Apa itu Beton Fiber?

beton fiber

Beton fiber atau yang lebih dikenal dengan beton serat adalah beton yang dalam proses pembuatannya ditambahkan bahan fiber (berserat). Tujuan dari penambahan serat ini sendiri adalah untuk meningkatkan mutu beton, terutama yang berkaitan dengan sifat mekaniknya. Serat yang ditambahkan ke dalam beton bisa berupa serat sintetis atau serat alami.

beton fiber

Serat alami umumnya terbuat dari tumbuh-tumbuhan seperti serat kayu, serat bambu, serat ijuk, serat rami, sisal( serat yang sejenis rumput-rumputan), sabut kelapa, dan lain sebagainya. Sementara untuk serat sintetis adalah produk fabrikasi seperti serat tembaga, baja, kaca, polietilen dan olypropylene. Masing-masing dari jenis serat ini umumnya akan memberikan sifat tambahan yang bervariasi pada beton.

Sifat Beton Fiber

beton fiber

Sifat beton fiber yang merupakan salah satu sifat penting dari beton adalah daktilitas. Daktilitas adalah kemampuan struktur atau komponennya dalam melakukan deformasi inelastic bolak-balik berulah di luar batas titik leleh pertama, sambil mempertahankan sejumlah besar kemampuan daya dukung bebannya. Salah satu yang menjadi alasan dalam penambahan serat atau fiber pada beton sendiri adalah untuk menaikan kapasitas penyerapan energy dari matrik campuran yang artinya juga meningkatkan daktilitas beton. Penambahan daktilitas bisa diartikan juga penambahan perilaku beton pada lelah (fatigue) dan kejut (impact)

Perencanaan Campuran Beton Serat Atau Beton Fiber

beton fiber

Penambahan serat tentunya akan banyak mengubah perilaku beton setelah retak misalnya terjadi peningkatan rengangan tarik setelah beton runtuh. Dengan begitu, beton yang dihasilkan jadi lebih keras dan lebih tahan benturan. Peningkatan dari kekerasan beton sendiri banya dipengaruhi oleh konsentrasi serat dan ketahanan serat pada cabutan. Terutama yang ditentukan oleh perbandingan aspek serat(perbandingan panjang/diameter) dan faktor lainnya seperti tekstur permukaan dan bentuk. Pada dasarnya, perencanaan dari campuran beton serat ditentukan berdasarkan beberapa hal seperti:

  1. Kandungan seratnya harus < 2% dari volume betonnya
  2. Perbandingan untuk aspek panjang dan diameter seratnya harus <100
  3. Untuk diameter agregatnya adalah < 19 mm

Penggunaan Beton Fiber

beton fiber

Penggunaan konstruksi dengan bahan beton telah sangat jamak bahkan jadi salah satu pilihan untuk banyak sekali bangunan moderen gedung, jembatan, dan jalan raya. Tidak heran jika berbagai usaha dilakukan demi mendapatkan beton yang berkualitas tinggi. Inilah yang kemudian jadi alasan kenapa beton serat semakin diminati dan populer. Seperti yang telah disinggung sebelumnya jika serat mampu meningkatkan sifat mekanik beton fiber. Dengan begitu, jika dibandingkan dengan beton konvensional terdapat beberapa kelebihan seperti:

  • Daya tahan dan keawetan beton fiber yang lebih tinggi daripada beton biasa
  • Beton fiber mempunyai kuat tarik yang lebih tinggi. jadi apabila tulangan memberikan penguatan hanya searah tulangan saja maka serat yang disebar secara acak akan membantu menambah kekuatan merata pada semua arah.
  • Daktilitas (keliatan) dari beton fiber ini relatif sangat tinggi jadi perilaku keretakan dapat dikendalikan lebih mudah
  • Setiap jenis serat yang ada sebenarnya mampu meningkatkan sifat spesifik yang ada pada beton. Contohnya saja, serat baja berpotensi meningkatkan kuat tekan, serat polypropylene selain mampu meningkatkan kuat tarik juga bisa jadi meningkatkan ketahanan pada beban kejut, keausan dan pengaruh susutan. Meningkatnya sifat mekanik tersebut terbukti telah membuat beton finer ini semakin tahan pada gaya tarik yang juga dipengaruhi oleh iklim dan perubahan cuaca dan lingkungan.

Dengan begitu salah satu pengaplikasian beton fiber yang paling banyak dilakukan adalah pada sebuah permukaan yang luas baik itu pada bangunan rumah tinggal ataupun fasilitas umum.

 

Metode Sambungan Kering dan Basah Pada Beton

Metode adalah hal yang harus diperhatikan terkait sambungan pada beton. Hal ini biasanya digunakan demi usaha menyatukan berbagai komponen beton pracetak yang dibedakan menjadi dua metode. Dua metode sambungan tersebut adalah sambungan kering dan sambungan basah yang akan kita bahas berikut ini.

Metode Sambungan Kering

Metode sambungan kering adalah salah satu metode yang bisa digunakan dalam sebuah proyek pembangunan konstruksi. Metode ini sendiri dilakukan dengan cara menyambungkan komponen beton pracetak yang mana sambungan tersebut bisa segera berfungsi secara efektif. Alat sambung berupa las dan baut adalah termasuk beberapa material dalam metode yang satu ini.

Keunggulan dari metode sambungan ini adalah bisa langsung berfungsi. Dengan begitu, metode pemasangan yang digunakanpun bisa dipilih antara metode vertikal atau horizontal atau kombinasi dari keduanya. Metode sambungan yang satu ini efektif digunakan untuk bangunan gedung yang luas. Meski begitu, metode sambungan ini termasuk jarang digunakan  pada penyatuan komponen beton pracetak, terutama pelat lantai dengan balok. Alasannya karena monolitas struktur kurang bisa dicapai.

Metode Sambungan Basah

Metode sambungan beton selanjutnya adalah metode sambungan basah yang mana biasanya digunakan dalam proyek pembangunan konstruksi juga seperti sambungan kering. Metode sambungan basah adalah metode yang dilakukan dengan cara menyambungkan atau menghubungkan komponen beton pracetak, dimana sambungan tersebut baru bisa berfungsi secara efektif sesudah beberapa waktu tertentu. Material yang bisa dimasukan kedalam jenis metode ini adalah sambungan in-situ concrete joins.

Kelebihan dari jenis sambungan ini adalah bisa menghasilkan struktur yang monoloid sehingga struktur bangunan jadi lebih kaku. Selain itu sistem sambungan ini juga lebih mudah dikerjakan oleh pelaksana konstruksi. Bahkan dari segi biaya yang diperlukan juga relatif lebih murah. Namun jika memilih menggunakan sambungan basah, maka anda harus menggunakan metode pemasangan secara horizontal. Hal ini dilakukan dengan tujuan agar pengerasan sambungan memiliki cukup waktu.

Bagaimana Perbedaan Sambungan Kering dan Basah pada beton?

Perbedaan dari kedua metode sambungan beton tersebut hanya terlihat pada waktu efektivitasnya saja. Metode sambungan kering dan basah pada beton ini pada dasarnya juga memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Selain itu, penggunaannya pun juga harus disesuaikan dengan keadaan yang ada dilapangan.

Pemilihan Metode Dalam Penyambungan Beton

Pada pada dasarnya pemilihan metode penyambungan dalam sebuah proyek konstruksi dipengaruhi oleh beberapa hal seperti:

  • Sistem struktur: sebuah kerangka bangunan yang terbentuk dari kolom tanpa adanya sambungan di sepanjang kolom tersebut biasanya dengan ketinggian tidak lebih dari 30 meter. Hal ini disebabkan oleh berat komponennya sendiri. Apabila panjang dari kolom tersebut bertambah, maka secara otomatis beratnya juga akan bertambah.

Apabila hal ini terjadi, maka tentu saja dibutuhkan peralatan dengan kapasitas angkat yang lebih besar. padahal belum tentu juga peralatan tersebut tersedia. Dengan begitu, dimensi ukuran pada komponen pracetak sangat tergantung dari peralatan yang ada di daerah di mana lokasi proyek tersebut berada.

  • Metode Erection: dalam melakukan penyatuan komponen-komponen beton pracetak dikenal ada dua metode erection. Metode tersebut adalah metode vertikal dan horizontal. Metode vertikal merupakan penyatuan komponen pracetak dari arah vertikal ke atas. Dengan begitu, sambungan-sambungan yang dilakukan haruslah segera berfungsi secara efektif. Hal ini karena akan segera menerima dan menyalurkan beban yang dipikul. Berbeda untuk metode horizontal sendiri bisa dibilang sebagai cara yang mampu memberikan kelonggaran waktu sebelum sambungan tersebut menerima beban. Dengan begitu, pemilihan alat sambungan ini tentunya sangat dipengaruhi oleh metode erection yang akan digunakan.

Di sisi lain sebuah sambungan pastinya diharapkan bisa membantu dalam menyalurkan beban yang bekerja dengan sempurna. Hal ini baru bisa dicapai jika sambungan tersebut bersifat kaku atau rigid.

Semoga informasi mengenai metode sambungan kering dan basah pada beton di atas bermanfaat untuk Anda..