Cara Membersihkan Minyak Kotoran dari Beton

Jika anda melihat minyak kotoran di lantai beton anda, tentunya hal ini sangat menjengkelkan. Apalagi jenis kotoran seperti minyak ini terbilang sulit dihilangkan nodanya. Berikut ini adalah dua cara yang bisa anda coba untuk menghilangkan minyak kotoran dari beton. Langsung saja kita simak pembahasannya.

Cara 1: Menggunakan Pasir Kucing

Cara yang satu ini sudah terbukti. Pasir kucing berfungsi dengan baik untuk membersihkan minyak kotoran dari beton. Hal ini karena sifat pasir kucing yang sangat menyerap. Pastikan anda memilih pasir kucing yang termurah, jangan gunakan jenis yang harganya mahal dan menggumpal. Pasir kucing yang paling murah adalah jenis pasir yang paling menyerap.

Cara penggunaan pasir kucing sendiri adalah dengan menyebarkan pasir pada bagian beton yang terkena kotoran minyak. Gunakanlah pasir yang banyak, hingga seluruh permukaan beton yang terkena minyak tertutupi secara merata. Jika sudah, tunggulah selama beberapa saat dan biarkan pasir tersebut bekerja. Apabila noda minyaknya hanya sedikit saja, maka tunggulah 10 sampai dengan 15 menitan.

Namun bila minyak kotorannya cukup banyak, biarkanlah agak lama yaitu selama beberapa jam, bahkan semalaman. Pastikan pasir yang anda taburkan tersebut halus. Anda bisa meremukan pasir tersebut dengan menggunakan sepatu anda yang sudah kotor. Remukan dan gilas pasir tepat pada area beton yang terkena minyak kotoran. Hal ini akan berfungsi sama seperti sebuah sikat. Jika sudah selesai, maka buanglah pasir yang kotor tersebut.

Selanjutnya gosok area beton yang terkena minyak kotoran. Anda bisa menggunakan detergen terkonsentrasi dan sikat, gosoklah dengan menggunakan gerakan melingkar. Pastikan anda mengosok area yang terkena minyak tersebut dengan kuat. Jangan lupa untuk membersihkan permukaan yang ada di sekitarnya dengan gosokan yang lebih lembut. Proses yang satu ini dilakukan dengan tujuan untuk mengurangi perbedaan warna antara area yang digosok dan sisa area yang lainnya.

Terakhir bilaslah area tersebut. jika adsa sudah selesai mengosok, bilaslah dengan detergen, periksa lagi apakah permukaan beton yang terkena minyak tersebut sudah bersih. Apabila memang sudah terlihat bersih, maka simpan peralatan anda dan beristirahatlah. Sebaliknya apabila masih terlihat terlalu bernoda, gunakanlah lebih banyak detergen dan gosok lagi hingga benar-benar bersih.

Cara 2: Menggunakan Produk Pembersih

Cara kedua adalah dengan menggunakan produk pembersih. Sebelum menggunakan produk pembersih, pastikan area beton yang ingin anda bersihkan siap. Sapu dan bersihkan dari berbagai kotoran seperti debu yang menempel atau minyak yang mengenang. Pastikan permukaan beton tersebut kering sebelum anda menggunakan produk pembersih.

Jika sudah, anda bisa langsung menggunakan pembersih noda. Pastikan anda mengikuti instruksi penggunaan mengenai seberapa banyak yang sebaiknya digunakan. Tuang dan ratakan pada permukaan beton yang terkena minyak kotoran. Perhaluslah batas yang ada antara area yang terkena minyak dan area yang bersih. Dengan begitu perbedaan kedua area tersebut tidak akan terlalu mencolok.

Apabila  semua area beton yang terkena minyak kotor telah diolesi produk pembersih, biarkanlah produk bekerja. Pastikan anda mengikuti penggunaan mengenai berapa lama waktu anda sebaiknya mendiamkan produk pembersih tersebut. Selanjutnya bersihkan dan selesaikan proses pembersihan dengan membilasnya dengan air bersih. Noda minyak yang membandel biasanya harus dibersihkan lebih dari satu kali atau menggunakan lebih dari satu jenis pembersih..

Tips Dalam Membersihkan Minyak Kotoran pada Beton

Pertama, apabila proses pembersihan beton menciptakan satu area dengan kebersihan yang sangat mencolok, anda bisa mengosok lembut area tersebut kearah area kotor. Tujuannya supaya perbedaan warna tidak terlalu kentara. Namun apabila anda tidak puas dengan hasilnya, beli atau menyewa pressure washer untuk membersihkan semua permukaan secara merata bisa jadi pilihan.

Kedua, apa pun metode pembersihan yang anda gunakan, semakin cepat anda membersihkannya maka semakin baik juga hasil yang akan anda dapatkan. Hal ini karena, jika minyak kotoran telah melekat terlalu lama, maka noda mungkin baru bisa memudar setelah satu tahun

Ketiga, pada saat membersihkan minyak kotoran pada beton, pastikan anda menggunakan sarung tangan karet, terutama saat menggunakan detergen atau bahan kimia keras.

Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda..

Apa itu Beton Fiber?

beton fiber

Beton fiber atau yang lebih dikenal dengan beton serat adalah beton yang dalam proses pembuatannya ditambahkan bahan fiber (berserat). Tujuan dari penambahan serat ini sendiri adalah untuk meningkatkan mutu beton, terutama yang berkaitan dengan sifat mekaniknya. Serat yang ditambahkan ke dalam beton bisa berupa serat sintetis atau serat alami.

beton fiber

Serat alami umumnya terbuat dari tumbuh-tumbuhan seperti serat kayu, serat bambu, serat ijuk, serat rami, sisal( serat yang sejenis rumput-rumputan), sabut kelapa, dan lain sebagainya. Sementara untuk serat sintetis adalah produk fabrikasi seperti serat tembaga, baja, kaca, polietilen dan olypropylene. Masing-masing dari jenis serat ini umumnya akan memberikan sifat tambahan yang bervariasi pada beton.

Sifat Beton Fiber

beton fiber

Sifat beton fiber yang merupakan salah satu sifat penting dari beton adalah daktilitas. Daktilitas adalah kemampuan struktur atau komponennya dalam melakukan deformasi inelastic bolak-balik berulah di luar batas titik leleh pertama, sambil mempertahankan sejumlah besar kemampuan daya dukung bebannya. Salah satu yang menjadi alasan dalam penambahan serat atau fiber pada beton sendiri adalah untuk menaikan kapasitas penyerapan energy dari matrik campuran yang artinya juga meningkatkan daktilitas beton. Penambahan daktilitas bisa diartikan juga penambahan perilaku beton pada lelah (fatigue) dan kejut (impact)

Perencanaan Campuran Beton Serat Atau Beton Fiber

beton fiber

Penambahan serat tentunya akan banyak mengubah perilaku beton setelah retak misalnya terjadi peningkatan rengangan tarik setelah beton runtuh. Dengan begitu, beton yang dihasilkan jadi lebih keras dan lebih tahan benturan. Peningkatan dari kekerasan beton sendiri banya dipengaruhi oleh konsentrasi serat dan ketahanan serat pada cabutan. Terutama yang ditentukan oleh perbandingan aspek serat(perbandingan panjang/diameter) dan faktor lainnya seperti tekstur permukaan dan bentuk. Pada dasarnya, perencanaan dari campuran beton serat ditentukan berdasarkan beberapa hal seperti:

  1. Kandungan seratnya harus < 2% dari volume betonnya
  2. Perbandingan untuk aspek panjang dan diameter seratnya harus <100
  3. Untuk diameter agregatnya adalah < 19 mm

Penggunaan Beton Fiber

beton fiber

Penggunaan konstruksi dengan bahan beton telah sangat jamak bahkan jadi salah satu pilihan untuk banyak sekali bangunan moderen gedung, jembatan, dan jalan raya. Tidak heran jika berbagai usaha dilakukan demi mendapatkan beton yang berkualitas tinggi. Inilah yang kemudian jadi alasan kenapa beton serat semakin diminati dan populer. Seperti yang telah disinggung sebelumnya jika serat mampu meningkatkan sifat mekanik beton fiber. Dengan begitu, jika dibandingkan dengan beton konvensional terdapat beberapa kelebihan seperti:

  • Daya tahan dan keawetan beton fiber yang lebih tinggi daripada beton biasa
  • Beton fiber mempunyai kuat tarik yang lebih tinggi. jadi apabila tulangan memberikan penguatan hanya searah tulangan saja maka serat yang disebar secara acak akan membantu menambah kekuatan merata pada semua arah.
  • Daktilitas (keliatan) dari beton fiber ini relatif sangat tinggi jadi perilaku keretakan dapat dikendalikan lebih mudah
  • Setiap jenis serat yang ada sebenarnya mampu meningkatkan sifat spesifik yang ada pada beton. Contohnya saja, serat baja berpotensi meningkatkan kuat tekan, serat polypropylene selain mampu meningkatkan kuat tarik juga bisa jadi meningkatkan ketahanan pada beban kejut, keausan dan pengaruh susutan. Meningkatnya sifat mekanik tersebut terbukti telah membuat beton finer ini semakin tahan pada gaya tarik yang juga dipengaruhi oleh iklim dan perubahan cuaca dan lingkungan.

Dengan begitu salah satu pengaplikasian beton fiber yang paling banyak dilakukan adalah pada sebuah permukaan yang luas baik itu pada bangunan rumah tinggal ataupun fasilitas umum.