Cara Mencegah Dinding Mudah Lembab

Dinding yang lembab dapat menyebabkan tumbuhnya jamur dan menjadi tempat kuman berkembang biak. Karena itu penting sekali mencegah dinding agar tidak lembab.

 

***

Dinding di dalam rumah Anda merupakan bagian penting yang berhadapan langsung dengan penghuninya. Namun ada kalanya dinding menjadi lembab yang disebabkan oleh berbagai faktor.

Penyebab dinding menjadi lembab umumnya adalah rembesan air atau uap air yang tertahan di dalam ruangan. Apabila ini dibiarkan maka jamur dan kuman akan senang untuk tumbuh di area tersebut.

Agar kesehatan Anda dan keluarga tetap terjaga maka lakukan beberapa cara untuk mencegah dinding lembab berikut ini.

 

  1. Perhatikan Ventilasi di Dalam Rumah Anda

Ventilasi adalah hal penting untuk mencegah kelembaban pada dinding rumah Anda. Ventilasi yang baik akan memungkinkan aliran udara berganti sehingga kelembaban adalah suatu hal yang sulit terjadi.

Pada dasarnya seluruh aktivitas manusia menghasilkan lembab. Maka, kelembaban tersebut harus dialirkan ke sebuah tempat.

Pastikan agar aliran udara mengarah keluar rumah dan bukan kembali ke dalam rumah. Begitu pula apabila aliran udara itu kembali lagi ke arah atap atau langit-langit. Sebab jika itu terjadi maka dinding juga akan mudah menjadi lembab pula.

 

  1. Upayakan Agar Cahaya Mudah Memasuki Ruangan

Kelembaban tidak akan terjadi apabila ada udara atau hawa yang hangat. Maka salah satu solusi untuk mencegah dinding lembab adalah dengan mengupayakan masuknya cahaya.

Ada beberapa cara agar cahaya alami dapat masuk ke dalam ruangan. Mulai dari menggunakan genteng transparan, atau sering membuka jendela cukup lebar.

Agar pencahayaan lebih maksimal maka Anda dapat membuat jendela baru yang mengarah ke arah terbit matahari apabila memungkinkan. Dengan begitu udara akan bersirkulasi dengan baik di tengah kondisi hangatnya cahaya alami yang masuk ke dalam ruangan.

 

  1. Memasang Kipas Exhaust

Penggunaan exhaust sangat bermanfaat apabila dipasang pada area yang memiliki kelembaban tinggi. Area tersebut antara lain adalah kamar mandi, dapur, atau gudang.

Apabila Anda senang mandi air hangat maka exhaust menjadi hal yang bersifat “wajib” Anda miliki. Karena mandi air hangat akan menimbulkan uap air. Apabila uap air ini dibiarkan mengendap di dalam kamar mandi maka akan menyebabkan lembab.

Apabila lembab dibiarkan, kamar mandi akan mudah ditumbuhi jamur dan lumut yang akan membahayakan Anda dan keluarga.

 

  1. Hindari Mengeringkan Baju di Dalam Rumah

Cara sederhana namun efektif untuk mencegah lembab adalah dengan tidak mengeringkan baju di dalam rumah. Mungkin jika di musim hujan cukup wajar untuk mengeringkan cucian di dalam rumah. Akan tetapi upayakan agar tidak terlalu sering melakukannya.

Sebab, walaupun sudah dikeringkan di mesin pengering tetap ada resiko air yang menetes dari cucian tersebut. Begitu pula cucian yang digantung di dalam ruangan membawa uap air. Uap air ini dapat menyebabkan kelembaban pada dinding ruangan.

 

  1. Gunakan Tutup Panci Saat Memasak

Hal sederhana namun efektif berikutnya adalah menggunakan tutup panci saat memasak. Terlebih lagi jika Anda memasak sesuatu yang menghasilkan banyak uap air.

Apabila di dalam dapur Anda tidak tersedia exhaust atau saluran pembuangan udara, maka cara terbaik adalah dengan menggunakan tutup pada panci Anda.

Dengan menutup panci atau wadah memasak Anda, uap air yang dihasilkan akan jauh berkurang. Dengan begitu dapat mengurangi resiko terjadinya lembab pada dinding.

Ini merupakan cara yang murah namun efektif untuk mencegah kelembaban pada dinding rumah Anda, terutama pada dinding dapur.

***

Itulah beberapa cara mencegah dinding agar tidak lembab. Dinding yang lembab dapat menyebabkan jamur dan mudah dihinggapi organisme lain yang beresiko terhadap kesehatan Anda dan keluarga.

Apabila Anda menghadapi masalah berkaitan dengan dinding yang lembab, konsultasikan bersama tenaga kontraktor atau interior yang profesional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *