Bagaimana Cara Menjernihkan Air Kolam yang Keruh

cara menjernihkan air kolam

Memasuki musim kemarau, beberapa daerah di Tanah Air kembali harus dihadapkan dengan kekeringan yang cukup parah. Daerah-daerah yang setiap tahun menjadi langganan kekeringan harus kembali bersusah payah mencari air bersih. Mulai dari membeli, mengambil dari sumber dengan jarak yang lumayan jauh, hingga terpaksa menggunakan air keruh.

Cara Menjernihkan Air Kolam yang Keruh

Air merupakan salah satu kebutuhan paling utama bagi seluruh makhluk hidup. Tak hanya tumbuhan saja yang bisa mati karena kekurangan air. Dehidrasi cukup parah pada manusia juga bisa menyebabkan kematian. Itulah mengapa, ketika kekeringan melanda, apapun dilakukan demi mendapatkan air. Namun menggunakan air keruh pun ternyata juga bukan penyelesaian masalah. Sekalipun digunakan untuk mencuci piring atau pakaian, saja bakteri atau kuman yang ada di air masih menempel.

Kita tahu bahwa indikator air dikatakan bersih dan sehat adalah, tidak berasa, tidak berbau, dan tidak berasa. Apabila terpaksa menggunakan air keruh, pastikan air yang digunakan sudah dijernihkan terlebih dahulu. Bagaimana caranya?

Cara menjernihkan air kolam atau air sumur yang keruh seperti berikut ini sebenarnya sudah sangat umum dilakukan. Namun tak ada salahnya kita mengingat dan mengulang lagi beberapa langkah.

Siapkan Alat dan Bahan

  1. Botol plastic yang telah dipotong bagian bawahnya.
  2. Kain atau kapas bersih
  3. Arang
  4. Pasir
  5. Batu atau kerikil
  6. Wadah sebagai penampungan.

Langkah-langkahnya

  1. Posisikan botol yang telah dipotong bagian bawahnya dengan posisi terbalik, atau bagian penutup botol dibawah.
  2. Susun atau masukkan bahan-bahan sesuai urutannya. Paling bawah ada kain, arang, pasir, dan paling atas kerikil
  3. Alirkan air keruh secara perlahan, dan tempatkan wadah penampungan dibagian bawah untuk menampung air yang sudah bersih.
  4. Khusus untuk kolam ikan atau sejenisnya, jangan lupa untuk melakukan perawatan secara rutin, supaya bakteri yang ada di dalamnya bisa hilang. Selain itu, anda juga bisa menambahkan starter bakteri untuk mengolah amonia menjadi nitrit, sehingga air kolam tidak bau.

Cukup mudah bukan?

Nah, fungsi beberapa alat seperti kapas, kain, arang, hingga kerikil sebenarnya adalah untuk memfilter atau menyaring kuman dan bakteri yang ada didalamnya. Ketika sudah melalui proses penyaringan air bisa lebih bersih, sehingga baik untuk dikonsumsi, ataupun digunakan untuk kolam.

Namun, apabila air yang difilter volumenya lebih banyak atau besar, pastikan tempat yang digunakan sebagai penyaring atau penampung juga lebih besar. Begitupun dengan bahan-bahan penyaring yang ada didalamnya. Setelah proses penyaringan selesai, jangan lupa menutup air yang telah disaring supaya tak ada jentik nyamuk atau bakteri yang masuk.

Cara Mengubah Air Keruh Menjadi Bersih pada Sumur

Selain cara diatas sebenarnya ada beberapa cara lain yang bisa anda gunakan untuk memfilter air keruh menjadi air bersih. Namun cara ini lebih banyak digunakan pada sumur bor. Beberapa caranya,

  1. Menambah kedalaman sumur bor
  2. Menambahkan air dengan kaporit. Untuk cara ini lebih efektif menggunakan tandon air. Isi air dalam tendon, lalu tuangkan kaporit kedalam secukupnya, yakni 1000 liter : 1 sendok makan kaporit.
  3. Terakhir, bisa juga dengan menggunakan alat filter khusus.

Saat ini kecanggihan teknologi sudah tak terbendung lagi. Sehingga alat filter air pun bisa anda temukan dengan mudah di toko-toko permesinan. Alat filter air di klaim mampu menjernihkan air yang mengandung besi atau berbau sehingga layak dikonsumsi. Hanya saja, harga dan perawatan mesin menyaring air masih dirasa cukup mahal. Jadi, untuk menghemat, bisa mencoba menggunakan cara tradisional atau cara hemat terlebih dahulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *