
Fleksibilitas lokasi Butuh akses jalan lebar untuk truk Bisa di gang sempit, lokasi terpencil
Waktu mulai cor Tergantung jadwal pengiriman Kapan saja, langsung tersedia
Sisa material Sulit dikontrol — terbuang jika berlebih Pakai secukupnya, sisa disimpan
Cocok untuk Gedung, jembatan, volume besar Renovasi, pondasi, kolom, lantai, proyek bertahap
Kualitas konsisten ? Terkontrol di pabrik ? Terkontrol di pabrik Indokon
Kelas kekuatan K-175 s/d K-500+ K-175 s/d K-600 (termasuk K-600 terbaru)
Sertifikasi TKDN Bervariasi per produsen  Sudah bersertifikat TKDN
Efisiensi biaya proyek kecil Kurang efisien  Sangat efisien

3. Kelebihan dan Kekurangan Masing-Masing

Ready Mix

Kelebihan:

  • Ideal untuk volume cor sangat besar
  • Cepat untuk proyek skala masif
  • Tidak perlu tenaga untuk mixing di lapangan

Kekurangan:

  • Minimum order tinggi — tidak cocok proyek kecil
  • Butuh akses jalan lebar untuk truk molen
  • Bergantung pada jadwal pengiriman
  • Sisa beton tidak bisa disimpan
  • Kurang fleksibel untuk proyek bertahap

Beton Instan BO · Indokon

Kelebihan:

  • Tidak ada minimum order
  • Bisa dipakai di lokasi mana saja
  • Mulai cor kapan saja tanpa tunggu truk
  • Hemat — pakai secukupnya
  • Tersedia hingga K-600 untuk konstruksi berat
  • Bersertifikat TKDN — dukung produk lokal

Kekurangan:

  • Perlu tenaga untuk mixing di lapangan
  • Volume cor sangat masif lebih efisien dengan ready mix

4. Kapan Harus Memilih yang Mana?

Pilih Ready Mix jika:

Proyek Anda membutuhkan volume pengecoran di atas 5 m³ dalam sekali cor, dengan akses jalan yang cukup untuk truk molen, dan jadwal proyek memungkinkan koordinasi pengiriman.

 

Pilih Beton Instan BO Indokon jika:

Anda mengerjakan renovasi rumah, proyek bertahap, lokasi dengan akses terbatas, anggaran terkontrol, atau butuh fleksibilitas penuh dalam menentukan waktu dan jumlah pengecoran.

 

Tips Praktis:

Untuk proyek pembangunan rumah tinggal standar (2 lantai), beton instan BO Indokon biasanya lebih efisien dan ekonomis dibandingkan ready mix — karena pengerjaan dilakukan bertahap, bukan sekaligus.

5. Kenapa Beton Instan BO Indokon?

Indokon bukan sekadar produk beton dalam kemasan. Sebagai pionir beton instan di Indonesia selama 21 tahun, Indokon telah membuktikan diri melalui ribuan proyek — dari rumah sederhana hingga gedung pencakar langit. Semua dibangun di atas satu filosofi sederhana:

Sistemnya yang mengikuti kebutuhan proyekmu — bukan kamu yang mengikuti sistem.

Inilah yang kami sebut sebagai Indokon = Flexible System.

Dengan lini produk lengkap mulai dari Beton Instan K-175 hingga K-600, serta Mortar Indokon (perekat keramik, plesteran, thin bed bata ringan, acian), Indokon hadir sebagai satu solusi lengkap untuk semua kebutuhan konstruksi Anda — dari proyek rumah sederhana hingga gedung high-rise.

Siap Mulai Proyek Anda?

Konsultasikan kebutuhan material Anda dengan tim ahli Indokon. Gratis!

WhatsApp Kami Sekarang
Lihat Semua Produk

6. FAQ (Pertanyaan yang Sering Diajukan)

Apa perbedaan utama beton instan dan ready mix?

Beton instan adalah campuran kering dalam kemasan yang tinggal ditambahkan air — fleksibel dan bisa digunakan di mana saja. Ready mix adalah beton cair yang dikirim menggunakan truk molen, cocok untuk proyek skala besar dengan volume pengecoran masif dalam sekali cor.

Apakah beton instan kualitasnya lebih rendah dari ready mix?

Tidak. Kualitas beton ditentukan oleh komposisi campuran, bukan metode pengirimannya. Beton Instan BO Indokon tersedia mulai dari K-175 hingga K-600, dan telah digunakan pada proyek gedung bertingkat di Jabodetabek.

Berapa harga beton instan Indokon per sak?

Harga beton instan Indokon bervariasi tergantung pada kelas kekuatan (K-175, K-225, K-300, K-350, K-600) dan lokasi pengiriman. Hubungi tim kami di 021-5315-7777 atau WhatsApp 0813-8337-5505 untuk mendapatkan harga terbaik.

Apakah Indokon memiliki sertifikasi resmi?

Ya. Indokon telah meraih sertifikasi TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), membuktikan komitmen kami pada produk konstruksi berkualitas berbahan baku lokal Indonesia.

Di mana bisa membeli produk Indokon?

Produk Indokon tersedia di anekabangunan.com, toco.id, mbizmarket.co.id, dan jaringan distributor resmi di seluruh Jabodetabek. Hubungi kami untuk informasi distributor terdekat di kota Anda.

Indokon adalah pionir beton instan di Indonesia dengan pengalaman 21 tahun. Kami telah membantu ribuan kontraktor, arsitek, dan pemilik rumah memilih material konstruksi yang tepat — dengan filosofi Flexible System: sistem yang mengikuti kebutuhan Anda, bukan sebaliknya.

Menghitung Jumlah Kebutuhan Bata Ringan Pada Dinding

Menghitung Jumlah Kebutuhan Bata Ringan Pada Dinding

Menghitung Jumlah Kebutuhan Bata Ringan Pada Dinding – Bata ringan yang juga dikenal dengan nama Hebel merupakan material pada dinding bangunan yang sedang populer untuk digunakan akhir-akhir ini. Banyaknya peminat hebel membuat banyak orang yang turut penasaran bagaimanakah cara mengaplikasikan hebel pada dinding yang akan dibangun. Memasang hebel membutuhkan perhitungan berapa jumlah kebutuhan hebel dalam satu dinding bangunan. Hebel yang memang belum terlalu familiar biasanya membuat orang banyak yang membandingakannya terlebih dahulu dengan bata merah.

Menghitung Jumlah Kebutuhan Bata Ringan Pada Dinding

Sebelum membangun rumah lebih baik perhitungkan terlebih dahulu cara menghitung kebutuhan bata ringan agar anda memiliki gambaran berapa banyak bata ringan yang harus dibeli. Kepopuleran bata ringan diakibatkan banyak rumah tinggal dengan dua lantai yang menggunakan bata ringan sebagai dinding dengan alasan dapat mengurangi beban konstruksi.

Cara menghitung volume material ini sedikit berbeda dengan cara menghitung jumlah bata merah pada dinding. Ketika memasang bata ringan anda membutuhkan mortar atau semen instan sebagai perekat, berbeda dengan bata merah yang memerlukan adukan dari campuran semen dan pasir.

Harga bata ringan memang lebih mahal dibandingkan dengan mata merah. Namun karena ukurannya yang lebih besar dari bata merah maka pekerjaan ini lebih cepat dan juga memiliki beban yang cukup ringan sehingga banyak diminati oleh para tukang bangunan. Hebel yang dijual ditoko biasanya tersedia dalam dua ukuran. Hal yang membedakan keduanya adalah ukuran ketebalannya. Ukuran hebel antara lain 60 cm x 20 cm x 10 cm dan 60 cm x 20 cm x 7,5 cm.

Ciri bata ringan yang bagus biasanya dapat dilihat dari bentuknya yang utuh dan warnanya yang putih serta akan mengapung jika dimasukkan kedalam air. Terdapat 2 jenis bata ringan yaitu ACC yang dibuat dengan menggunakan teknologi modern dan CLC yang dibuat dengan metode manual atau home industri. ACC sendiri sudah memiliki sertifikasi dari SNI serta telah melalui uji laboratorium.

 Cara Memasang Bata Ringan

Seperti yang dikatakan sebelumnya bahwa memasang bata ringan tidak sama dengan memasang batu bata biasa. Memasang bata ringan membutuhkan semen khusus bata ringan atau semen mortar sebagai perekatnya. 1 zak mortar dengan berat 40 kg kurang lebih dapat digunakan untuk memasang 10 meter persegi luas dinding dengan ketebalan 3 mm.

Sebelum menghitung jumlah kebutuhan hebel untuk suatu ukuran dinding sebaiknya anda mengetahui hal berikut terlebih dahulu.

  • 1 kubik bata = 83 buah ukuran 10 cm
  • 1 kubik bata ringan = 111 buah untuk ukuran 7,5 cm
  • Satuan bata ringan menggunakan kubikasi
  • Ketahuilah kebutuhan bata ringan setiap 1 meter persegi dinding dengan cara:

1 m2 : ukuran panjang x lebar hebel

1      :      0,2      x     0,6     = 8,3 buah.

Ilustrasi Menghitung Jumlah Kebutuhan Bata Ringan Pada Dinding

Berapakah jumlah kebutuhan bata ringan yang harus dibeli untuk ruangan dengan panjang 6 meter, lebar 5 meter dan tinggi dinding 3 meter?

Cara menghitung:

Keliling ruangan        : 2 x (panjang+lebar)

                                    : 2 x (6 + 5) = 22 meter

Luas ruangan                         : 22 meter x tinggi dinding

                                    : 22 meter x 3 meter = 66 m2

Kebutuhan hebel        : 66 m2  x jumlah hebel per m2

                                                                        : 66 m2 x 8,3 = 549, 7 buah

Dikonversikan            : 549,7 : ukuran hebel 10 cm

                                    :549,7 : 83 buah = 6,6 kubik

Perlu diketahui bahwa pada perhitungan harus dikonversikan terlebih dahulu ke satuan kubik karena dalam dunia proyek untuk memesan bata ringan, suplier hanya menerima dan memberi harga dalam satuan kubik.

Semoga informasi mengenai cara menghitung jumlah kebutuhan bata ringan pada dinding bisa bermanfaat untuk anda semua..

Cara Jadi Developer Tanpa Modal

Apakah mungkin ada peluang usaha yang bisa anda lakukan Ra pa harus mengeluarkan modal sepeserpun? Bagi beberapa orang yang belum mengenal dunia bisnis tentu pertanyaan ini akan langsung dijawab “tidak mungkin bisa”. Sebagai seorang bisnismananda dituntut selalu kreatif dan pantang untuk menyerah. Tidak ada yang tidak mungkin dalam bis ia bahkan peluang menjadi developer tanpa modal pinjaman bisa saja terjadi. Anda tak percaya? Coba simak beberapa trik berikut ini siapa tahu anda tertarik untuk menjadi developer mulai dari sekarang.

Lebih dekat dengan istilah developer

Sebelum mengetahui cara untuk memulai bisnis properti sebagai developer tanpa modal maka ada baiknya anda mengenal dahulu makna dari developer itu sendiri. Developer merupakan perusahaan atau perorangan yang usahanya di bidang pembangunan perumahan. Hak dan kewajiban dari developer properti sendiri juga telah diatur pada perundangan khusus. Prinsip sebagai developer properti ialah anda dituntut untuk bertanggung jawab atas hak konsumen dalam pemenuhan rumah hingga layak digunakan.

Developer tanpa modal

Memang sulit mempercayai developer tanpa modal karena bisnis properti merupakan jenis usaha padat modal. Terlebih modal ya g dibutuhkan pun dalam jumlah yang besar sehingga tak semua orang bisa menjadi developer. Biarpun begitu berikut trik menjadi developer tanpa modal yang bisa anda tiru dibawah ini :

Sumber : https://c1.staticflickr.com

Diskusikan dengan pemilik lahan

Langkah pertama yang perlu anda lakukan untuk menjadi developer properti tanpa modal ialah mencari tuan tanah. Cobalah untuk mengajak diskusi si tuan tanah agar mau menjual tanahnya secara bertahap. Hal ini memberikan Anda kesempatan untuk mendapatkan waktu mencari pelanggan terlebih dahulu.

Pinjam dana dulu

Walaupun anda berhasil menyakinkan tuan tanah namun masih ada kendala lainnya yang menghadang yakni biaya pembangunan properti. Tentunya anda membutuhkan dana yang tidak bisa dibilang sedikit. Untuk itu cobalah untuk meminjam dana ke orang terdekat yang dimiliki. Yakinkan mereka bahwa anda akan segera mengembalikan pinjaman sesegera mungkin setelah unit yang anda miliki terjual.

Lakukan promosi irit modal

Selanjutnya carilah pembeli dengan gencar mengiklankan lahan yang anda miliki. Anda bisa mencari pelanggan melalui media sosial dengan broadcast penawaran lahan untuk perumahan di media sosial.  Pastikan anda sudah memiliki desain properti yang hendak dibangun sebagai gambaran untuk konsumen anda.

Gunakan jasa teman

Coba cek handphoneanda dan temukan teman yang memiliki profesi sebagai notaris. Jika memiliki relasi seorang notaris maupun pejabat pembuat akta tanah maka ajaklah kerja sama agar urusan legalisasi lancar dan pelanggan semakin yakin membeli unit rumah di tempat anda. Jika tidak memiliki relasi maka dahulukan uang muka unit untuk membayar kebutuhan notaris.

Undang investor

Selanjutnya untuk tahap pembangunan ada baiknya mencari investor yang bisa mendanai pembangunan unit anda. Dengan adanya pelanggan dan lahan yang strategis tentu investor akan tertarik untuk bekerja sama dengan anda. Tentukan sistem pembayaran bertahap agar jelas dan tidak mengalami kendala kredit macet dikemudian hari. Selain investor anda juga bisa mengajak pihak bank untuk bekerja sama. Apalagi saat ini kredit perumahan rakyat memiliki peminat yang cukup tinggi.

Selain itu seorang developer juga harus mempertanggung jawabkan omongannya agar reputasinya Dimata konsumen dan partner terus terpercaya. Jangan takut untuk mengenal berbagai orang karena hal ini membuka jalan untuk membangun relasi anda di masa depan. Bagaimana sudah mulai tertarik untuk menjadi developer properti ?

Pengaruh Kondisi Tanah Terhadap Pemilihan Pondasi Bangunan

Pondasi ialah komponen utama dalam pembangunan segala jenis bangunan yang letaknya dipaling dasar dari bangunan tersebut. Fungsi dari pondasi sendiri ialah untuk menguatkan bangunan tersebut dan menjaga agar tidak terjadi pergeseran yang membuat bangunan ambruk. Pondasi membantu pergerakan air . Hal ini membuat bangunan akan dapat kokoh berdiri dikala hujan datang ataupun banjir.pondasi rumah juga memiliki fungsi menyesuaikan kontur tanah dan gangguan atas zat organik dan anorganik yang mungkin terjadi. Ketika anda membangun pondasi yang kuat maka bangunan akan bisa bertahan dalam waktu yang lama.

Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Membangun Pondasi

Sebenarnya ada beberapa syarat yang dipenuhi saat membangun pondasi rumah. Apabila syarat ini tidak dipenuhi maka besar kemungkinannya bangunan rumah anda akan mudah sekali hancur. Syarat pondasi tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :

  1. Pondasi haruslah tahan korosi, rotasi, gelincir hingga kekuatan geser.
  2. Bentuk dan kontruksi pondasi tersebut juga harus kokoh dan mampu menahan bebas bangunan yang ada diatasnya
  3. Tanah dasar untuk pondasi juga harus kuat dan keras sehingga sangat stabil dijadikan dudukan pondasi
  4. Kedalamannya juga memadai dan dibawah daerah volume perubahan musiman
  5. Material untuk membangun pondasi dibuat drai bahan yang tahan lama serta tidak mudah hancur

Sumber : https://www.dictio.id/

Jenis Pondasi Rumah

Ada beberapa jenis pondasi yang dipakai saat ini. jenis pondasi tersebut diantaranya ialah sebagai berikut :

  • Pondasi Bored Pile

Jenis pondasi ini sangat cocok bagi tanah keras yang terletak pada kedalaman 20 meter kebawah. Pondasi bored pile termasuk dalan tipe pondasi dalam. Pondasi ini juga lebih irit dalam memakai material beton ketimbang jenis pondasi lainnya.  Untuk membuat pondasi ini mula-mula akan dibuatkan lubang dengan pengerukkan lalu dilakukan pengcoran beton bertulang. Perlu perhitungan yang tepat dalam membuat pondasi bored pile pasalnya semen yang dijadikan pelekat sering larut kedalam tanah.

  • Pondasi Tapak

Selanjutnya ada pondasi tapak yakni pondasi yang dibuat dalam berbagai bentuk seperti melingkar, persegi atau persegi panjang. Pondasi tapak biasa digunakan untuk lahan yang lembek dan struktur bangunan yang tinggi seperti pada gedung bertingkat. Pondasi ini biasa terdiri dari beton bertulang  yang memiliki ketebalan seragam. Pondasi tapak tak hanya bisa diterapkan pada tipe pondasi  dangkal saja namun juga dalam pondasi dalam.

  • Pondasi Sumuran

Untuk tempat yang sempit biasanya digunakan pondasi sumuran sebagai solusi pondasinya.  Umumnya memakai beton berukuran 60-80 cm dengan kedalaman 1-2 meter. Dari smeua jenis pondasi diatas pondasi inilah yang paling rumit dan sulit untuk dikerjakan. Terlebih pondasi ini juga boros adukan beton sehingga hanya dipakai untuk tanah yang kurang stabil saja.

Pengaruh Kondisi Tanah Pada Pondasi

Ada beberapa pengaruh yang bisa ditimbulkan dari kondisi tanah dimana bangunan akan didirkan. Untuk mempermudah perancangan pondasi maka kenali dahulu jenis pondasi pada tanah berikut ini:

Tanah Lempung

Seperti kita ketahui tanah lempung mudah menyatu dengan air sehingga perancangan pondasinya juga sulit dilakukan. Untuk jenis tanah ini sebaiknya menggunakan tipe pondasi dalam agar pondasi tetap kuat walau iklim sedang hujan sekalipun.

Tanah Batu

Tanah batu memiliki sifat yang keras sehingga mudah untuk membuat pondasi diatasnya. Biarpun begitu ada beberapa jenis batuan yang tidak ramah untuk dibangun pondasi seperti batu kapur sehingga perlu perhitungan yang tepat.

Tanah Lanau

Tanah lanau ialah tanah yang merupakan tanah peralihan pasir dan lempung. Tanah jenis ini mampu membuat penurunan pondasi karena kurang padat.

Pengertian Jalan Tol

Jalan tol biasa dikenal di indonesia dengan istilah jalan bebas hambatan yang tujuannya untuk mempersingkat waktu tempuh anda dari satu tempat ke tempat lainnya. Seperti namanya jalan tol memang dibuat bebas hambatan sehingga kendaraan biasa melaju dalam kecepatan tinggi diatas 40 km/jam. Kendaraan yang bisa melalui jalan tol sendiri terdiri dari mobil, truk hingga bus. Untuk dapat melewati jalan tol biasanya pengemudi akan dikenakan tarif tertentu yang bisa dilakukan saat memasuki gerbang tol. Apabila dahulu anda bisa membayar tiket tol dengan uang cash namun kini menggunakan e-toll card. E-toll card yakni sebuah kartu yang berisi sejumlah dana yang bisa digunakan untuk membayar tarif tol.

Sejarah Jalan Tol

Jalan tol sendiri sudah ada sejak zaman babylonia dimana kala itu rezim Ashurbanipal  pada abad ke 7 sebelum masehi berkuasa. Setelahnya jalan tol mulai dibangun di benua Eropa seperti Inggris hingga zaman kekaisaran romawi pada abad ke 14-15. Abad ke 19 jalan tol biasanya pertama kali di Eropa yang memiliki jalur terpanjang yakni sepanjang 50 km. Pada abad ke-21 tol mulai masuk ke Indonesia dan menugaskan PT.Jasa Marga sebagai pihak kontraktor yang membangun jalan raya yang didanai pemerintah.

Fungsi Jalan Tol

Sumber : https://asset-a.grid.id/

Fungsi tol sendiri juga beragam tak hanya mempersingkat jalur distribusi saja. manfaat tol dapat dirasakan secara makro maupun mikro. Berikut beberapa manfaat dari jalan tol yang bisa anda simak dibawah ini :

  1. Menghemat Waktu dan Bahan Bakar

Jalan tol mampu menghemat waktu anda dalam hal distribusi. Walau jalan tol berbayar namun sebanding dengan manfaat yang anda dapatkan. Selain menghemat waktu jalan tol juga bisa memperkecil biaya bahan bakar yang dikeluarkan. Jalan yang diambil lebih mulus sehingga tidak merusak kendaraan anda.

  1. Membuka Lowongan Kerja

Jalan tol juga memiliki manfaat membuka lowongan kerja untuk manajemennya. Tentunya dibutuhkan petugas keamanan, staf kantor, kebersihan dan lainnya sehingga mampu menyerap tenaga kerja dari warga sekitar tol itu sendiri. Adanya jalan tol juga mampu meningkatkan ekonomi masyarakat. Mempermudah akses dan menaikkan harga asset yang ada disekitarnya seperti harga rumah yang dekat dari jalan tol itu sendiri.

  1. Pemerataan Pembangunan

Adanya jalan tol merupakan wujud pemerataan jalan tol yang dilakukan pemerintah ke berbagai wilayah Indonesia. hal ini juga menunjukkan adanya keadilan yang didapatkan oleh semua masyarakat di tanah air. Adanya jalan tol bisa jadi wujud kerja keras pemerintah dalam memfasilitasi warga negara agar lebih nyaman tinggal di tanah air.

  1. Mengurangi Macet

Adanya jalan tol juga mampu mengurangi macet yang terjadi pada waktu tertentu.  Jalan tol bisa jadi jalan alternative bagi masyarakat yang ingin menuju destinasi yang dituju lebih cepat dan tanpa hambatan. Adanya jalan tol juga menjadi wujud peningkatan keamanan dunia transportasi.  Jalan tol menjadi solusi dalam hal tingkat mobilitas yang tinggi dan menyeimbangkan laju pertumbuhan penduduk di berbagai propinsi di tanah air.

  1. Mengurangi Kecelakaan

Jalan tol bisa jadi pencegah terjadinya kecelakaan karena berkurangnya hambatan yang ditemui pengendara sewaktu perjalanan. Tak hanya itu saja jalan tol bisa digunakan untuk meningkatkan industry dengan mempercepat waktu distribusi produknya.  Jalan tol membantu meningkatkan destinasi wisata karena akses transportasi yang mudah dan nyaman.

Bagaimana anda sudah pahamkan dengan fungsi dari jalan tol dan pengertiannya ?